Halloween party ideas 2015
Showing posts with label Berita Indonesia. Show all posts


Dari perbukitan Afghanistan, dimulailah suatu era baru. Kekuatan Soviet melakukan intervensi ke Afghanistan, yang sekeligus sebagai akhir dari hegemoni imperiumnya yang sempat mengganggu Barat. Kekuatan kutub militer kapitalis, terutama presiden Amerika, Ronald Reagen dan perdana menteri Inggris, Margaret Thatcher, langsung melakukan embargo terhadap Uni Soviet yang disebut Reagan sebagai imperium jahat. Itu adalah benturan antara kutub kapitalis dan kutub sosialis yang sedang berusaha mengembangkan sayapnya di dunia.

Agar dunia Islam ikut tertarik dalam benturan tersebut maka dicetuskanlah terma ‘JIHAD’ dari ‘kerangkeng’ sejarah. Ini agar Saudi merasa ‘bertanggungjawab’ memberikan dukungan finansial dan menggencarkan kampanye jihad serta menyeret Kerajaan Saudi dalam perang Afghanistan.
Dari sana dibentuklah suatu lembaga tinggi dengan tugas utama mengumpulkan donasi dan mendorong umat Islam berjihad melalui berbagai macam media dan mimbar-mimbar masjid. Bahkan di Arab Saudi, untuk menikmati olah raga pun seseorang diharuskan ‘berjihad’. Kerajaan menambahkan satu riyal untuk setiap tiket masuk setiap pertandingan olahraga.
Sementara itu, Syaikh Abdullah Azzam menjadi ikon utama dalam jihad Afghan, atau lebih tepatnya jihad Arab. Saat itu, tidak ada suatu yang membahagikan bagi Arab Saudi melebihi berangkatnya para pemuda mereka untuk berjihad. Bahkan karangan Syaikh Abdullah Azzam, yaitu Ayaturrahman fi Jihadil Afghan (Tanda-tanda Kekuasaan Allah dalam Jihad Afghan) dijadikan sebagai hadiah di kalangan manusia.
Di Kairo, surat kabar-surat kabar Mesir kemudian menurunkan berita tentang presiden Mesir, Anwar Sadat, yang mengapresiasi jihad Afghan dan berjanji untuk memberikan dukungannya. Sementara berbagai surat kabar Barat mulai menonjolkan sosok Usamah bin Ladin dengan memujinya  sebagai seorang pahlawan.

Presiden Amerika, Ronald Reagan pun mengundang para pemimpin bersorban (suku Afghanistan) ke Gedung Putih. Reagan tanmpak begitu bersemangat. Ia bahkan menghadiahkan salah satu penerbangan luar angkasa Kolombia dengan misi mendukung jihad rakyat Afghan. Sehingga kata ‘jihad’ pun menjadi akrab di telinga bangsa Arab dan non-Arab. Padahal Amerika hanya menggunakan slogan itu demi menghabisi Uni Soviet, imperium yang mereka sebut imperium yang buruk. Karena hal itu adalah kartu untuk berlepas diri dari pertanggungjawaban politik.
Untuk itulah, salah seorang penasehat Keamanan Nasional Amerika, Zbigniew Brzezinski pada era presiden Jimmy Carter saat mengunjungi mujahidin pada tahun 81-an, ia pun mengeluhkan kepada mereka tentang masjid-masjid yang berjarak sangat jauh, dan berkomentar bahwa Tuhan akan selalu bersama mereka. Tatkala itu, Arab Saudi merupakan donatur jihad paling besar. Ayat-ayat muhkamah (tentang jihad) dilantunkan tanpa ada beban apa pun.

Kemudian berakhirlah perang dengan hengkangnya Uni Soviet, yang kemudian diikuti keruntuhannya. Tetapi saat itu, ide jihadi yang memandang bahwa perang sesungguhnya lebih besar dari perang Afghanistan belum mencuat. Dari eksperimen jihad yang didanai oleh Saudi itu, lahirlah Al Qaeda, dan muncullah istilah Arab-Afghan untuk melabeli mereka. Mereka itulah yang kemudian hari membuat negara-negara asal mereka tercekik dan melemparkan tuduhan kepada mereka. Bahkan tidak satu pun dari mereka yang mengingankan mereka.

Berakhirlah (‘era’) jihad dan berkasnya pun ditutup. Tetapi diperlukan suatu istilah baru untuk mengimbangi power jihadi yang ‘disuburkan’ oleh harta Saudi dan ‘dirawat’ oleh negara-negara Barat. Dan istilah itu adalah TEROR.

Namun, sejarah adalah penyindir yang piawai. Kerajaan Arab Saudi yang sebelumnya sangat perhatian terhadap jihad dengan mengumpulkan donasi dan membuka selebar-lebarnya pintu bagi para pemuda mereka untuk bergabung, beberapa tahun kemudian berubah menjadi negara yang tekad utamanya adalah memerangi teror. Sementara ‘teror’ dalam pandangan organisasi-organisasi jihad adalah jihad yang di’pelihara’ oleh Saudi itu sendiri. Para jihadi kemudian menyadari bahwa perang sesungguhnya lebih besar dari Afghanistan.

Jihad adalah kata yang menggentarkan. Karena ia bisa menghancurkan segala sesuatu yang berhubungan dengannya, dan juga mampu menghapus pengaruhnya.

Syaikh Qardhawi yang dianugerahi Penghargaan Raja Faishal dalam segmen studi Islam oleh Kerajaan Arab Saudi pada pada tahun 1981 berubah statusnya menjadi seorang teroris, dan dimasukkan dalam list daftar teroris oleh Kerajaan Saudi. Dan Uni Emirat Arab—sebagaimana Kerajaan Saudi, juga akan melakukan hal sama terhadap lelaki tersebut, meski ia dipilih olehnya menjadi tokoh Islam paling berpengaruh pada tahun 2000.

Gema jihad barangkali bisa menjadi sunyi dari pendengaran. Sementara teror merupakan ‘mata uang’ yang paling diminati  pada hari ini. Yang untuk mensukseskannya maka dipersembahkanlah apa yang dulu pernah dikorbankan untuk jihad pada beberapa dekade lalu.

Tetapi, teror yang karenanya dibentuklah berbagai koalisis untuk memeranginya, merupakan perbuatan yang mengakar dalam perpolitikan. Ia hadir secara bertahap. Dimulai dengan demontrasi damai hingga pada tahap penggunaan kekerasan melawan rezim pemerintahan yang tidak demokratis di wilayah tersebut.

Barat memang tidak ingin melihat bahwa teror lahir dari suatu perpolitikan yang erat hubungannya dengan buruk-tidaknya atmosfer kehidupan secara umum bagi penduduk negara-negara Arab dan Teluk. Barat hanya memperhatikan pada aksi terornya; bukan pada penyebab-penyebab dan motif-motifnya. Yang Barat perhatikan dari negara-negara Teluk adalah minyak dan dolarnya. Adapun jika ditanyakan tentang penyebab-penyebab terjadinya teror di wilayah tersebut (negara-negara Arab dan Teluk),  maka mereka akan diam seribu bahasa. Karena pertanyaan tersebut akan merusak skenario. Biar sajalah hal itu tidak terjawab. Ummat sebenarnya memiliki problematika besar terhadap demokrasi. Dan ummat juga akan memerangi teror (dalam arti yang sebenarnya).



Sumber: http://www.aljazeera.net

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/11/saudi-dari-mendukung-jihad-afghan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Jurnalis Saudi, Jamal Khashogi mengataskan dia meninggal Arab Saudi beberapa bulan lalu karena tidak adanya kehidupan politik di Arab Saudi.

Dalam wawancara dengan CNN, Jamal Khassoghi menyerukan rakyat Saudi dapat berpartisipasi dalam proses reformasi di negeri kerajaan tersebut.

Khassoghi mengatakan dirinya sangat tersinggu setelah seorang pejabat yang dengan kerajaan memanggil dan menyuruhnya untuk diam dan tidak mengkritik Presiden AS Donald Trump.

“Saya tahu banyak warga Saudi yang mendatangi aparat keamanan sebelum ditahan dan berjanji untuk tidak menentang pemerintah, yang tidak diinginkannya. Kita harus mencari pendekatan holistik di Arab Saudi,” serunya.

“Kita tidak perlu menyingkirkan salafisme radikal hanya untuk menyenangkan liberalisme radikal atau apapun namanya itu, reformasi adalah sesuatu yang membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Menanggapi penangkapan atas 70 tokoh masyarakat oleh aparat keamanan Saudi, Khassoghi mengatakan, “kemudian, banyak teori konspirasi yang berkembang, namun kami melihat bahwa 70 orang yang ditahan berasal dari pelbagai kelompok dan bukan dari satu organisasi saja,” tambahnya.

“Kita benar-benar tidak memiliki kehidupan politik di Arab Saudi, partai-partai dilarang, organisasi tidak boleh berkembang, maka saya tidak memiliki jawaban yang bagus untuk itu,” katanya, seraya menambahkan bahwa mereka adalah kelompok independen yang  menyampaikan kekhawatiran dengan satu atau lain cara. Cara itu  merupakan hal normal dalam masyarakat yang bebas.

“Orang-orang seharusnya diijinkan untuk menyampaikan keprihatinan dan pandangan mereka atas pelbagai isu, baik sosial maupun ekonomi sepanjang tidak melakukan tindakan kekerasan,” pungkasnya.

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/blog-post.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Ustadz Afifi Abdul Wadud mengungkapkan fakta tentang berkurangnya jumlah umat Islam yang ada di beberapa negara termasuk Indonesia. Bahkan, dia mengkhawatirkan runtuhnya Islam Andalusia, bisa terulang di Indonesia.

Beberapa negara seperti, Philipina dulu 100 persen penduduknya adalah muslim, saat ini hanya tinggal 2 persen. Dulu penduduk Singapura 93 persen muslim, sekarang hanya tinggal 15 persen. Dan saat ini, sekitar 1 juta muslim di Myanmar sedang bernasib tragis.

"Dulu Indonesia, 95 persen penduduknya adalah Muslim. Saat ini hanya 80 persen, lima tahun lagi tinggal berapa persen?" ungkap Ustadz Afifi yang juga merupakan lulusan Al-Madinah International University (MEDIU) itu.

Pemimpin Muslim terakhir di Andalusia Spanyol Abdillah Muhammad bin Al Ahmar, keluar dari istana kerajaan dengan hina. Malam itu, Andalusia telah jatuh ke tangan kerajaan Katolik setelah berada di bawah kekuasaan Islam selama lebih dari 800 tahun.

Dia meninggalkan istana dengan hati pilu, dadanya sesak. Hingga sampai di sebuah bukit yang cukup tinggi. Dari sana dia menatap Istana Al Hambra, dia menangis tersedu-sedu hingga jenggotnya basah kuyup dengan air mata.

Melihat hal itu, ibunya berkata, Menangislah! Menangislah seperti perempuan! Karena kau tidak mampu menjaga kerajaanmu sebagaimana laki-laki perkasa.

Andalusia memiliki luas wilayah 700 ribu kilometer persegi. Kalau pada masa sekarang Andalusia itu meliputi sebagian besar wilayah Spanyol, lalu seluruh wilayah portugis, dan sebagian besar wilayah Selatan Perancis.

Islam pertama kali masuk ke Andalusia pada tahun 711 M melalui jalur Afrika Utara. Spanyol sebelum kedatangan Islam dikenal dengan nama Iberia/Asbania, kemudian disebut Andalusia. Ketika negeri subur itu dikuasai bangsa Vandal, dari perkataan Vandal inilah orang Arab menyebutnya Andalusia.

Dalam bukunya Kebangkitan Islam di Andalusia, Ahmad Mahmud Himayah memberikan informasi berkenaan dengan Islam di Andalusia. Ada tiga catatan besar mengenai sebab keruntuhan peradaban Islam di Andalusia.

Pertama, perpecahan umat Islam pada saat itu. Kedua, cinta dunia dan takut mati kaum muslimin khususnya anggota keluarga kerajaan Islam Andalusia. Ketiga, memudar atau hilangnya peran ulama pada saat itu, kata Himayah dalam bukunya itu.

Perpecahan umat Islam pada saat itu

Umat Islam Andalusia tidak berbeda dengan umat Islam lainnya di seluruh penjuru dunia. Mereka satu akidah, berpegang teguh pada mahzab Ahlussunnah Waljamaah.

Oleh karena itu, ketika mereka sedang dalam keadaan menghadapi kesulitan dan penindasan, mereka meminta pertolongan kepada saudara-saudaranya sesama Muslim yang memiliki kekuatan untuk membantu mereka. Kerajaan Islam di Maroko dan Kekhalifahan Utsmaniyah menjadi dua kerajaan yang mereka kirimkan surat meminta bantuan.

Di antara isi surat yang mereka tuliskan kepada kedua kerajaan itu disebutkan dalam buku Himayah, sebagai berikut:

Salam sejahtera kami haturkan untuk yang mulia, dari seorang hamba yang tertindas di Andalusia, wilayah sebelah Barat bumi Maroko.

Dengan dikelilingi oleh lautan Roma yang membentang luas dan lautan raya yang dalam dan pekat.
Salam sejahtera untuk semua, dari seorang hamba yang terluka akibat bencana berat yang menimpa.
Kami dikhianati dan ditindas, agama kami diubah dengan paksa, kami dianiaya dengan keji dan kejam.

Namun, kami tetap berpegang teguh dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, melawan tentara salib berdasarkan satu niat.
Saat kami membina perjanjian perdamaian, mereka malah mengkhianati dan melanggarnya.
Bukan sekali mereka melanggar perjanjian, bahkan sebelumnya berkali-kali mereka mengingkari dan menindas kami dengan kekerasan dan penganiayaan.

Mereka membakar kitab suci umat Islam dan mencampakkannya ke tempat-tempat sampah sehingga berbaur dengan najis.
Kitab suci yang kami jadikan sandaran dalam setiap urusan, mereka campakkan dengan keji dan zalim.
Kami dipaksa mencaci Nabi, dan dilarang untuk menyebut namanya, baik pada saat senggang maupun tertindas.

Kalau ada satu orang atau satu kelompok orang yang melantunkan namanya, bahaya siksa dan azab mengancam mereka.
Nama-nama kami diubah dengan nama yang tidak kami senangi. Sayang seribu sayang, mereka mengubah agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW dengan agama anjing-anjing Romawi, makhluk terburuk di muka bumi.

Kami pun akan menjadi hamba sahaya yang tidak bertuan, menjadi umat Islam yang tidak bisa mengucapkan kalimat syahadatain.

Jika kedua bola mata insan menyaksikan, betapa kesulitan yang kami derita, ia akan mencurahkan hujan airmata.
Betapa pedih yang kami rasakan, menahan derita nestapa yang terus menyelimuti.....


Surat tersebut menggambarkan bagaimana muslim Andalusia sangat membutuhkan sekali bantuan dari umat Islam lainnya. Mereka mengiba, menangis, dan mengemis belas kasihan raja-raja Islam.
Namun bantuan yang diharapkan tidak turun-turun. Hal ini semakin membuat mereka terisolasi dan semakin lama menanggung beban penderitaan. Umat Islam di Andalusia diberikan tiga pilihan oleh kerajaan Kristen: Masuk Kristen, Keluar dari Andalusia, atau dibunuh!

Jumlah mereka yang dibunuh mencapai puluhan ribu jiwa. Sebagian mereka ada yang murtad atau pura-pura murtad. Mereka yang murtad ini selalu diawasi oleh intelejen Kerajaan Kristen pada saat itu.

Bila terbukti masih beragama Islam maka akan ditangkap dan dihukum. Apalagi mereka yang merencanakan pemberontakan, tak tanggung-tanggung akan dihukum mati! Digantung dan dikuliti kemudian di arak keliling kota sebagaimana yang terjadi pada diri para mujahidin saat itu.

Di manakah kerajaan Islam Maroko yang saat itu bersebelahan dengan umat Islam Andalusia? Di manakah kekhalifahan Utsmaniyah yang dengan gemilang berhasil menaklukan Konstantinopel?

Namun dalam buku Himayah tidak membahas mengapa Khalifah Utsmaniyah tidak turun membantu umat Islam Andalusia. Tetapi ada penjelasan mengejutkan dari Raja Maroko mengapa mereka enggan membantu Muslim Andalusia.

Raja Maroko ingin mencari aman saja, karena bila mereka terlalu jauh terlibat dalam konflik yang terjadi di Andalusia, kekuasaan mereka akan terancam. Kerajaan Kristen akan menyerang mereka atau melakukan praktik adu domba sesama anggota keluarga kerajaan seperti yang terjadi di Andalusia.

Intinya, kerajaan Kristen akan berupaya mempersulit keadaan kerajaan Islam Maroko. Akhirnya, mereka pun mengambil jarak terhadap umat Islam di Andalusia.

Kenyataan ini tampaknya juga diderita oleh pemimpin negara-negara Islam saat ini. Mereka tidak berani memberikan bantuan secara penuh, terutama militer, kepada umat Islam yang tertindas seperti di Palestina, Suriah, Afghanistan, Irak, dan Mindanao. Mereka lebih memilih mengamankan kekuasaan mereka.

Memang sejarah telah mencatatkan para pemimpin yang membantu para mujahidin nasibnya sering berakhir tragis, seperti yang dialami Raja Faishal dari Arab Saudi dan Jenderal Zia Ul Haq dari Pakistan. Tapi itulah resiko perjuangan. Bila tidak ada pengorbanan tidak akan ada kemenangan. Para mujahid pasti sudah siap dengan kematian, karena kematian bisa menjadi jalan kemenangan bagi mereka.

Cinta dunia dan takut mati.

Kemudian pada awal abad ke-16 adalah titik nadir umat Islam Andalusia. Mereka sedang bersiap diri menghadapi keruntuhan, sebuah keruntuhan yang dicatat dalam sejarah. Sebuah keruntuhan yang mengundang kepiluan dan kesedihan yang mendalam.

Selama delapan abad lamanya mereka berkuasa di Andalusia dan mendirikan sebuah peradaban yang besar, peradaban ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Peradaban yang mengantarkan mereka menjadi kerajaan paling digdaya di seantero dunia saat itu.

Bukanlah kekalahan dan kemenangan itu terjadi karena pihak luar, tetapi terjadi pada umat Islam itu sendiri, dengan izin Allah tentunya. Sebagaimana firman Allah swt, Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga ia mengubahnya sendiri.(QS. Ar-Rad: 11)

Pada saat itu kerajaan Islam Andalusia sudah tercabik-cabik menjadi kerajaan-kerajaan kecil, menjadi 23 kerajaan kecil. Masing-masing anggota kerajaan ingin memiliki kekuasaan. Mereka saling tikam antara satu dengan yang lain. Raja atau sultan silih berganti berkuasa.

Anak membunuh ayahnya, keponakan membunuh pamannya tampaknya sudah menjadi lumrah pada saat itu. Bahkan yang paling buruk adalah anggota kerajaan itu meminta tolong Raja-Raja Kristen untuk membantu mereka menyingkirkan orang-orang yang menurut mereka menghalangi ambisi mereka dalam meraih kekuasaan.

Tentu saja setiap bantuan yang diberikan harus dengan imbalan yang memadai. Dan imbalan itu nyatanya sangat besar jumlahnya. Terus saja seperti ini kejadiannya. Dengan sendirinya Raja-raja Kristen menjadi mudah mengadu domba atas sesama anggota kerajaan Islam Andalusia. Daerah kekuasaan Islam Andalusia sedikit demi sedikit digrogoti oleh Kerajaan Kristen.

Fakta lain, pasti ada saja muncul pahlawan-pahlawan yang menyerukan perang suci menghadapi kaum kufar. Mereka menyerukan kepada kaum muslimin Andalusia untuk bangkit menghadapi pasukan Kristen. Ada saatnya mereka menang, tapi seringkali mereka kalah.

Hal ini terjadi karena kurangnya dukungan pihak kerajaan terhadap aksi mereka. Mereka berjuang secara sporadis dengan jumlah personel terbatas walaupun sangat mematikan. Salah satu di antara para pahlawan itu adalah Jenderal Musa bin Abi Ghassan.

Kata-katanya yang paling terkenal, Mati syahid di bawah reruntuhan pagar Granada lebih mulia daripada hidup di bawah penindasan.

Tetapi suara yang mendominasi saat itu menghendaki Granada diserahkan kepada musuh. Tetapi Musa bin Abi Ghassan tidak setuju. Ia berteriak dan berkata, Kita lebih baik menyebutkan siapa-siapa saja yang menghendaki perjuangan mempertahankan Granada dan siapa yang menghendaki penyerahannya ke tangan musuh.

Namun sayang, tidak ada seorang pun yang mendengarkan dan mendukungnya. Akhirnya, dia pergi meninggalkan majelis kerajaan dan menunggang kudanya meninggalkan Granada yang merupakan benteng paling utama dari Kerajaan Islam Andalusia.

Hingga suatu saat dia bertemu dengan sekelompok pasukan Kristen, ia langsung menyerang dengan ganas menggunakan pisau dan pedangnya. Namun, tentara musuh semakin banyak yang mengepungnya. Dan ketika hendak ditawan, ia mengambil inisiatif untuk menyeburkan dirinya ke dalam laut.

Sementara itu, Raja Abu Abdillah bersegera menyerahkan Granada ke kerajaan Kristen Spanyol. Salah satu dari dua orang yang menjadi negosiator penyerahan Granada ke tangan kerajaan Kristen adalah Ibnu Kamasyah, seorang menteri yang murtad.

Ia memeluk agama Kristen setelah penyerahan, bahkan menjadi seorang pendeta besar. Bukan hanya menteri yang murtad, banyak dari keluarga kerajaan dan pemuka kaum yang murtad. Mereka memeluk Kristen setelah Granada diserahkan kepada Kerajaan Kristen.

Mereka adalah, dua orang pangeran, yakni Saad dan Nasr bin Sultan Abil Hasan, ibunya yang bernama Mahma, Pangeran Yahya An-Niyar, anak paman Raja Abu Abdillah bin Zaghl dan Panglima Mariya bersama anak dan istrinya. Nama-nama mereka diganti dengan nama-nama Kristen.

Demikianlah Andalusia tenggelam karena ruh Islam yang ada dalam jiwa mengalami kematian, sehingga kerusakan pun merajalela. Hal itu diperburuk dengan pengkhianatan terhadap Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang muslim.

Memudar atau hilangnya peran ulama pada saat itu

Lantas, di manakah para ulamanya? Himayah tidak membahasnya secara khusus. Padahal poin ini sangat penting untuk dibahas karena para ulama pada hakikatnya memiliki peran yang sentral di tengah masyarakat.

Dengan resolusi jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asyari contohnya, ini memotivasi umat Islam di Indonesia untuk melawan penjajahan. Namun, ada gambaran tersirat dari tulisan Himayah, betapa lemahnya peran dan pengaruh ulama pada saat itu.

Karena faktanya majelis kerajaan juga diisi oleh banyak ulama, misalnya di dalamnya ada seorang Qadhi atau Mufti. Tapi mengapa mereka seolah diam, bahkan larut dalam pemikiran Raja yang penuh kelemahan, cinta dunia dan takut mati? Dan akhirnya kekuasaan Islam berakhir di Andalusia, dan belum pernah bangkit lagi hingga detik ini.

Ustadz Afifi mengambil pelajaran dari kisah Andalusia ini dan membandingkan dengan keadaan umat Islam saat ini, yang sebenarnya tidak ada bedanya dengan keadaan umat Islam di Andalusia pada saat itu. Harapan atas kebangkitan itu selalu ada, asalkan persatuan, tarbiyah, dan ulama, harus menjadi perhatian serius bagi umat Islam yang ingin meraih kejayaannya kembali.

Hampir semua pra-syarat hancurnya Islam di Andalusia, telah ada dan terjadi di Indonesia. KH Ahmad Dahlan pernah berkata, "Islam tidak akan pernah musnah dari dunia, tapi Islam bisa hilang di negeri ini".



from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/runtuhnya-islam-andalusia-jangan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


DPRD Jawa Tengah pada senin siang (23/10/17) digerudug masa dari Forum Silaturrahim Umat Islam Jawa Tengah, Masa yang merupakan himpunan berbagai ormas Islam, Kyai, dan tokoh dari berbagai penjuru Jawa Tengah ini datang memasukin gedung DPRD Jawa Tengah.

Kedatangan masa ini dalam rangka penolakan terhadap Perppu ormas No 2 Tahun 2017 dan meminta kepada DPR untuk ikut bersama umat menolak Perppu Ormas Tersebut, karena Perppu ini akan melegitimasi rezim diktator yang represif.

Audiensi disambut oleh Ahmadi anggota DPRD Jawa Tengah fraksi PKS.

Dihadapan Ahmadi, Ust Haidar berharap DPRD Jawa Tengah bisa menyampaikan kepada DPR di Pusat terkait aspirasi yang disampaikan.

Haidar Amthori Ketua Forum Silaturrahim Umat Isalm Jawa Tengah menyampiakan bahwa Perppu ini berpotensi  memebugkam suara-suara kritis masyarakat "Perppu ini melegalkan subyek hukum untuk dihukum tanpa proses peradilan, padahal proses peradialn adalah prisif utama negara hukum, "Due Process of Law" kata Haidar.

"Keberadaan Perppu Ormas ini telah nyata-nyata mengkriminalisasi simbol-simbol Islam, bendera tauhid atau bendera Rasulullah dengan lafadz Laailaaha illallah, cadara, celana cingkrang, jenggot dengan mudah dituduh sebagai simbol teroris dan dianggap kejahatan." Kata Ketua Rombongan masa Audiensi.

Selain dari itu Haidar juga menyampaikan bahwa Perppu Ormas ini mengkriminalisasi ajaran dan dakwah Islam.  sebagai contoh adalah HTI dicabut status BHP dan dinyatakan Bubar karena dituduh bertentangan dengan pancasila, padahal HTI hanya mendakwahkan syariah dan Khilafah yang kesemuanya itu adalah ajaran Islam, dan justru HTI bertujuan untuk membebasakan umat Islam dari penjajahan kapitalisme maupun komunisme.

Para Tokoh yang hadir dalam audiensi menyerukan kesepakatan untuk bersama-sama menghukum semua partai pendukung perppu ormas dengan cara menyerukan kepada umat Islam didaerah masing-masing agar tidak memilih partai pendukung perppu ormas.

Ormas-ormas Islam, pondok pesantren, dan tokoh yang hadir sekitar 50 orang. [mujahid212]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/sikap-final-ulama-se-jawa-tengah-akan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Mungkin sekarang jarang kita temukan seorang ulama yang multi talenta. Di samping umumnya bergelut dalam dunia keilmuan, juga maju ke medan perang serta mempunyai andil dalam dunia kesehatan. Ya, dalam dunia kesehatan tepatnya dalam penemuan obat HIV pada tahun 2008.

Ulama asal Yaman ini memiliki sebuah universitas yang dibiayai sendiri. Ia juga aktif menulis kitab yang telah dikenal di berbagai belahan bumi. Langkah kakinya dipenuhi debu-debu jihad dan perjuangan di Afghanistan. Bahkan selama di negara kelahirannya dia aktif dalam kegiatan amar ma’ruf nahi munkar dengan mendirikan sebuah organisasi yang bernama Front Amar Ma’ruf Nahi Mungkar di Shan’aa`, Yaman.

Ulama yang pernah belajar pada Syaikh Abdul Aziz Bin Baz dan Syaikh Utsaimin ini sekarang  berada di bawah tahanan rumah di Arab Saudi.  Ia dilarang bepergian ke negara lain dan bertemu orang-orang Saudi atau mengadakan pertemuan media. Selain itu ia juga menjadi buronan Amerika Serikat karena keikutsertaannya dalam jihad Afghan.

Ulama kharismatik dan multi talenta ini adalah syaikh Abdul Majid Az-Zindaniy hafidhahullah.

Mengenal syaikh Abdul Majid Az-Zindaniy

Terlahir dari keluarga yang terpelajar di kota Bad’an, propinsi Ibb, Yaman pada tahun 1942. Sejak kecil Zindani mendapat bimbingan langsung dari ayahnya, syeikh Abdul Aziz bin Hamud al-Zindani. Jadi bisa dibilang sejak awal kehidupannya telah bergelimang dengan ilmu agama.

Syaikh Abdul Aziz berambisi besar dalam membesarkan dan mendidik anaknya. Pendidikan pertama Zindani ia dapatkan di Kuttab -Ibanul Hukmi Al-Imami fil Yaman-. Kemudian meneruskan pendidikan formal di Aden dan menyelesaikannya. Setelah itu Zindani melanjutkan studi di di Fakultas Farmasi di Universitas ‘Ain Syams Mesir hanya selama dua tahun.

Zindani memutuskan berhenti belajar di fakultas farmasi bukan karena tidak mampu secara intelektual. Namun, karena nalurinya lebih terdorong untuk mempelajari ulumuddien yang sudah ia geluti sejak kecil. Sejak itu pun ia mulai mendalami ilmu syar’i dan bertemu dengan para ulama terkemuka Al-Azhar. Selain itu, putra syaikh Abdul Aziz ini juga bertemu dengan para mahasiswa Yaman di Mesir yang dikepalai oleh Profesor Az-Zubairi. Kedepannya Profesor  Az-Zubairi banyak membantu Zindani mempelajari ulumuddien terutama dalam membuka cakrawala pemahaman tentang nash syar’i. Selama di negeri nabi Musa inilah, Zindani mulai mengenal Ikhwanul Muslimin dan berkecimpung didalamnya.

Di Kairo, Zindani kerap kali mendatangi masjid Al-Azhar untuk menuntut ilmu. Ia bermulazamah dengan banyak ulama dan menimba ilmu sebanyak mungkin. Ulama Yaman ini juga mulai tertarik mencocokkan makna ayat Allah dengan penemuan-penemuan ilmu pengetahuan modern di berbagai bidang. Selain sibuk dalam penelitiannya dalam ilmu syar’i, ia juga intens di dalam organisasi Ikhwanul Muslimin. Karena aktivitasnya di IM inilah ia dicekal oleh pemerintahan Mesir, dikeluarkan dari Al-Azhar dan dipulangkan  ke negara asalnya, Yaman pada 1962.

Kembali Ke Yaman

Zindani kembali ke Shan’a, Yaman bersama prof Az-Zubairi bertepatan terjadinya revolusi Yaman. Kedua ulama ini akhirnya hidup bersama sepanjang hidupnya. Pada masa itu terjadi kudeta militer terhadap kerajaan Yaman bagian utara. Yaman bagian Utara memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1918 setelah lama di bawah kekuasaan Khilafah Turki Utsmani. Setelah lepas dari Khilafah, Yaman Utara berdiri dengan nama: Kerajaan Yaman, dengan Raja pertama Yahya Muhammad Hamid ed-Din.Kerajaan ini berakhir karena kudeta militer kemudian lahirlah Republik Arab Yaman. Presiden Republik Arab Yaman pertama adalah Abdullah as-Sallal.

Partner Zindani, prof Az-zubairi menjadi korban dalam revolusi ini. Ia menghembuskan nafas terakhir tepat di samping Zindani di sebuah tempat yang bernama Bart. Sepeninggal sahabatnya, Zindani pergi ke kota Aden dan mendapat amanah mengelola Ma’had An-Nuur Al’Ilmi. Namun, tidak berselang lama  Zindani kembali ke kota Shan’a setelah revolusi berakhir pada tahun 1967.

Setiba di Shan’a, Zindani diberi amanah mengurus bagian pendidikan ilmiah di Kementerian Pendidikan dan Pengajaran. Ia pun juga diangkat sebagai kepala maktab taujih dan irsyad pada tahun 1975. Selama kepemimpinannya, Zindani bekerja untuk menciptakan interaksi intelektual yang luas dengan cara menghadirkan sejumlah pemikir Arab dan Muslim terkemuka ke Kementerian Pendidikan. Kesibukan Zindani lainnya adalah memimpin organisasi IM di Yaman.

Pengangkatan Zindani menjadi bagian penting di Kementerian Pendidikan membuat dirinya mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan Islam. Zindani menulis dan menyusun sebuah kitab tauhid bersama para ulama dan dijadikan buku ajar tingkat dasar dan menengah. Ia juga membuat kaset kaset dakwah dan diskusi untuk mendakwahi orang-orang non muslim. Buku dan kaset yang ia buat sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diambil manfaatnya oleh banyak orang.

Hijrah ke Arab Saudi

Seakan masih haus akan ilmu, Zindani melangkahkan kakinya ke Haramain pada tahun 1967. Ia bertemu dan menuntut ilmu dari para ulama kibar Saudi seperti syaikh Ibn Baz, syaikh Al-Utsaimin dan lainnya. Selain memperdalam ilmu syar’i, Zindani juga mempelajari ilmu kedokteran, biologi, bahari, penciptaan manusia, falak, meteorologi, dan ilmu tentang koordinat. Konstribusinya besar dalam pembentukan lembaga “I’jaz Al-Ilmi fi Quran wa Sunnah” dan ia diangkat sebagai pimpinannya. Dalam dunia pengobatan,Zindani membentuk sebuah tim untuk membahas Thibbun Nabawi dan keistimewaannya.

Zindani juga ikut serta dalam muktamar ulama internasional yang diadakan di Rusia, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Mesir, Saudi dan tanah kelahirannya, Yaman. Ia pun ditunjuk sebagai pengajar dalam seminar-seminar, di sekolah dan universitas-universitas di Saudi. Namun, karena ada masalah antara Zindani dan pemerintah Saudi, ia memutuskan untuk kembali ke Yaman pada tahun 1970.

Kembali ke Yaman Lagi

Setibanya di Yaman, Zindani langsung disibukkan dengan rencananya untuk mendirikan sebuah universitas. Setelah melalui proses yang panjang akhirnya universitas ini  berdiri tahun 1414 H/1993 M di kota Shana’a dan bernama universitas  Al-Iman. Zindani bekerja sama dengan  para ulama terkemuka di Yaman. Berdirinya universitas ini menjadi mercusuar yang bersinar di dunia Arab dan muslim sedunia. Universitas Al-Iman termasuk salah satu universitas yang menjadi anggota Ittihad Jami’at Al-‘Arabiyyah (Persatuan Universitas-universitas Arab) sehingga menjadi pilihan mahasiswa maupun mahasiswi dari seluruh dunia. Tercatat ada lebih dari 50 negara di dunia yang mahasiswanya belajar di universitas ini. Diantaranya, adalah Tajikistan, China, Turkistan, Rusia, Kamerun, Inggris, Amerika, Australia, Palestina, Iraq, Arab Saudi, Malaysia, Indonesia dan sebagian negara-negara di Afrika.

Sejak awal Zindani sudah mencanangkan bahwa tujuan dari pada universitas ini adalah melahirkan ulama-ulama yang ‘alim bi dinihi (alim terhadap agamanya), ‘arif bi ashrihi (mengetahui perkembangan zaman) Almujtahid bi takhshishihi (Mujtahid pada bidangnya) , ‘amil bi ‘ilmihi (Mengamalkan ilmunya) Waro’ dan Taqwa.

Universitas ini memberikan fasilitas yang maksimal kepada para mahasiswanya, khususnya mahasiswa asing. Adapun fasilitas yang diberikan pihak universitas dibagi menjadi 2 jenis,yakni mahasiswa yang berstatus membujang dan mahasiswa yang berstatus berkeluarga.

Bagi mahasiswa yang berstatus membujang pihak Universitas memberikan :

Gratis biaya Kuliyah
Gratis biaya Asrama
Gratis Makan (3 kali/hari)
Sesekali mendapat uang saku
Bagi mahasiswa yang berstatus berkeluarga pihak Universitas memberikan :

Rumah tinggal tinggal gratis
Gratis biaya Kuliyah (suami dan isteri)
Menyediakan kebutuhan pangan
Tunjangan uang saku keluarga setiap bulannya
Kesibukan Zindani selalu berkutat dengan ilmu. Ia ingin mencurahkan segala apa yang pernah ia pelajari dan ditularkan kepada kaum muslimin. Selain dengan penerjemahan berbagai karya dan ceramah-ceramahnya, akhirnya ia berhasil membangun sebuah universitas sebagai bukti keinginan kuatnya untuk memajukan umat Islam.

Zindani juga  mengembangkan ilmu ‘Ijaz melalui lembaga bernama Pusat Kajian Ilmu Sains al-Quran dan Sunnah (1986/1406). Ia kembali mengkaji semua ilmu yang ia dapatkan ketika di tanah Haramain. Atas hasil penelitian yang  dilakukan terutama dalam bidang sains, Al-Zindani mendapat  perhatian dan dianugerahi gelar Doktor Kehormatan dari Universitas  Oum Darman, Sudan.

Di Yaman, ia juga mendirikan sebuah organisasi kelaskaran mirip Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia bernama Front Amar Ma’ruf Nahi Mungkar di Shan’aa`, Yaman. Berada di bawah pimpinan Zindani, Front Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Yaman sering melakukan konvoi untuk merazia tempat-tempat pelacuran dan mencegah bertambahnya kegiatan pemurtadan.

Ormas itu juga eksis dan mampu memberikan perubahan-perubahan yang cukup baik terhadap pemberantasan kemaksiatan di Yaman.

“Tujuan razia tersebut adalah untuk membendung bertambahnya kegiatan kristenisasi di Yaman dan menyebarnya tempat-tempat pelacuran. Padahal, sejumlah para peneliti telah mengingatkan akan bahayanya pelacuran.”

Menurut Zindani, mencegah pelacuran dan maksiat merupakan tuntutan syar’i untuk menegakkan hukuman bagi para pelakunya. Terlebih, setelah berkembangnya isu penculikan para gadis dan dibawa ke tempat-tempat pelacuran.

Aksi yang dilakukan oleh Front Amar Ma’ruf Nahi Mungkar telah menuai hasil. Setelah adanya aksi tersebut, ada beberapa hotel yang tidak menerima pelanggan wanita tanpa mahram. Selain itu, ada beberapa perusahan swasta di bidang transportasi mengkhususkan kendaraan bagi wanita.

Zindani juga aktif dalam bidang politik dan menjadi anggota terkemuka partai Al-Islah. Tidak banyak informasi yang menyebutkan aktivitasnya di partai Al-Islah.

Jihad ke Afghanistan

Salah satu mahfudzot (kata mutiara bahasa Arab) yang cukup masyhur  yaitu

 الْعِلْمُ بِلَا عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلَا ثَمَرٍ

“Ilmu tanpa diamalkan bagaikan pohon yang tak berbuah”

Kehidupan Zindani yang selalu bergumul dengan ilmu tidak menyurutkan semangatnya untuk mengamalkan ilmunya dengan berjihad. Selain dengan ceramah yang selalu ia sampaikan, Zindani ingin langsung memberikan contoh kepada para pemuda Yaman untuk memenuhi panggilan jihad. Zindani  ikut serta dalam jihad Afghan mengusir kependudukan Soviet di atas bumi Khurasan. Ada kabar yang menyatakan ia bertemu dengan para petinggi Al-Qaidah di sana,termasuk amir Al-Qaidah saat itu syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah.

Karena sebab inilah Amerika Serikat menyematkan tuduhan pendukung terorisme kepada Zindani. Sebuah tuduhan serampangan yang tidak berdasar sebenarnya. Ia disebut-sebut sebagai “Bapak Spiritual” amir Al-Qaidah. Zindani membantah hal ini dalam sebuah wawancara dengan Al-Jazeera. Ia mengatakan bahwa dirinya adalah seorang dosen dan pengajar, jadi setiap mahasiswa atau siapapun yang mendengarkan ceramahnya pasti menganggap bahwa dia adalah gurunya. Dan secara tegas dalam wawancara itu Zindani mengatakan tidak punya hubungan khusus dengan syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah.

Penemuan obat HIV


Sekitar tahun 2008, Zindani menyampaikan pengumuman perihal keberhasilan penelitiannya dalam hal pengobatan terhadap penderita HIV-AIDS. Pengobatan ini menggunakan obat herbal alami. Ia menekankan bahwa penelitian ini membutuhkan waktu 20 tahun bersama timnya.

Zindani menambahkan, efektivitas obat tersebut juga telah diuji oleh tim medis khusus di Universitas King Abdul Aziz, Arab Saudi dan di laboratorium Marinir AS. Demikian laporan Yemen Post medio 2008.

Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan stasiun tv satelit Al-Jazeera, medio 2007, Zindani telah melakukan uji coba terhadap 15 orang yang positif terkena virus HIV selama antara satu sampai tiga tahun, dan kini seluruhnya sembuh dari virus penyakit yang menghilangkan kekebalan tubuh itu.
Hak paten obat HIV-AIDS milik syaikh Abdul Majid Az-Zindani
Dalam sebuah wawancaranya dengan Al-Jazeera, Al-Zindani mengundang semua institusi obat dan kesehatan serta organisasi kesehatan PBB WHO untuk berkunjung ke Yaman dan menyaksikan langsung praktek pengobatan yang ia lakukan di sana. Ia juga mempersilahkan para pakar untuk menguji coba hasil penemuan ilmiahnya. Meski tak mau membeberkan komponen obat alami itu secara detail, terkait nama tumbuhan dan lokasinya, tapi Al-Zindani mengatakan apa yang dilakukannya bukan karena alasan ekonomis.

Obat yang ditemukan Zindani ini telah mendapatkan hak patennya di World Intellectual Property Organization (WIPO) dengan nama THE USE OF A HERBAL COMPOSITION FOR THE TREATMENT OF A PERSON INFECTED WITH HIV.

Selain itu, Al-Zindani juga menyebutkan bahwa ia dan timnya juga melakukan penelitian lain di Pusat Kedokteran Nabi Universitas Al-Iman untuk menemukan obat penyakit yang belum tersembuhkan lainnya. Sejauh ini, mereka juga mendalami penelitian obat Hepatitis B dan C.

Syaikh Abdul Majid Az-Zindani Saat Ini

Pada tahun 2014 ketika ibukota Yaman, Shan’a dikuasai oleh Syiah Hutsi, Zindani hijrah ke Arab Saudi untuk mencari perlindungan. Ia melalui kota Taiz di barat daya, sebelum menuju ke wilayah Saudi melalui pelabuhan Al-Wadia di timur dalam sebuah perjalanan yang digambarkan sebagai “petualangan” setelah melewati pos pemeriksaan Hutsi.

Di Arab Saudi, Zindani mengalami marjinalisasi sejak kedatangannya dan tidak mendapatkan sambutan dan rasa hormat yang layak. Pada akhirnya saat ini ia dijatuhi hukuman tahanan rumah. Pemerintah Saudi membatasi gerakannya dan mengizinkannya untuk melakukan perjalanan hanya di dua kota, Mekkah dan Riyadh. Ia dicegah untuk memasuki kota lain, termasuk Jeddah dan Madinah.

“Zindani dilarang bepergian ke negara lain dan bertemu orang-orang Saudi atau mengadakan pertemuan media,” ujar sumber itu sembari mengungkapkan bahwa Syaikh al-Zindani bermaksud pergi ke Turki untuk bergabung dengan anak-anaknya di sana.

Sumber itu juga menunjukkan bahwa Riyadh menolak untuk memperbarui tempat tinggal sejumlah tokoh agama yang tinggal di sana, atau membiarkan anak-anak mereka belajar, tanpa mengungkapkan motif di balik tindakan yang diambil terhadap mereka.

Semoga Allah selalu menjaga syaikh Abdul Majid Az-Zindani dan memberkahi setiap hembusan nafasnya. Wallahu a’lam bi shawab.

Penulis: Dhani El_Ashim
Editor: Arju

Sumber

http://www.aljazeera.net/programs/privatevisit/2007/2/25/
https://marefa.org/
https://en.wikipedia.org/
http://www.muslimdaily.net
http://quran-m.com/quran/researcherdetails
http://www.hreeb-bihan.com/vb/threads/hreeb1307/

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/syaikh-abdul-majid-az-zindani-ilmuwan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Saat ini tidak adanya ketidakadilan dengan cepatnya aparat kepolisian menangkap penyebar hoax terhadap politikus NasDem Akbar Faizal, Fajar Agustanto tetapi tidak menangkap pemilik situs hoax.

“Semua setuju untuk memerangi hoax tetapi aparat kepolisian terlihat tebang pilih. Cepat tangkap penyebar hoax terhadap Akbar Faizal tetapi situs hoax seword dibiarkan,” kata pengamat politik Ahmad Yazid kepada suaranasional, Jumat (27/10).

Menurut Yazid, polisi pun tidak merespon pernyataan provokatif dan adu domba Victor Laiskodat. “Sangat jelas pernyataan Victor Laiskodat itu menyebarkan kebencian dan bisa memunculkan kerusuhan. Namun polisi tidak berbuat apa-apa,” ungkap Yazid.

Kata Yazid, sekelas kasus Iwan Bopeng saja tidak ada kelanjutannya. “Iwan Bopeng itu kelas bawah tetapi di belakangnya orang-orang yang memiliki akses kekuasaan dan aparat kepolisian sehingga kasusnya sampai sekarang tidak jelas. Padahal sangat jelas Iwan Bopeng menghina institusi TNI,” papar Yazid.

Yazid mengatakan, cara kerja aparat kepolisian yang tidak adil dalam menangani ujaran kebencian dan hoax justru memunculkan perlawanan dari kalangan masyarakat. “Hoax bukan hilang justru makin banyak terutama jelang tahun politik 2019,” paparnya.

Selain itu, ia mengatakan beberapa kali pejabat menyebarkan hoax seperti kasus senjata ilegal yang diamankan anggota TNI di Bandara Soekarno-Hatta.

“Jejak digitalnya masih ada, pejabat Polri berbeda terus menyikapi adanya senjata ilegal yang diamankan TNI di bandara. Fakta-fakta membuktikan yang dikenai hukuman penyebar hoax hanya rakyat kecil yang tidak punya akses kekuasaan,” pungkas Yazid.

Pelaku pencemaran nama baik melalui pemberitaan fitnah dan hoax terhadap Akbar Faizal, anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem diringkus tim Cyber Bareskrim Mabes Polri dipimpin AKBP Irwansyah, Selasa, 24 Oktober 2017.

Pelaku bernama Fajar Agustanto ditangkap sekitar pukul 21.00 wib tanpa perlawanan di rumahnya, Jalan Suromulang Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Mojokerto.[suaranasional]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/penyebar-fitnah-terhadap-akbar-faizal.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


“Sandiaga dan Kacamata Baru yang Kurang Serius” Serius ini judul berita sebuah media mainstream?!

Ya ampuuun…, kenapa jadi mirip status medsos akun gosip.

How come sebuah media membawa nama “CNN” kok pemberitaannya menyoroti MODEL FRAME KACAMATA BARU milik seseorang yang kebetulan jadi wagub DKI?!

Toh kacamata itu dia beli pakai duit sendiri, suka-suka dia dong mau model apa.

Saya pemakai kacamata, hampir tiap tahun saya beli kacamata baru dengan model frame yang berbeda.

Ya cuma pengen ganti model saja, misalnya kalau semula framenya berbentuk bulat telur ganti agak persegi.

Tahun depannya beli yang tanpa frame, ganti model yang slim-fit, tahun ini beli yang frame nya warna ungu karena bosan dengan yang merah maroon.

Pantas gak pantas di wajah saya, ya resiko saya dong.

Memangnya jadi merugikan bagi orang lain?!

So, bagi CNN, apa untungnya menyinyiri model frame kacamata Sandi?!

Soal kesan “kurang serius” itu kan penilaian orang. Sifatnya relatif. Pengamat fashion kacamata saja bisa berbeda pendapat.

Ampun deh kalau media mainstream rela menjatuhkan citra medianya menjadi sekelas media nyinyir.

Kalau mau mengulas kesan dan model kacamatanya, sekalian saja hubungi beberapa nara sumber, pakar fashion, pakar kacamata, pakar penafsir bentuk wajah, lalu minta mereka menyampaikan pendapatnya secara profesional.

Lama-lama Bang Sandi Uno jadi ‘Lady Di’ nya Indonesia. Apapun yang dipakainya dinyinyirin media massa.

Bedanya, di negeri Ratu Elizabeth sono, yang nyinyirin memang koran gosip spesialis pemantau penampilan keluarga istana Buckingham.

Yang sabar ya Mas Sandi.

Sebab, kalau “musuh” hanya bisa menyinyirin soal remeh temeh penampilan, artinya mereka gak punya bahan untuk menjatuhkanmu dari sisi yang substansial.

(Iramawati Oemar)

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/ketika-jaringan-media-cnn-menjatuhkan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Pada hari pertama saya di Penjara Ramla, mereka melepas peniti-peniti yang tersemat di jilbab saya. Setelah saya kembali dari pengadilan yang pertama. Mereka memberitahu, saya dilarang memakai manset di penjara dengan dalih hanya sebagai assesoris pakaian. Sipir penjara mengambilnya dan membuangnya ke tempat sampah yang berada didekatnya.
Saya bisa menerima larangan itu, namun lengan pakaian saya pendek, sehingga saya memerlukan manset itu.

Suatu malam, saat kembali ke sel, setelah seharian berada di Bosta, saya tidak membiarkan mata ini tertutup, hingga saya dipanggil untuk penyelidikan. Saya sudah mempersiapkan diri saya dan saya juga mencuci kaos kaki saya, dan memakainya dalam keadaan basah. Ketika sipir penjara memegang kakiku, ia berkata kepada saya, “Saat kamu kembali, saya akan melepas kaos kaki kamu!!”
Ketika saya kembali dari penyelidikan jam satu malam, sipir penjara telah menunggu saya, ia mengambil kedua kaos kaki saya dan melemparnya ke tempat sampah.

Sepuluh hari telah berlalu sejak saya ditangkap. Di dalam sel penjara saya terisolasi dari semuanya. Dalam sholat, tilawah Qur’an , do’a-do’a dan munajat saya kepada Allah Azza wa Jalla saya memohon agar Allah segera menghilangkan penderitaan ini, dan mengakhiri segala cobaan ini.

Mungkin saya adalah sebagian kecil tahanan yang tenang dan stabil, di tengah tahanan terisolasi lain  yang berteriak mencaci dan menggila.

Selesai dari pengadilan yang kelima, ketika saya kembali ke penjara, petugas memanggil saya dan mengatakan “Mulai hari ini dan seterusnya kamu tidak boleh memakai jilbab maupun pakaian di dalam sel Qassam ini!!”

Saya tidak tahu, dengan bahasa apapun saya berbicara untuk mengerti bahwa ini sama sekali tidak masuk akal, berkata-kata pun tidak membantu saya, saya mencoba terus bertahan, saya tidak menangis di depan sipir agar mereka tidak merasa gembira atas kemalangan saya, agar saya tidak putus asa dengan kekejaman ini.
Tapi saya tidak bisa menahan air mata saya hari itu, saya menangis di depannya dengan api kemarahan yang menyala, saya tidak bisa melakukan itu, dan saya tidak akan melakukannya !!



Saya sampai di pintu Qassam, sipir penjara menyuruh saya melepas jilbab, maka saya lepas, sekarang ia meminta saya untuk melepas pakaian saya, kalau saya menolak, akan dilepas secara paksa, dan saya terpaksa melepas pakaian saya di depan mereka.

Mereka memasukan saya ke dalam sel, ini puncak penderitaan saya, tangis saya langsung pecah, saya enggan melakukan apapun, saya coba untuk mengendalikan air mata saya, demi Allah air mata ini mengalir di luar kendali saya.

Sekarang usia saya 40 tahun dan saya tidak pernah melepas jilbab saya sejak berusia 7 tahun. Dan tidak ada satupun orang asing yang melihat saya tanpa pakaian sejak berusia 15 tahun.
Sekarang makhluk yang paling najis dan hina telah melihat saya tanpa jilbab dan pakaian.

Saya menangis sejadi-jadinya, menjerit, bertakbir.
Tidak ada yang menjawab, kecuali hanya dinding-dinding sel yang membisu.

Saya menangis hampir dua jam, saya shalat tanpa jilbab dan pakaian, saya berdoa agar Allah memberikan saya tidur yang nyenyak. memohon dijadikan hati ini tidak hanyut dalam tangisan.
Saya tidur hingga fajar, sejumlah sipir penjara masuk untuk mengabsen, saya kembali menangis. Saya menyembunyikan kepala saya di antara kedua tangan saya.

Ketika datang waktu dhuhur, sipir laki-laki datang untuk memeriksa sel, tangis saya kembali pecah. Saya mencoba meyakinkan mereka bahwa jilbab dan pakaian saya adalah bagian dari saya, mengambil keduanya seperti telah mengambil kulit saya dan menyayatnya.

Shalat saya tidak sah tanpanya, dan tidak ada seorang laki-laki pun yang boleh melihat saya tanpanya.

Suatu hari, saya dibawa ke sel yang lain, saya tidak tahu alasannya, saya berpikir saya akan menemukan keadaan yang lebih baik, ternyata ketika saya berada di sana, saya mendapati ruangan berdiameter dua meter, saya memeriksa kasur, maka saya mengangkat “kasur” itu, sungguh saya menemukan karat, air dan kecoa yang sudah mati, saya memeriksa toilet, penuh dengan limbah, kotoran, dan tisu. Saya membuka pompa toilet, sehingga menyedot semua kotoran dan najis, tampaknya semua sudah tersedot, dan saya tetap membiarkan pompa toilet itu tetap terbuka sepanjang malam, menyamarkan suara teriakan yang ada di dalam sel.

Dua kamera memantau tempat tidur, toilet, pintu kaca kamar mandi yang transparan dan rendah menampakkan apa yang ada dibelakangnya.
Sel ini berseberangan dengan ruangan sipir penjara. Semua yang di dalam dan di luar di periksa oleh para sipir. Mereka memeriksa seluruh pendatang baru sel yang kotor ini.

Tidak ada kamar mandi di dalam sel, tapi sel di dalam kamar mandi.

Saya mengambil wudhu untuk melaksanakan shalat Isya’, saya shalat tanpa jilbab, tanpa pakaian dan tanpa sujud karena tanahnya najis.

Keesokan harinya, saya diberi jilbab dan pakaian untuk pergi ke pengadilan
Saya sampai ke pengadilan dengan keadaan lelah karena perjalanan dan tangis yang terus menerus. Setelah semalaman terpaksa tidak bisa tertidur karena suara air toilet dan rasa sedih yang teramat dalam.

Dalam foto itu, saya berulangkali mengatakan kepada pengacara bagaimana mereka meraih jilbab saya dan memaksa saya untuk melepaskan pakaian saya. Juga tentang kondisi sel baru yang kotor. Bagaimana, untuk pertama kalinya dalam hidup saya, orang tersebut melihat saya tanpa pakaian dan saya shalat tanpa sujud ataupun penutup.

Pada hari itu, wajah saya mengungkapkan gambaran segala penderitaan dunia.

Ketika pengacara mengangkat masalah tentang saya, menjelaskan kepada mereka apa yang terjadi dengan saya di dalam penjara, bagaimana mereka melepas jilbab dan pakaian saya, para peserta sidang merasa kesal dan mendesak pengadilan.
Pengacara saya berhasil memperoleh keputusan dari pengadilan, agar mereka tidak melepas jilbab dan pakaian saya, dan mengembalikan saya ke sel yang pertama.

Setelah saya kembali dari pengadilan, mereka memaksa dan mengambil kulit (pakaian) saya untuk kedua kalinya dan menempatkan saya ke dalam sel yang menjijikkan.
Tetapi saya tetap mempertahankan hak saya, saya menjerit dan bertakbir selama 4 jam, hingga akhirnya mereka mempertemukan saya dengan kepala sipir, saya menunjukkan hasil keputusan pengadilan, dan mereka harus mentaatinya.

Murabithah Khodija Huwais

Terjemah oleh :
Ana Rahmawati
Adara Relief International

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/di-penjara-aku-sholat-tanpa-jilbab-dan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Politisi PKS Mardani Ali Sera mengungkapkan, dicekalnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo oleh US Custom and Border Protection dalam rencana lawatannya ke Amerika Serikat merupakan pesan AS kepada rakyat Indonesia untuk tidak memilih Gatot dalam Pilpres 2019 mendatang.

Menurut anggota dari Komisi II DPR RI ini, Gatot merupakan sosok rising star di kalangan keumatan. Sehingga AS ingin membuat perspektif bahwasanya Panglima TNI dipermalukan.

"Ini ada message, yang jelas Amerika tak suka dengan Pak Gatot. Karena itu pesan Amerika  jangan pilih Gatot di Pilpres 2019. Itu messagenya," ungkap Mardani dalam diskusi di Kawasan SCBD Sudirman Jakarta, Jukat (27/10/2017).

Mestinya, menurut Mardani, jika AS tidak mengizinkan Panglima TNI, tidak perlu degan cara dipermalukan seperti itu. Terlebih Panglima sudah datang dengan membawa istri. "Syukurnya ini tidak lebih buruknya dari Perdana Menteri Malaysia Najib yang diperlakukan tidak tepat," katanya.

Namun demikian, mantan ketua tim pemenangan Anies - Sandi itu tetap memberikan catatan besar kepada AS yang tidak melakukan cara diplomatik memperlakukan pejabat negara Indonesia.

"Yang jelas apa yang dilakukan Amerika tidak memperhatikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan setara dengan Amerika," pungkasnya.

SUMBER  DEMOKRASI.CO

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/mardani-ali-sera-pesan-amerika-jangan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Jenewa – Duta Besar Turki untuk PBB, Naci Koru meminta pemerintah Myanmar untuk membantu proses kepulangan etnis Muslim Rohingya dari Bangladesh.

Dalam hal ini, Koru berharap pemerintah Naypyidaw untuk memperhatikan kondisi etnis Muslim Rohingya dan memperhatikan peringatan yang ada.

“PBB telah berulang kali meminta pemerintah Myanmar untuk membantu kembalinya pengungsi Rohingya ke rumah mereka,” katanya pada Rabu (25/10).

“Saya harap pemerintah Myanmar akan memperhatikan peringatan ini dan Muslim Rohingya yang hidup dalam kondisi yang sulit di Bangladesh dapat kembali ke rumah mereka. Kami berharap ini akan terjadi,” tambahnya.

Selanjutnya, Koru pun mencanangkan akan membangun unit penampungan jangka menengah untuk 100.000 orang di atas lahan seluas 3 juta meter persegi.

Selain itu, Turki juga akan menyediakan dua rumah sakit lapangan, 10 pusat kesehatan dan keluarga, memberikan air minum dan sanitasi air dan bantuan makanan segar.

“Bersama dengan proyek dan pengiriman yang direncanakan, jumlah bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Turki akan melebihi $ 50 juta,” paparnya.

Di akhir, dia mengungkapkan bahwa pihaknya akan “berkomitmen untuk terus mendukung Muslim Rohingya dalam koordinasi yang erat dengan pihak berwenang di Bangladesh”.

Dalam hal terkait, Komisaris tinggi PBB memuji Turki sebagai negara “yang dermawan” setelah berjanji untuk mendukung pengungsi Rohingya.

“Saya ingin mengatakan bahwa Turki terus menjadi negara yang dermawan di seluruh dunia karena telah memberikan bantuan kepada para pengungsi di dunia,” ujar Filippo Grandi dalam sebuah pernyataan.

Sumber: Anadolu Agency

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/turki-siap-bangun-proyek-penampungan.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan Eropa tapi Eropa yang butuh Turki.

“Eropa tanpa Turki hanya bisa menyebabkan kesepian, keputusasaan dan perselisihan internal. Turki tidak butuh Eropa, tapi Eropa membutuhkan Turki. Mereka tidak mau mengakuinya, tapi solusi untuk masalah kronis Eropa adalah keanggotaan penuh Turki dari Uni Eropa (UE),” kata Erdogan dalam sebuah acara di Ankara yang dilansir Middle East Monitor, Selasa (24/10).

Erdogan menegaskan hal ini terkait keanggotaan Turki di Uni Eropa. Banyak yang melatarbelakangi Uni Eropa menolak Turki menjadi anggotanya.

Salah satu yang paling menonjol adalah alasan karena Turki dianggap tidak bersikap demokratis dan melanggar HAM, terutama ketika menghadapi kudeta pada 2016 lalu. Kendati demikian, ada beberapa negara Anggota Uni Eropa yang menyetujui Turki masuk dalam keanggotaan.

Erdogan sendiri mengatakan bahwa tindakan anti-Muslim dan xenophobia (ketakutan terhadap bangsa asing) dalam menggapai kekuasaan tidak akan menguntungkan para pemimpin Eropa.

Presiden Turki itu juga mengecam pihak berwenang Austria atas insiden baru-baru ini dimana pihak Austria menggunakan anjing polisi untuk memeriksa warga Turki di bandara Wina.

“Jika seorang warga negara adalah wanita, Anda harus meminta petugas polisi wanita untuk memeriksanya. Tapi mereka tidak melakukannya karena hal itu adalah perilaku khas mereka. Kami tidak melakukan hal yang sama karena umat Islam tidak menindas orang lain,” tegas Erdogan. (MNM/Salam-Online)

Sumber: Middle East Monitor

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/erdogan-turki-tak-butuh-eropa-eropa.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

\
JAKARTA -- Ada nuansa baru dan menyejukkan di Kompleks Balai Kota DKI Jakarta saat ini. Ya, kini di Balai Kota itu selalu terdengar suara azan setiap memasuki waktu shalat wajib. Kumandang azan ini mulai diperdengarkan di seluruh sudut ruangan melalui jaringan sound di Balai Kota sejak kemarin, Rabu (25/10).

Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Rohman Lizar mengatakan, kebijakan ini adalah arahan langsung dari Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. Sandi, kata dia, meminta agar azan diperdengarkan untuk mengingatkan aparatur di Balai Kota segera menunaikan shalat. "Instruksi lisan Pak Wagub, jadi kalau bisa suara azan kedengaran di kompleks Balai Kota," kata dia di Balai Kota, Kamis (26/10).

Suara azan ini berasal dari Masjid Fatahillah di Komplek Balai Kota DKI. Azan ini lantas diteruskan melalui jaringan sound yang terdengar hingga Blok G, F dan H. Pantauan di lokasi, suara azan memang terdengar di ruang Balairung, Balai Kot,a saat memasuki waktu Ashar.

Lizar mengaku ada efek positif dari diperdengarkannya azan ini. Pegawai di Pemprov DKI menjadi shalat tepat waktu. Masjid Fatahillah menjadi lebih banyak saat shalat Dhuhur berjamaah. "Banyak (shalat jamaah), saya saja kadang kalau mau ke masjid nggak kebagian jadi buru-buru," ujar dia.

Republika

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/azan-kini-berkumandang-di-setiap-sudut.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Mayoritas netizen tidak melihat ada yang aneh dalam foto-foto pertemuan Pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno dengan Presiden Jokowi di Istana, Rabu (25/10/2017).

Namun, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan ada “simbol-simbol” yang dihadirkan dalam pertemuan itu.

“Tiga tahun tinggal di Solo. Tak kaget dengan simbol yang dihadirkan melalui motif batik parang barong yang dipakai Anies dan motif gunungan Jokowi,” kata Burhanuddin Muhtadi melalui akun Twitter pribadinya, @BurhanMuhtadi, Rabu (25/10/2017) malam sembari menyertakan emotikon senyum.


 Namun, tidak semua netizen mengerti dengan maksud Burhanuddin.

“Ada tafsir ringkesnya untuk yang ga mudheng seperti saya mas?,” tanya @_haye_

“Parang barong menyimbolkan raja yangg baru naik takhta. Dulu konon diharamkan dipakai kaum jelata. Motif gunungan menyimbolkan penguasa semesta,” jawab Burhanuddin.
Benarkah demikian atau hanya kebetulan? Yang jelas twit Burhanuddin itu telah memancing diskusi cukup ramai. Puluhan komentar pengguna Twitter meramaikannya. Twit tersebut juga telah diretwit lebih dari 300 kali. [Ibnu K/Tarbiyah.net]


from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/ada-perang-simbol-dalam-pertemuan-anies.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Jagat maya dihebohkan dengan gambar dua botol minuman keras (miras) bersetifikat halal. Netizen pun banyak yang salah paham dan berpendapat bahwa kejadian tersebut merupakan efek dari undang-undang jaminan produk halal beberapa waktu lalu.

Menanggapi kehebohan tersebut, Majelis Ulama Indonesia lekas bersuara tegas. Pihaknya sangat menyesalkan dan meminta aparat menindak tegas pelakunya.

"Berita tersebut adalah hoax dan bentuk fitnah kepada Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia." tegas Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid seperti dilansir kemenag, Selasa (24/10/17).

Zainut menjelaskan, MUI bersama Kementerian Agama merupakan lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal kepada produk-produk yang beredar di masyarakat.

Ia menegaskan, kedua lembaga tersebut tidak pernah memberikan jaminan halal kepada seluruh produk miras.

"Tidak pernah mengeluarkan label "halal" sebagaimana yang dicantumkan pada produk minuman tersebut,” tegasnya.

Dalam kesempatan lain, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga memberikan klarifikasi melalui akun twitternya.

Menurut jebolan Pondok Pesantren Modern Gontor ini, fitnah dan hoax tersebut merupakan ulah oknum untuk menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. [Mbah Pirman/Tarbawia]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/miras-berlabel-halal-mui-hoax-dan-fitnah.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan menghadiri acara curah gagasan yang digelar PDIP. Dalam acara itu, ia menyabut bahwa Jabar provinsi intoleransi di Indonesia.

Selain itu, kata Anton, Jawa Barat merupakan daerah yang rentan terhadap aksi terorisme.

“Jabar juga rentan terorisme, dari 60 pelaku sebanyak 40-nya ada di Jabar,” ujar Anton dalam curah gagasan bakal Cagun dan Cawagub Jabar bersama di Hotel Horison, Bandung, Rabu (25/10/2017).

Wakalemdiklatpol itu menjelaskan, saat ini Jabar memerlukan pemimpin yang mampu mengantisipasi lapangan pekerjaan yang masih sulit. Padahal, di sisi lain banyak sarjana tapi tak produktif.

“Jabar juga potensi konfliknya tinggi. Karena, jumlah LSM (lembaga swadaya masyarakat, red) sampai 364. Ini terbesar di Indonesia jadi LSM-nya harus di atur,” jelasnya.

Ia menilai, kondisi alam di Jabar banyak yang rusak. Bahkan, di Tasikmalaya sekarang keluar lumpur seperti Lapindo. Selain itu, budaya KKN masih terjadi di Jabar.

Menurut Anton, Jabar harus membangun peradaban untuk membentuk ahlak dan mental masyarakat. Saat ini, masyarakat Jabar banyak bermental instan.

“Padahal kan kalau ahlak baik, mental baik maka kinerja juga baik,” katanya.

Anton mengatakan, dibutuhkan pemimpin Jabar visioner dan agen perubahan yang bisa menvhadapai globalisasi. Ia pun, memiliki visi misi Jabar yang makmur dan berkah.

“Saya ingin membuka lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan, infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan. Sekali tampil harus berhasil,” katanya.

Anton menyatakan siap maju dalam kontestasi Pilgub Jabar 2018 mendatang. [Gema Rakyat / TeropongSenayan]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/di-acara-curah-gagasan-pdip-anton.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Disahkannya Perppu nomor 2/2017 tentang Ormas menjadi undang-undang (UU) mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)Wiranto .

“Ya, syukur alhamdulillah berarti ada suatu kebersamaan, kita bersama-sama mempertahankan ideologi ini, sebab ideologi ini kesepakatan kolektif bangsa sejak dulu,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/10/2017), dilansir Teropong Senayan.

DPR mengesahkan Perppu nomor 2/2017 tentang Ormas menjadi UU melalui mekanisme voting terbuka fraksi dalam sidang Paripurna, Selasa (24/10/2017).

Dari hasil voting terbuka, sebanyak 314 anggota dari 7 fraksi menyatakan setuju, sebanyak 131 anggota dari 3 fraksi menyatakan tidak setuju, sedangkan total anggota yang hadir seluruhnya sebanyak 445 anggota.

“Itu baik saya kira karena pemerintah yang mengusulkan Perppu itu. Pemerintah kan sudah dari awal mempertimbangkan dengan baik, Perppu itu bukan sewenang-wenang, bukan mendiskreditkan Ormas Islam tapi semata-mata mengamankan ideologi kita, Pancasila, NKRI,” ujar Wiranto.

Wiranto mengaku sudah beberapa kali ada upaya untuk merongrong Pancasila yang menimbulkan permasalahan nasional.

“Jangan sampai kita menuju ke sana. Pencegahannya jangan sampai ormas-oramas yang diberikan kebebasan beraktivitas, menggunakan kebebasan itu melawan ideologi,” ujar Wiranto.

Ia juga mengaku tidak keberatan dengan sejumlah fraksi yang menyetujui Perppu hanya dengan catatan ataupun yang jelas-jelas menolak.

“Biasa kan tidak harus semuanya setuju. Kalaupun menolak kan ada sistem yang mengatur bahwa mayoritas itu yang akan dianut. Untuk revisi itu tidak masalah, nanti revisi kita lanjutkan perbincangannya, itu merupakan tugas pemerintah untuk memperhatikan itu,” kata Wiranto.

Fraksi yang menyetujui seluruhnya isi Perppu Ormas adalah PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem dan Hanura. Namun tiga fraksi yaitu PPP, PKB dan Demokrat menerima dengan catatan agar Perppu tersebut segera direvisi setelah diundangkan.

Sementara tiga fraksi, yakni PKS, Gerindra dan PAN tegas menolak Perppu Ormas untuk disahkan sebagai UU.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkan status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia (HTI) mulai 19 Juli 2017.[harokah]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/naudzubillah-begini-girangnya-wiranto.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Pelaku penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku telah menyelesaikan isi kitab suci umat Islam yaitu Alquran.

“Di sini gua juga hampir khatam baca Alquran loh. Gua kan SD sama SMP di sekolah Islam, jadi gua inget-inget dikit lah,” kata Ahok di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa, 24 Oktober 2017.

Alquran yang dia baca didapat dari seorang ibu. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak menjelaskan secara rinci, siapa ibu yang dia maksud. Ia hanya memuji cetakan Alquran berikut hiasannya yang indah. “Nah gua baca juga tuh Al Maidah, bagus isinya,” kata Ahok seperti dilansir Tempo.

Menanggapi hal tersebut, aktivis media sosial Mustofa Nahrawardaya mengatakan, “Khatam Qur’an, setahu saya jika baca mushafnya. Bukan terjemahannya!” katanya dalam cuitan.

“Kalau Ahok salah, cebong2 gak mau panjang2 bahasnya. Mereka rame2 teriak: “Semoga Dpt Hidayah”. Beda kalau gosipin Ulama,” katanya lagi. [Gema Rakyat / bersamadakwah]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/10/ahok-klaim-hampir-khatam-alquran-di.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.
Powered by Blogger.