Halloween party ideas 2015


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (20/7), membahas ketegangan yang kian meningkat di kompleks Masjid Al-Aqsha dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas via telepon. Erdogan menyatakan keprihatinannya atas insiden dan tindakan yang baru-baru ini diambil Israel.

Erdogan mengatakan, pembatasan akses terhadap Muslim yang hendak beribadah ke Masjid Al-Aqsha tidak dapat diterima. "Setiap pembatasan terhadap umat Islam yang memasuki Masjid Al-Aqsha tak dapat diterima. Perlindungan karakter dan kesucian Islam Al-Quds (Yerusalem) dan Al-Haram al-Sharif (Kompleks Al-Aqsha) penting bagi seluruh dunia Muslim," ujarnya seperti dilaporkan Middle East Monitor.

Erdogan juga dikabarkan telah menghubungi Presiden Israel Reuven Rivlin. Pertama-tama, ia mengungkapkan penyesalannya atas insiden penyerangan terhadap polisi Israel yang menyebabkan dua personelnya tewas pada Jumat pekan lalu. Insiden itu terjadi tepat di luar kompleks Masjid Al-Aqsha.

Namun, Erdogan pun menegaskan tidak sepatutnya umat Islam dibatasi untuk beribadah di Masjid Al-Aqsha karena insiden penyerangan tersebut. Umat Islam, kata Erdogan, harus diberi akses tanpa batas ke Masjid Al-Aqsha sebagai bentuk kebebasan beragama dan beribadah.

Namun Rivlin mengatakan, tidak ada pembatasan terhadap Muslim yang ingin beribadah di Al-Aqsha. Adapun pemasangan detektor logam, kata dia, dimaksudkan untuk tujuan keamanan. Rivlin meyakinkan Erdogan bahwa tidak akan ada perubahan status terhadap kompleks Masjid Al-Aqsha.

Pada Jumat pekan lalu, tiga warga Palestina tewas ditembak oleh personel kepolsian Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa. Sebelumnya, ketiganya menyerang aparat keamanan Israel yang tengah berjaga di dekat masjid tersebut. Dua polisi Israel tewas akibat serangan itu.

Pascainsiden, Israel segera menutup Masjid Al-Aqsha. Ibadah shalat Jumat hari itu juga ditiadakan secara sepihak oleh Israel. Hal ini menyebabkan Muslim harus menunaikan shalat Jumat di luar kompleks Al-Aqsha.

Israel menutup Masjid Al-Aqsha hingga Ahad (16/8). Pada Ahad, aparat keamanan Israel menempatkan detektor logam bagi jamaah Muslim yang hendak masuk ke masjid tersebut. Pemasangan detektor itu memicu bentrokan antara warga Palestina dengan polisi Israel pada Senin (17/7) malam, waktu setempat. Sekitar 54 warga Palestina terluka dalam bentrokan tersebut.[rol/fatur]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/07/erdogan-pembatasan-muslim-ke-al-aqsha.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.