Halloween party ideas 2015


Kelima terduga makar, salah satunya Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Mohammad Al Khaththath,  akan melakukan revolusi setelah tanggal 19 April, usai Pilkada DKI putaran kedua.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya (03/04). Argo menyebut aksi 30 Maret dan 31 Maret (Aksi 313) merupakan aksi pemanasan. "Kemudian juga untuk lakukan revolusi ini akan dilakukan setelah tanggal 19 April setelah pencoblosan. Itu sudah ada perencanaan dan berkaitan pertemuan di situ," kata Argo seperti dikutip kompas (03/04).


Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, langsung bereaksi menyikapi pernyataan Argo Yuwono tersebut. “Revolusi Tukang Panci...,” tulis Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah. @Fahrihamzah mengomentari tulisan bertajuk “Polisi: Terduga Makar Rencakan Revolusi Setelah Pencoblosan Putaran Kedua”.

Diberitakan sebelumnya, Argo Yuwono mengungkapkan, permufakatan makar Al Khaththath cs dibahas di Kalibata, Jakarta Selatan, dan Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam perencanaan tersebut, dibahas soal anggaran makar hingga akses menduduki Gedung DPR/MPR.  "Ada dana yang direncanakan, ada beberapa dana ditelusuri dan kemarin juga digunakan kegiatan unjuk rasa, ada yang digunakan untuk sewa bus, logistik semua ada di situ," kata dia.

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/polisi-sebut-revolusi-setelah-19-april.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Aparat kepolisian menangkap Sekjen Forum Umat Islam (FUI), KH Muhammad Al-Khaththath atas dugaan makar sehari sebelum digelarnya Aksi 313 pada Jumat (31/3). Ketua Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Kapitra Ampera menilai tuduhan makar dan penangkapan itu seperti bukan kebijakan kepolisian.

"Saya melihat ini bukan kebijakan kepolisian, ini executive order," kata Kapitra kepada Republika.co.id usai Konferensi Pers "Bebaskan KH Muhammad Al-Khaththath" di Islamic Center AQL, Senin (3/4).

Menurutnya, pola tuduhan makar dan penangkapan seperti ini bukan tipe kepolisian. Kepolisian tahu tentang Undang-undang (UU). Ia mengungkapkan, Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri merupakan orang yang mengerti tentang hukum. "Saya pikir ini bukan keinginan kepolisian, saya mengatakan ini executive order," ujarnya.

Ia mengatakan, ada tangan-tangan terselubung yang menggerakkan kepolisian. Karena itu, polisi berada dalam posisi yang sangat dilematis. "Ini sebenarnya yang saya lihat," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Ustaz Usamah Hisyam menilai, ada pihak yang memanfaatkan situasi dan menginstruksikan aparat kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap ulama. "Ini ada satu kekuatan yang membenturkan presiden dengan umat Islam, dengan penangkapan-penangkapan ini," jelasnya.

Ia menerangkan, pihaknya menduga ada satu otoritas mengatasnamakan presiden yang bergerak ke aparat kemudian menginstruksikan penangkapan. Menurutnya, presiden mungkin juga tidak paham soal penangkapan karena tuduhan makar tersebut. "Ada satu pejabat yang memanfaatkan situasi, main instruksi saja ke aparat untuk menangkap, ini yang harus kita bongkar," katanya.

Dijelaskan dia, seakan penangkapan KH Al-Khaththath adalah instruksi dari pemerintah pusat dan presiden. Padahal, belum tentu demikian. Oleh sebab itu, presiden harus meluruskan masalah ini. [opinibangsa.id / rol]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/gnpf-mui-blak-blakan-penangkapan-al.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Ulama asal Mumbai India Dr Zakir Naik mengungkapkan bahwa agama Islam menunjukan perkembangan yang sangat cepat bila dibanding agama lain didunia.

Pernyataan Dr Zakir ini disampaikan saat memberikan ceramah dengan tema "Religion as an Agent of Mercy and Peace" di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Yogyakarta, senin(3/4/2017).

Dr Zakir Naik sangat berharap agar seluruh umat Islam menjadi agen Muslim yang baik bagi agamanya dan agama lain.
"Siapapun yang menyebarkan perdamaian dan mengikuti ajaran Islam dengan baik, itu artinya dia adalah agen Muslim," ujar Dr Zakir disambut tepukan peserta seperti dilansir republika.

Menurut Dr Zakir, Islam berasal dari kata salam yang memiliki makna agama damai, namun persepsi terkait agama Islam masih banyak yang salah mengartikan. Islam banyak yang mengidentikkan sebagai agama jihad dan fundamentalisme.

Namun, menurut dia, orang yang menyebut kedua istilah tersebut untuk agama Islam justru tidak mengetahui arti yang sebenarnya.

Dr Zakir memberikan contoh saat pasca terjadi penyerangan pada 11 September 2001 yang mengakibatkan umat Islam di Amerika Serikat semakin dikucilkan, Islam melekat sebagai agama fundamentalis dan jihad.

Pemberian citra itu sering diagungkan oleh media internasional. Media internasional sering mengasosiasikan Islam yang fundamentalis, padahal mereka tidak tahu makna yang sebenarnya dari istilah itu.

"Menurut kamus Oxford, fundamentalis mengandung arti berpegang teguh kepada ajaran agama terutama dalam memahami agama Islam. Siapapun boleh menjadi Islam yang fundamentalis, tetapi jangan salah arah," jelas Dr Zakir. [islamedia]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/dr-zakir-naik-pertumbuhan-agama-islam.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Dalam ceramahnya di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada hari ahad, 2 April 2017 yang lalu, Dr Zakir Naik menegaskan bahwa larangan memilih pemimpin kafir dalam Surat Al-Maidah 51 hanya diperuntukkan kepada mereka yang percaya dan mengimani kebenaran Al-Qur'an.

Sedangkan apabila ada seorang yang mengaku muslim namun tidak beriman kepada kebenaran Al-Qur'an, maka itu artinya seruan bukan orang tersebut.
"Jika anda tidak percaya kebenaran Al-Qur'an, maka larangan memilih pemimpin kafir tersebut Bukan untuk anda" tegas Dr Zakir.

Pernyataan tegas Dr Zakir ini sebagai jawaban bagi salah seorang peserta yang berasal dari Jakarta terkait larangan memilih pemimpin kafir dalam Al-Qur'an.

Mendapat jawaban tegas dari Dr Zakir, peserta perempuan yang tidak berjilbab itupun sedikit terdiam dan menyudahi pertanyaanya.

Secara teks bahasa, Surat Al-Maidah 51 juga sudah jelas diawali dengan kalimat hanya untuk orang yang beriman.

"Hai orang-orang beriman, janganalah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebagian mereka adalah pemimpin yang bagi sebagian merekat yang lan. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." demikian terjemahan Surat Al-Maidah 51. [islamedia]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/dr-zakir-naik-not-for-you-jika-anda.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Adakah setiap kejadian di dunia tanpa campur tangan Allah swt? Bagi orang beriman, jawabannya pasti tidak. Semua peristiwa di muka bumi terjadi atas kehendak Allah swt, bahkan daun yang jatuh berguguran. Begitu pula dengan kedatangan DR Zakir Naik. Allah swt sepertinya memang sengaja "mengutus" ulama asal India tersebut saat umat Islam membutuhkan pertolongan jelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Zakir Naik datang ke Indonesia untuk melakukan safari dakwah. Beberapa kota akan dikunjunginya antara lain Bandung, Yogyakarta, dan Bekasi. Kedatangannya yang berdekatan dengan pilkada DKI Jakarta coba dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu terutama dari kubu Ahok-Djarot guna menarik suara pemilih muslim.

Sofi, salah seorang penanya, mengajukan pertanyaan kepada Zakir Naik. Tanya Sofi, apakah calon non-muslim layak dipilih karena ia telah melakukan hal-hal baik. Misalnya tidak hanya terkait dengan infrastruktur kota, tapi juga jujur.

“Dan membangun beberapa rumah ibadah untuk muslim,” katanya.

Zakir menilai pertanyaan itu bagus dan relevan.

“Dia membangun tempat ibadah untuk muslim tapi tidak salat. Itu munafik (hipokrit),” ujar Zakir.

“Seorang muslim seharusnya tidak memilih non-muslim walau dia telah bekerja dengan baik,” katanya lagi.

Sofi bisa jadi tidak mengharapkan jawaban itu terlontar dari Zakir Naik. Hal itu secara jelas saat ia mulai bertanya, diawali dengan kelebihan-kelebihan sang pemimpin non muslim tersebut dengan maksud untuk mengarahkan jawaban Zakir Naik. Tapi apa mau dikata, jawabannya justru kian memperkuat tafsir Al Maidah 51.

Dalam konteks itulah, kehadiran Zakir Naik pada akhirnya justru menjadi bumerang buat Ahok-Djarot dan sebaliknya menjadi keuntungan bagi kaum muslim. Tak salah jika kemudian saya menafsirkan, inilah cara Allah swt menurunkan bantuannya kepada umat Islam di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. (Wyn/Wajada)

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/zakir-naik-datang-jelang-pilkada-dki.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Para peserta ceramah keagamaan Zakir Naik tidak hanya berasal dari Indonesia saja, namun dari berbagai negara. Salah satunya adalah dari negara jiran, Australia. Hal itu dapat diketahui dari seorang bule bernama Andrew yang mengaku dari Australia.

Andrew mengatakan bahwa dirinya dulu adalah seorang penganut Kristen, dan sekarang ia sudah menjadi penganut agama Islam. Pria bule itu bertanya tentang Allah dan ujian yang diberikan kepada manusia.

"Sebagai manusia kita sudah diuji untuk menjalankan perintah. Kenapa orang-orang itu tetap menjadi buruk dan ada yang melakukan kejahatan? Apakah mereka tahu mereka akan mendapatkan balasan itu semua?"  kata Andrew di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (3/4/2017).

Zakir menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia diuji di dunia ini. Kalau mereka berhasil, mereka akan masuk surga. Kalau mereka gagal, mereka akan masuk neraka.

"Allah menciptakan dua mahluk. Yang satu malaikat yang hanya taat kepada Allah.  Yang kedua manusia yang bisa taat dan bisa tidak taat kepada Allah." ujarnya.

Akan tetapi, kata ahli ilmu perbandingan agama itu, ketika mereka terlahir ke dunia, banyak diantara mereka yang tidak taat (kepada Allah). Karena mereka lupa. Ia pun menganalogikan dengan perkuliahan.

"Ini sama persis halnya dengan perkuliahan ketika dosen mengajarkan mata kuliah selama satu semester. Kemudian ketika sampai pada ujian, mahasiswanya mencontek sesuatu yang dilarang dalam ujian," ujarnya.

Ketika mahasiswa tersebut tidak dapat mengerjakan tes, katanya, apakah dosennya akan memberitahukan jawabannya kepada mahasiswa? "Tentu tidak, demikian juga dengan Allah. Ketika ada manusia yang tidak mematuhi perintah Allah, maka dia gagal dalam tesnya," terang Zakir tegas. [Paramuda/BersamaDakwah]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/bule-australia-tanya-perintah-allah.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Kehadiran Dr Zakir Naik ke Indonesia yang berdekatan dengan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua coba dimanfaatkan oleh Tim Ahok-Djarot. Persis seperti yang mereka lakukan kepada Raja Salman pada awal Maret lalu. Kedua tokoh Islam dunia itu dieksploitasi untuk kepentingan menarik suara pemilih muslim.

Sekitar sebulan yang lalu, Raja Salman datang ke Indonesia. Kehadirannya membuat heboh Tanah Air. Ahok pun memanfaatkan ini dengan memblow up peristiwa jabat tangan dirinya dengan Sang Raja saat penyambutan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Tim media Ahok-Djarot bekerja massif. Mereka memberitakan kejadian itu dengan mengopinikan bahwa Raja Salman menerima Ahok, berbeda dengan umat Islam yang selama ini mendemonya dan menuntut Ahok dipenjara karena menista agama.

Sebulan kemudian Zakir Naik datang ke Indonesia untuk melakukan safari dakwah. Ia juga coba dimanfaatkan oleh Tim Ahok-Djarot untuk kepentingan pilkada yang sudah di depan mata.

Sofi, dari Jakarta sengaja datang ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat, tempat Zakir Naik berceramah. Dia mengajukan pertanyaan apakah calon non-muslim layak dipilih karena ia telah melakukan hal-hal baik. Misalnya tidak hanya terkait dengan infrastruktur kota, tapi juga jujur.

“Dan membangun beberapa rumah ibadah untuk muslim,” katanya.

Zakir menilai pertanyaan itu bagus dan relevan.

“Dia membangun tempat ibadah untuk muslim tapi tidak salat. Itu munafik (hipokrit),” ujar Zakir.

“Seorang muslim seharusnya tidak memilih non-muslim walau dia telah bekerja dengan baik,” katanya lagi.

Sofi bisa jadi tidak mengharapkan jawaban itu terlontar dari Zakir Naik. Hal itu secara jelas saat ia mulai bertanya, diawali dengan kelebihan-kelebihan sang pemimpin non muslim tersebut dengan maksud untuk mengarahkan jawaban Zakir Naik. Tapi apa mau dikata, jawabannya justru kian memperkuat tafsir Al Maidah 51. (Wyn/Wajada)

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/dulu-raja-salman-kini-zakir-naik-yang.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Ulama kondang India Zakir Naik belum sampai sepekan menginjakkan kaki di Indonesia.

Namun di setiap penampilannya, ia selalu ditanya tentang sebuah hal yang sedang hangat dibicarakan di negara ini: pemilihan pemimpin.

Pertanyaan pertama disampaikan para wartawan di gedung DPR RI pekan lalu saat Zakir Naik bertemu dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Pertanyaan kedua disampaikan dalam kuliah umum Zakir Naik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung, Minggu (2/4).

Seorang peserta wanita bertanya kepada Zakir Naik soal memilih pemimpin non-Muslim yang telah berjasa banyak dalam pembangunan kota, jalan, termasuk membangun masjid, dan tidak korupsi.

"Apakah kita akan menutup mata dan telinga hanya karena orang itu non-Muslim, lantas di mana toleransi?", kata wanita tersebut.

Zakir Naik lantas mengatakan, "Dia membangun masjid tapi dia sendiri tidak salat. Itu munafik. Apa gunanya membangun masjid bagi orang lain jika dia sendiri tidak shalat?"

"Kesuksesan bukan pada membangun gedung, jalan, atau masjid, tapi ada pada keimanan kepada Allah", lanjut Zakir Naik lagi.

Zakir Naik kemudian mencontohkan istri Firaun, Asyiah, satu dari sedikit wanita yang dipuji dalam Al-Qur'an.

"Dia adalah istri orang terkaya di dunia, paling kuat di dunia. Tapi dia mengatakan 'saya ingin menukar posisi saya dengan rumah di surga'. Masuk surga itu lebih penting", ujar Zakir Naik.

Kemudian Zakir Naik menjelaskan soal Al-Maidah ayat 51 yang tengah ramai diperbincangkan.

Ia mengatakan auliya dalam ayat itu berarti adalah teman dekat atau pelindung, artinya tidak boleh menjadikan non-Muslim sebagai auliya, jika tidak Allah tidak akan memberi pertolongan.

"Al-Maidah tidak secara spesifik berbicara soal pemimpin. Tapi kandungan ayat ini termasuk juga soal pemimpin," ujar Zakir Naik.

Hal yang sama ditemui dalam kuliah umum Zakir Naik di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta hari ini, Senin (3/4). Dalam menjawab pertanyaan soal pemimpin ini dari seorang mahasiswa, Zakir Naik menggunakan sebuah analogi, seperti demikian:

Jika Anda adalah bos yang mempunyai pegawai. Pegawai itu Anda gaji Rp 10 juta per bulan. Tapi pegawai itu tidak pernah datang ke kantor, sebulan hanya dua kali.

Bukannya mengerjakan pekerjaan di kantor, pegawai ini malah bekerja untuk orang lain, mendermakan uangnya di tempat lain. Pegawai seperti ini tentu saja tidak akan dipekerjakan lagi.

"Ini seperti non-Muslim yang tidak mendengarkan bos tertinggi kita, Allah, yang memberi kesehatan, kekayaan, yang menciptakan kehidupan. Lalu kita menyembah yang lain, syirik," ujar Zakir.

"Ketidakadilan terbesar adalah menentang penciptamu, yang tidak bisa dihapuskan dengan memberikan derma", lanjutnya lagi.

Namun, lanjut analogi Zakir Naik, jika ada pegawai yang patuh pada atasannya, walau ia tidak menderma di luar, tentu akan mendapatkan pertolongan dari bosnya.

"Bagi saya, jika ada non-Muslim yang 100 kali lebih baik dalam segala hal dari seorang Muslim, tapi Muslim itu punya iman, percaya kepada Allah, bahkan jika saya kehilangan setiap Rp 10-20 juta setiap hari karena memilihnya, saya akan tetap memilihnya (Muslim)", tegas Zakir Naik. (Kumparan)

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/zakir-naik-ditanya-pemimpin-kafir-tidak.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Dr Zakir Naik berceramah di sejumlah tempat di Indonesia setelah beberapa bulan lalu juga ceramah di Malaysia dan direncanakan akan kembali ke Malaysia pekan depan.

Di tengah-tengah banyaknya pujian umat Islam terhadap dai asal India itu, 19 aktifis melaporkannya ke pengadilan atas tuduhan ancaman keamanan nasional Malaysia.

Di antara 19 penggugat itu terdapat nama mantan wakil menteri di Departemen Perdana Menteri Malaysia, P. Waytha Moorthy. Lainnya terdiri dari berlatar belakang profesi mulai dari aktifis HAM, pengacara hingga pengusaha.

Dalam gugatan yang diajukan pada awal Maret itu, mereka berdalih dr Zakir Naik ancaman bagi ketertiban umum, moral, ekonomi, pendidikan, persatuan nasional sosial, dan perdamaian. Karenanya, mereka berharap pemerintah melarang dr Zakir Naik masuk ke Malaysia. Bahkan, melakukan penangkapan atas dai yang telah mengislamkan ribuan orang itu.

Pengadilan tinggi Malaysia berencana mendengarkan tanggapan dari para penggugat pada tanggal 12 April mendatang.

Di sisi lain, Presiden Pertubuhan Pribumi Perkasa Malaysia (Perkasa) Datuk Ibrahim Ali menyatakan siap membela dr Zakir Naik. Sebab menurutnya, ulama perbandingan agama itu telah diakui secara internasional dan telah menerima berbagai penghargaan sebagai pembicara, sehingga tidak dapat dikatakan sebagai ancaman. [Ibnu K/BersamaDakwah]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/dianggap-ancaman-nasional-19-aktifis.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Jakarta – Aparat kepolisian menangkap Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khattath pada Jum’at 31 Maret 2017 dengan tuduhan pemufakatan makar. Kini, yang bersangkutan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Ketua Tim Pengacara Muslim (TPM) Ahmad Michdan menjelaskan kronologis proses penangkapan Al-Khattath dan empat mahasiswa lainnya. Ia menceritakan, kejadian itu berawal saat Al-Khattath selesai menjalani wawancara di Inews TV pada Kamis 30 Maret 2017 hingga pukul 10.00 WIB. Setelah itu, ia menuju Hotel Kempinski dan tiba pukul 00.00 WIB.

“Dia datang ke hotel dengan ojek dan dikawal dengan dua orang anggota FUI. Kemudian sekitar pukul 01.00 WIB, datang manager hotel mengetuk pintu kamar Al-Khattath. Manager hotel itu menyampaikan ada yang ingin bertemu dengan Al-Khattath. Beliau (Al-Khattath) sudah tahu jika itu polisi, karena ia merasa sudah dibuntuti sejak hari-hari sebelumnya,” kata michdan di AQL Center, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (03/04).

Michdan menambahkan, petugas kepolisian tak dapat menunjukkan surat penangkapan yang disangkakan kepada Al-Khattath. Namun, jajaran Korps Bhayangkara itu tetap memaksa agar kordinator Aksi 313 itu ikut dengan kepolisian.

“Jam 07.30 WIB saya mendapat telepon dari beliau, dan memberitahukan kalau posisinya sedang ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Lalu, beliau meminta saya untuk mendampinginya,” imbuhnya.

Tepat pukul 09.00 WIB, sambungnya, Al-Khattath tiba di Mako Brimob. Namun, sesampainya di sana Michdan mengakui sempat dihadang oleh petugas penjaga. Tak hanya itu, petugas pun sempat bilang tidak ada penangkapan.

“Petugas penjaga menyampaikan kepada saya, katanya ‘Wallahi tak ada yang ditangkap malam ini’, tetapi saya tetap ngotot. Tak mungkin itu,” ujarnya‎

Baru pada pukul 11.00 WIB, kepala penjaga di Mako Brimob Depok datang dan baru mengizinkannya masuk untuk menemui Al-Khattath. Kemudian Michdan meminta izin agar Al-Khattath dapat melaksanakan Shalat Jum’at.

“Usai Shalat Jum’at, jam tiga baru diperiksa, sampai setengah dua pagi. Karena Al-Khattath keberatan untuk tanda tangan surat penangkapan, maka kami ajukan penangguhan penahanan. Tapi polisi mengabaikan surat kami,” tandasnya. ‎

Hingga hari ini Senin 3 April 2017, Al-Khattath masih berada di Ruang Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Pimpinan Aksi 313 itu ditahan dengan tuduhan pemufakatan makar dan akan menggulingkan pemerintahan yang sah.

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/cerita-kuasa-hukum-dipersulit-temui-al.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Ada sosok misterius yang hadir sebagai penanya di ceramah Zakir Naik yang berlangsung tadi pagi di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sosok misterius itu menggunakan jilbab berwarna merah muda dan bercadar dengan menggunakan masker.

Perempuan bercadar itu bertanya tentang jika keislaman dan jilbab yang ia kenakan apakah harus dipakai atau tidak di rumah. Ia takut ketahuan dengan jika nanti identitas keislamannya.

"Sister, tidak masalah kalau Anda tidak memakai hijab di rumah. Kalau Anda merasa belum tepat memberitahukan keislaman Anda ke orangtua,"  kata Zakir, Senin (3/4/2017).

"Maka Anda bisa sholat di kamar yang tertutup. Pergi ke gereja tidak dilarang," lanjutnya.


Dokter asal India itu mengatakan bahwa di dalam Bible (injil) disebutkan bahwa kriteria untuk disebut believer adalah 'racun tidak akan merusak Anda'

Lalu, perempuan itu bertanya lagi. Kali ini tentang upacara sakramen, "Bolehkah saya gabung upacara sakramen di gereja? Dalam sakramen itu saya harus minum alkohol dan makan roti (gereja),"

"Sister, katakan saja kepada orangtuamu bahwa kamu sudah masuk Islam dan tidak minum alkohol. Berikan video saya kepada kedua orangtua, semoga Allah memberikan petunjuk kepada kedua orangtuamu," jawab Zakir.

Perempuan itu bertanya lagi, "Kalau Allah sudah mengampuni dosa manusia, akankah manusia mendapatkan hukuman di akhirat?"

Zakir mengatakan bahwa begitu Allah mengampuni dosa manusia, maka tidak akan ada hukuman bagi mereka. "Begitu pun ketika manusia dosa terbesar yaitu syirik, maka begitu dia bertobat dan menjadi muslim. Maka diampuni dosa-dosanya," ujarnya. [Paramuda/BersamaDakwah]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/04/sosok-misterius-di-ceramah-zakir-naik.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

Berikut ini adalah berita malaysia dan informasi terbaru hari ini untuk pemerintah diraja malaysia, selamat membaca, dan jangan lupa berikan komentar dan berikan pendapat anda tentang apa yang anda baca hari ini. selamat beraktifitas

Ahli Majlis Tertinggi Umno, Datuk Seri Mohamed Nazri Abdul Aziz menyindir pihak polis rentetan pembatalan dialog antara beliau dan bekas Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir Mohamad yang bakal berlangsung Jumaat ini.


Beliau berkata, sekiranya tidak boleh diadakan di Malaysia, dialog itu mungkin boleh diadakan di luar negara.

"Mungkin kita boleh adakan wacana ini di London, Greenland atau Antartika. Di Antartika hanya ada penguin yang memang tidak faham bahasa Melayu atau Inggeris, jadi tidak akan berlaku rusuhan.

"Bagaimanapun saya tak akan berdialog dengan Tun Mahathir di sana sekiranya pihak polis di negara ini mendapat laporan daripada negara tersebut," katanya pada sidang media di bangunan Parlimen, hari ini.

Sabtu lalu, Pengarah Urusan Kumpulan Media Karangkraf (Karangkraf), Datuk Hussamuddin Yaacob mengumumkan pembatalan program terbabit yang dijadualkan pada Jumaat ini susulan pembatalan permit kebenaran oleh pihak polis.

Katanya, pembatalan ini dibuat selepas pihaknya menerima surat daripada Ketua Polis Daerah Shah Alam, Asisten Komisioner Shafien Mamat, pada hari yang sama.

Mohamed Nazri yang juga Menteri Pelancongan dan Kebudayaan itu turut menjalaskan bahawa dirinya tidak mengetahui dan diberitahu punca sebenar pembatalan dialog tersebut.

"Saya berada di New Delhi ketika perkara ini dilaporkan. Saya sangat kecewa dan tidak tahu apakah alasan atas tindakan tersebut.

"Saya sendiri telah diberitahu bahawa Karangkraf sebagai penganjur telah memenuhi semua aspek untuk memastikan dialog ini tidak akan mencetuskan insiden yang tidak diingini," katanya.

Mengulas lanjut, beliau menegaskan bahawa sesi dialog itu bukanlah perkara di bawah Akta Perhimpunan Aman 2012 kerana ia tidak melibatkan demonstrasi untuk menjatuhkan kerajaan.

"Sesi pertemuan saya dan Tun Mahathir di Perak baru-baru ini juga tidak mencetuskan sebarang insiden yang tidak sepatutnya.

"Kalau sekali pun ada laporan daripada orang yang berdekatan, saya rasa pihak Karangkraf telah pun memaklumkan itu adalah kawasan kilang," ujarnya.

Beliau juga berkata, "sebelum ini 45 siri wacana telah diadakan di Karangkraf yang melibatkan pelbagai pihak namun tidak menghadapi sebarang masalah. Tapi apabila mahu diadakan dialog antara saya dengan Tun Mahathir, mereka tidak dibenarkan.

"Mungkin saya merupakan ancaman kepada negara. Saya tidak boleh bayangkan kalau saya sebagai menteri merupakan ancaman kepada negara apatah lagi jika saya berada di pihak pembangkang.

"Mungkin polis percaya dengan kenyataan Tun Mahathir yang mengatakan bahawa saya mungkin mahu meninggalkan kerajaan," ujarnya lapor Sinar





from Anak Sungai Derhaka http://darisungaiderhaka.blogspot.com/2017/04/tak-boleh-dialog-di-malaysia-nazri-nak.html
Powered by Blogger.