Halloween party ideas 2015

HULU SELANGOR: Dua maut dalam nahas sebuah bas yang terbabas di longkang di Kilometer (KM) 422 Lebuhraya Utara Selatan pada Khamis.

Kejadian berlaku pada kira-kira pukul 5.10 pagi semasa bas tersebut dalam perjalanan dari Kangar, Perlis ke Johor.

Bas berkenaan membawa 26 orang termasuk seorang pemandu dan pembantunya.

Seorang wanita berusia 46 tahun yang dikenali sebagai Masenah dan pemandu bas, M. Arasu, 47 maut di tempat kejadian.

Seorang lagi penumpang, Fadhilah Kholip cedera dan dihantar ke Hospital Sungai Buloh bagi menerima rawatan.

Ketua Polis Daerah Hulu Selangor, Superitenden R. Supramaniam berkata, bas tersebut dipandu dalam keadaan gelap tanpa lampu jalan.

Polis menyiasat kes tersebut di bawah Seksyen 41(1) Akta Pengangkutan Jalan 1987 kerana kecuaian memandu dan menyebabkan kematian. - Mstar

from Lagi Berita http://lagiberita.blogspot.com/2017/06/dua-maut-bas-terbabas.html
Berita malaysia terbaru - terkini - terpopular siap di nikmati dan disajikan dengan penuh emosi, sebarkan pengetahuan kepad kalayak umum , jika anda merupakan pemerhati dunia internet dan pemerhati kemajuan informasi, maka jangan lupa follow blog ini dan sebarkan apa yang baca, karena pada dasarnya informasi adalah hak bagi semua manusia, selamat membaca dan selamat beraktifitas, blog post ini semoga dapat bermanfaat bagi anda semua, sampai juga di post post dan berita berita selanjutnya, dukung terus perkembangan blog.

CollageMaker_20170629_124854981_1

PB, JAKARTA – Laporan dari Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings, Edward S. Soeryadjaya kepada Wakil Gubernur terpilih Sandiaga S. Uno dalam kasus penggelapan surat jual beli tanah di Jalan Curug daerah Cicurug, Tangerang, Banten, rupanya semakin di intensifkan oleh Polda Metro Jaya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol R.P. Argo Yuwono, pemanggilan terhadap Sandi akan dilakukan sebelum pelantikan pada bulan Oktober mendatang.

“Pemanggilan kan ada undang-undangnya, ada mekanismenya sebelum pelantikan, bulan oktober,” ujar Argo.

Menurutnya pemanggilan terhadap Sandi untuk mengklarifikasi laporan Edward, namun tidak menutup kemungkinan jika status Sandi sebagai saksi akan ditingkatkan jika memang terbukti adanya pelanggaran pidana yang dilakukan.

(Jall)


Semua berita terbaru akan terus disajikan dalam blog brainbodymind, selamat membaca, dan jangan lupa untuk terus berlanganan blog ini.

img_660_442_bukti-meng_1461673403ngli

PB, JAKARTA – Kondisi penumpang di terminal Kampung Rambutan dalam kota, rupanya sedikit berkurang dikarenakan banyaknya bus-bus luar kota yang mengangkut penumpang di sekitar belokan dekat lampur merah perempatan Pasar Rebo.

Hal ini sudah berlangsung selama bertahun lamanya, dan yang sangat membuat para pengendara kendaraan lainnya marah dan merasa jengkel, dikarenakan adanya petugas baik tidak terlihat efektif untuk mengurai kemacetan yang disebabkan beberapa bus luar kota yang melakukan “ngetem” di sekitar belokan arah putar balik untuk masuk tol.

“Itu petugas berdiri seenaknya saja mengatur lalu lintas kendaraan pribadi masyarakat, sementara bus-bus dengan sengaja berhenti untuk mengambil penumpang yang turun dari angkutan, dibiarkan ini sudab keterlaluan,” ujar Viktor salah satu pengendara mobil yang merasa jengkel dengan sikap petugas beberapa waktu lalu.

Kondisi ini,menurut salah satu pedagang asongan yang sempat menceritakan kepada media ini, karena beberapa kondektur bus memberikan uang “retribusi” kepada petugas, menurutnya bukan hanya pegawai dari dishub DKI Jakarta, namun juga terkadang kepada oknum kepolisian, dan besarannya berkisar mulai dari Rp. 20 ribu hingga Rp. 100 ribu, tergantung dari kondisi jumlah penumpang banyak atau tidak.

Namun si pedagang yang masih muda dan memakai topi ini, begitu tahu jika yang diajak bercerita adalah wartawan dari media ini, langsung mengangkat dagangannya pamit seperti orang ketakutan tanpa mau menyebut namanya.

Menurut Kepala Seksi Gakkum Dishub DKI Jakarta, August F. Yang diwawancarai di terminal Kampung Rambutan, dirinya mengakui jika hal tersebut pasti saja terjadi, mengingat kondisi kemacetan yang disebabkan oleh bus-bus yang mengambil dan juga angkutan kota yang menurunkan penumpang bukan pada tempatnya, tidak ditindak ataupun diusir.

“Kami sudah berusaha untuk menempatkan petugas di daerah tersebut, namun selalu saja ada angkutan yang bandel ketika petugas pergi,” ujarnya, persoalan “upeti” August juga tidak menepis, namun dirinya meminta agar pihak-pihak yang mengetahui atau merasa dirugikan agar bisa mencatat nama petugad dan lebih baik lagi jika ada foto atau video sebagai alat bukti untuk ditindak tegas.

“Mental para oknum menyebabkan masalah tersebut tidak bisa selesai, kami berharap persoalan ini akan segera kami selesaikan,” pungkas August yang sedang melakukan peninjauan kondisi arus balik mudik di terminal Kampung Rambutan.

(Jall)


Semua berita terbaru akan terus disajikan dalam blog brainbodymind, selamat membaca, dan jangan lupa untuk terus berlanganan blog ini.

dead1.png
Modified warriors, pixel art spaceships, and cartoon ghosts are all share the stage in this collection of Screenshot Saturday Highlights.

Dead End Job
Ant Workshop | PC, PS4, Xbox One | 2018
You're supernatural pest control in Dead End Job. That means wielding your trusty vacuum and other weapons to remove ghosts from increasingly challenging arenas.
dead2.jpg

Failure
Dream Harvest Games | PC, Mac, Linux, Xbox One | 2018
Combining cyberpunk and RTS, Failure pits virtual megacorps against each other through tactical battles and hacking abilities that change the environment itself.
failure.png

The Mind's Eclipse
Donald Campbell | PC, Mac, Linux | Summer 2017
In The Mind's Eclipse's bleak utopia, you must rely on a mysterious AI to find your lost family. Adventure game structure means you'll have to talk with inhabitants and solve puzzles to get further into the game's dark narrative
mind.jpg

Thyrian Defenders
Slynyrd | iOS, Android | 2017
Sci-fi shooter Thyrian Defenders promises frenetic bullet hell action, complete wth upgrades and ability modifications, with a fleshed-out narrative following the titular team of alien warriors.
defend.png

Beacon
Monothetic | PC, Xbox One
Using genetic modifcation, you can mold your DNA in roguelite shooter Beacon; death results in a new modified clone with special generic abilites and a powerful arsenal of guns and technology to destroy your alien and robotic foes
beacon.jpg



from IndieGames.com http://indiegames.com/2017/06/screenshot_saturday_highlights_51.html
via IndieGaming, visit and read the original first posting to get complete and more detail about this article, support the independence Gaming , Enjoy

Screenshot_2017-06-29-11-12-36_1

PB, JAKARTA – Beberapa pengemudi Ojek online berjejer di pinggir jalan masuk terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur, pemandangan ini menjadi biasa dikarenakan arus balik dari mudik warga DKI Jakarta yang masuk mulai berdatangan melalui Bus luar kota yang melalui terminal utama pada lebaran tahun ini.

“Saat ini terminal kampung rambutan menjadi terminal utama, dikarenakan terminal pulau gebang yang direncanakan menjadi terminal utama belum bisa dioperasikan,” ujar Emirald August Kepala Terminal Kampung Rambutan, yang diwawancarai di sela-sela kegiatannya memantau secara langsung arus balik.

Bahkan Emirald sendiri tidak sempat menikmati suasana lebaran dengan keluarganya di Bogor, dan Emirald tidur di ruangannya yang juga menjadi ruang kerjanya langsung. Sementara itu pegawai lainnya juga merasakan hal yang sama, bahkan bantuan dari pegawai dishub dari terminal lainnya di perbantukan ke terminal Rambutan juga tidak bisa merasakan libur sejak masuk pada H-9 hingga berita ini diturunkan.

“Kami merasakan para penumpang sangat membutuhkan keberadaan petugas, karena hampir setiap menit ada saja yang bertanya arah dan tujuan mereka,” ujar pegawai Dishub yang diperbantukan dari Terminal Blok M yang merasa bangga membantu para penumpang di terminal.

Saat ini jumlah penumpang yang memasuki terminal kampung rambutan, sudah mulai berdatangan, bus-bus yang mendominasi masih dari sekitar Pulau Jawa, khususnya dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Bus yang masuk dari wilayah jawa tengah, seperti Pekalongan, Tegal, Solo, Wonosobo dan Yogyakarta, untuk Jawa Barat, dari Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Cikampek Serang dan Banten,” ujar Emirald memberikan keterangan.

Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, arus jumlah kedatangan penumpang tahun 2017 sedikit berkurang. Tahun 2016 pada H+2 jumlah bus sebanyak 642 dengan jumlah penumpang 23.470 sementara pada H+2 tahun 2017 jumlah bus sebanyak 710 dan jumlah penumpang 22.472.

“Perkiraan jumlah penumpang akan naik signifikan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, karena efektivitas waktu kerja sudah dimulai,” ujar salah satu pegawai dishub yang mendampingi Emirald.

(Jall)


Semua berita terbaru akan terus disajikan dalam blog brainbodymind, selamat membaca, dan jangan lupa untuk terus berlanganan blog ini.


Saat ini ada indikasi Islamophobia ada di tubuh Polri dengan adanya peluncuran video berjudul “Kau adalah Aku yang Lain” melalui Facebook Divisi Humas Mabes Polri.

“Stlah mencermati apa yg dilansir div humas tntang tolransi ternyata bibit “radikal” islamiphobia ada dlm tubuh POLRI ada apa POLRI dg Islam,” kata Menteri Era SBY, MS Kaban di akun Twitter-nya @hmskaban.

Kata MS Kaban, baru kali ini, Polri di bawah Jenderal Pol Tito Karnavian terjadi Islamphobia.

“Mengikuti KaPOLRI sjk zaman alm Anton Sujarwo sampai Sutarman blm pernah trjadi institusi POLRI terlibat nuansa Islamicphobia,benar2 ada apa,” tulis MS Kaban.

Sebuah film pendek yang menjuarai kategori film pendek dalam Police Movie Festival IV 2017, sebuah kompetisi yang diselenggarakan Polri bagi para pelaku kreatif perfilman, mengundang kontroversi di media sosial. Film pendek berjudul “Kau Adalah Aku yang Lain” itu dinilai menyudutkan umat Islam.

Police Movie Festival kali ini mengusung tema “Unity in Diversity”, sebuah tema yang erat kaitannya dengan persatuan dalam perbedaan (Bhinneka Tunggal Ika). “Kau Adalah Aku yang Lain”, film karya sutradara asal Semarang, Anto Galon, juga memiliki ‘nafas’ yang sejalan dengan tema tersebut.[sn]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/menteri-era-sby-islamophobia-ada-di.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Film pendek "Kau adalah Aku yang Lain" terus mendapat kecaman dari warganet. Selain dianggap menyudutkan Islam, film yang diunggah akun twitter @Divhumaspolri itu juga dinilai menjelekkan rumah sakit dan petugas kesehatan.

Berikut analisis cerdas dari seorang warganet soal film yang disutradarai Anto Galon tersebut.

Video yang dibuat oleh seseorang bernama Anto Galon dan menjadi terkenal karena diunggah oleh akun Divisi Humas POLRI di facebook dan sekarang ramai dikritik karena tendensinya yang menyudutkan umat Islam itu sebenarnya punya sisi lain, yang tidak kalah kontroversialnya.

Dalam pandangan saya, video ini tidak hanya menyudutkan umat Islam, tapi sekaligus juga menyudutkan RUMAH SAKIT dan PETUGAS KESEHATAN.

Justru, adegan yang menyudutkan Rumah Sakit itu tampil lebih dulu daripada penyudutan umat Islam.

Video ini dibuka dengan adegan ketika satu pasangan suami-istri diantar seorang anggota POLRI membawa anak balitanya ke RS.
Mereka menuju ke Poli Rawat Jalan RS (bukan UGD) sehingga harus mengambil nomor antrian. Nomor yang didapat adalah nomor 27, padahal saat itu pasien yang mendapat giliran pelayanan baru sampai nomor 11.

Mungkin Sang Bapak merasa anaknya sudah dalam kondisi parah, sehingga ia menemui petugas RS untuk meminta agar anaknya didahulukan.
Petugas menolak dan mengatakan, "Maaf, Pak. Ini sudah peraturan."

Adegan ini tergambar begitu miris, tragis, dan ironis, ketika seorang pasien anak-anak yang sakit parah harus pasrah menunggu antrian.

Pembuat video kemudian menampilkan "pahlawan" yaitu seorang pasien dengan nomor urut 12 yang bersedia menukarkan antriannya dengan anak tsb.

Teman-teman, ada yang melihat keanehan dalam adegan ini?

Iya, bagi orang yang sehari-harinya tidak berkecimpung di lingkungan RS mungkin tidak segera melihat keanehan ini.

(1)
Pasien sakit berat/gawat seharusnya mendaftar ke Unit Gawat Darurat (UGD) atau Emergency Unit yang ada di tiap RS. Di UGD TIDAK ADA NOMOR ANTRIAN.
Pasien akan segera dilayani sesuai tingkat kegawatannya masing-masing, bukan soal siapa yang duluan datang.

Bagaimana mungkin seorang POLISI tidak bisa membedakan antara Poli Rawat Jalan dan UGD? Bagaimana bisa dia salah mengantar pasien tsb ke Poli dan bukannya UGD?
Secara tidak langsung, pembuat video ini menggambarkan betapa bodohnya petugas kepolisian di Indonesia.

Menurut saya sih jelas bukan polisi kita yang bodoh, melainkan pembuat video ini yang 'kurang piknik'. Dia bikin video tapi tidak melakukan riset dulu bagaimana sebenarnya seluk-beluk pelayanan di RS.

Tapi yang lebih mengherankan, bagaimana bisa sebuah video yang menggambarkan polisi Indonesia jadi tampak bodoh begini memenangkan penghargaan di Police Movie Festival dan mendapat kehormatan diunggah di akun fb Divisi Humas POLRI?

(2)
Dan HERO-nya adalah pemilik no.12! Sedangkan petugas RS tergambar bagai iblis yang tidak punya perikemanusiaan!
Bagaimana seorang PETUGAS KESEHATAN tidak peduli dengan parah-tidaknya kondisi pasien, dan bisanya cuma bilang, "Maaf Pak, ini sudah peraturan."?







Semua RS punya Unit Gawat Darurat, dan gunanya memang untuk mengatasi hal-hal semacam ini. Petugas Kesehatan yang menemui kasus pasien gawat di Poli tinggal bilang saja, "Pak silakan pasiennya dibawa ke UGD, di sana tidak perlu nomor antrian." Gampang, kan?!
Pasien no.12 pun tidak perlu repot-repot berkorban untuk jadi pahlawan.

Kejadian sehari-hari yang umum terjadi adalah pasien semacam ini akan diantar petugas kesehatan ke UGD.
Mas Anto Galon yang bikin video ini pasti tidak tahu karena tidak pernah nongkrong di RS. Dia membuat video hanya berdasarkan khayalan dan prasangkanya sendiri.

Dan herannya, video tanpa riset yang hanya berdasar khayalan dan prasangka ini bisa menang menjadi JUARA di Police Movie Festival!

#indonesiahebat

Menjawab wawancara sebuah media, Anto Galon menjawab bahwa ia mendapat ide membuat video tsb ketika menemui kejadian sebuah jalan ditutup karena ada acara pengajian. Lalu terpikir olehnya bagaimana seandainya ada ambulan yang mau lewat.

Nah.

Anda bisa memahami bagaimana cara berpikirnya? Apa isi benaknya?

Ya, isi benak yang dipenuhi prasangka negatif, kemudian diolah dengan khayalan tingkat tinggi, dipadu dengan kemalasan untuk melakukan riset terhadap fakta yang terjadi sehari-hari di sekitarnya.

Jalan ditutup karena ada kegiatan masyarakat, bukankah itu kejadian lumrah dan sering?! Biasanya juga harus mengurus surat izin dari instansi kepolisian setempat untuk bisa menutup jalan selama waktu tertentu.
Dan perhatikan, kegiatan apakah yang paling sering menutup jalan? PENGAJIAN-kah?

Silakan lakukan riset, cari tahu kegiatan apa yang paling sering menutup jalan.
Kalau dari pengamatan saya sehari-hari, yang paling sering menutup jalan itu adalah kegiatan sosial seperti kawinan, khitanan, agustusan, dll. Hampir tiap bulan ada, bahkan kadang bisa lebih dari sekali.
PENGAJIAN mah jaraaang. Setahun ada sekali pengajian akbar di satu kampung itu sudah hebaaat.

Walaupun sering, kegiatan sosial yang menutup jalan itu tidak membuat mas Anto Galon 'ngeh'. Tapi begitu ada satu kali PENGAJIAN menutup jalan, langsung KRIIIIING! Alarm dalam otaknya berdering keras. Sontak terpikir, "Bagaimana kalau ada ambulan mau lewat?"

Cling! Dan jadilah video itu.

Thing! Dan jadi juara.

Aduh, saya sih takutnya di masyarakat nanti muncul sangkaan, jangan-jangan memang ada seseorang atau sekelompok orang dalam tubuh kepolisian kita yang cara berpikirnya sejalan dengan orang-orang seperti Anto Galon ini....
Kalau tidak, mustahil videonya jadi juara.

Baiklah. Mari kita bantu dengan doa.

Semoga Allah Subhannahu wa Ta'ala melimpahi kita semua dengan ampunan, rahmat, dan hidayah, sehingga bangsa kita senantiasa dijauhkan dari segala bencana, fitnah, dan prasangka buruk antarsesama, seterusnya hingga akhir zaman. Aamiin ya Robbal 'Alamiin.

Minal aidin wal faizin.
Mohon maaf lahir dan batin.

Wallahu a'lam bishshowwab.

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/selain-menghina-islam-film-kau-adalah.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Polri mendapatkan cercaan dari Warganet usai mengunggah film pendek berjudul"Kau adalah Aku yang Lain" di akun @Divhumaspolri. Tagar #polriprovokatorSARA menjadi trending topic.

Film yang menjadi pemenang Police Movie Festival itu bercerita soal tidak bisa lewatnya ambulans yang sedang membawa pasien beragama Nasrani karena ada pengajian yang menutup jalan.saat ambulans lewat dan terhalang pengajian yang menutup jalan.

Sontak saja, protes keras berhamburan terhadap film yang disutradarai Anto Galon itu. Warganet meminta pembuat film meminta maaf.

Perilaku institusi Polri ini membuat dada umat Islam semakin sesak. Sebelumnya, perlakuan tak adil kepada umat dilakukan pollri. Mulai dari penangkapan ulama, terorisme, penghadangan aksi bela Islam dan sebagainya.

Berbagai tindakan tersebut mengingatkan kita pada sebuah hadits Rasulullah saw.

"سَيَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ شَرَطَةٌ، يَغْدُونَ فِي غَضِبِ اللَّهِ، وَيَرُوحُونَ فِي سَخَطِ اللَّهِ، فَإِيَّاكَ أَنْ تَكُونَ مِنْ بِطَانَتِهِمْ".

"Akan datang di akhir zaman adanya polisi yang di pagi hari di bawah kemurkaan Allah, dan sore harinya di bawah kebencian Allah. Hati-hatilah kamu menjadi bagian dari mereka."
(HR. Ath Thabarani dalam Al Kabir No. 7616. Imam Al Munawi mengatakan: shahih. Lihat At Taisir bi Syarh Al Jaami’ Ash Shaghiir, 2/192)

Imam Al Munawi mengatakan Syurthah (polisi) di sini adalah a’wanus sulthaan (pelindung penguasa). Beliau juga menjelaskan, -mengutip dari An Nihayah- bahwa polisi dinamakan Syurthah, karena mereka memiliki tanda (‘alamaat) untuk mengenalinya, dan juga keberadaannya sebagai asyraatus saa’ah (tanda-tanda datangnya kiamat).
(Faidhul Qadir, 4/169)

Apakah yang dimaksud Rasulullah saw adalah kondisi polri hari ini di Indonesia?

Wallahu'alam bishshowab

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/kondisi-polisi-di-akhir-zaman-ini-kata.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Sikap tegas disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak terkait film pendek berjudul "Kau adalah Aku yang Lain". Dahnil meminta Polri menarik video tersebut.

Menurutnya, terlihat jelas ada upaya stigmanisasi umat Islam dalam film berdurasi 7 menit itu. Ironisnya, upaya stigmanisasi tersebut justru mendapat legalisasi dari aparat Kepolisian dengan pemberian label juara dan turut menjadi penyebar video tersebut.

"Untuk itu, saya meminta Polri untuk segera menarik video ini dan menghukum panitia (Police Movie Festival IV 2017)," tegasnya seperti dilansir RMOL.

Film yang disutradarai Anto Galon itu diunggah akun twitter @Divhumaspolri. Film tersebut merupakan juara Police Movie Festival IV 2017.

Polri mendapatkan cercaan dari Warganet usai mengunggah film pendek berjudul"Kau adalah Aku yang Lain" di akun @Divhumaspolri. Tagar #polriprovokatorSARA menjadi trending topic.

Film yang menjadi pemenang Police Movie Festival itu bercerita soal tidak bisa lewatnya ambulans yang sedang membawa pasien beragama Nasrani karena ada pengajian yang menutup jalan saat ambulans lewat dan terhalang pengajian yang menutup jalan. (Kur/Wajada)

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/sikap-tegas-ketua-pp-muhamnadiyah-polri.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

caveblazers1.jpg
Have you ever noticed how stingy some games can be when it comes to feeding you new, interesting things to see and do? Unlocking new stuff can feel like an uphill climb sometimes, making you fight for every scrap, every discovery. Not Rupeck Games' Caveblazers, though! In the beginning, every new run feels like Christmas, rewarding you with exciting new sights, gameplay options, and ridiculous attire. You just have to love this game for its generosity.

Comparisons to Derek Yu's Spelunky are, of course, inevitable. As an intrepid adventurer, you explore procedurally generated caves on the quest for fame and fortune. However, what sets Caveblazers apart is its pace. With its hectic, sometimes messy, fights and its huge arsenal of weaponry, the game feels much more like a proper action platformer.

Wielding both a meleee weapon and a fast-firing bow with unlimited ammunition, you take on hordes of enemies hell-bent on making you their next meal. Every couple of stages there are boss fights against extra large foes who feel just a tad too bullet-spongy for my taste. But then, I may just be frustrated by their difficulty, so don't mind my complaints here.

The rest should feel familiar for friends of the genre: deep into the earth you go, hacking and slashing onwards, discovering runes, weapons, and mysterious new powers along the way. What will happen if you quaff this brown potion? Only one way to find out. (It's probably poison. It always is.) You know the drill.

And this is where we circle back all the way to the beginning. Caveblazers works particularly well because it showers you with gifts and new stuff to discover, keeping you motivated throughout. For instance, unlockable traits allow you to completely change the gameplay. You can make your bow attack stronger, but you lose your melee weapon. This is stuff that makes you go "okay, let me try this real quick" and before you know it, you just put another couple of hours into the game.

While Caveblazers has a whole lot of extra features already, one thing I'm particularly looking forward to is its two-player co-op mode which will be released soon. Until then, daily runs with special modifiers and a truckload of other neat options should keep you busy. ...And dressing up in those ridiculous outfits, of course.

You can purchase Caveblazers from the Humble Store or Steam for $9.99. For more information, visit the game's website or follow developer Will Lewis on Twitter.



from IndieGames.com http://indiegames.com/2017/06/caveblazers.html
via IndieGaming, visit and read the original first posting to get complete and more detail about this article, support the independence Gaming , Enjoy


Menteri berinisial LBP dan kelompok Kristen di Istana diduga memutus dialog GNPF MUI dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Mata rantai yang memutus dialog GNPF MUI dan Presiden @jokowi itu, diduga sosok seperti LBP dan kelompok Kristiani di Istana,” kata Dosen Universitas Negeri Jakarta (UIN) Jakarta, Edy A Effendi di akun Twitter-nya @eae18.

Menurut Edy, GNPF MUI dialog dengan Presiden Jokowi agar bisa melakukan konsolidasi.

“Itulah kenapa @GNPF_MUI mengajak dialog dengan presiden secara langsung dan punya akses langsung agar bisa konsolidasi,” jelas Edy.

Ia mengatakan, Istana yang mengundang GNPF MUI untuk melakukan dialog.

“Mohon maaf saya ingin menulis, sebenarnya yang mengundang GNPF MUI itu pihak Istana. Tapi di publik, skenario berubah. Dibalik,” ungkapnya.

“Sebagai alumnus 212, saya hargai Pak @jokowi ingin temu kangen dengan para sahabat dari @GNPF_MUI. Selamat Pak. Mengundang mereka ke Istana,” pungkas Edy.[sn]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/dosen-uin-jakarta-lbp-kelompok-kristen.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Sebuah video yang diunggah akun FB DivHumas Polri pada tanggal 24 Juni 2017 lalu menuai kecaman luas netizen.

Film singkat berdurasi 7 menit 41 detik ini ternyata pemenang Police Movie Award 2017 hasil karya sutradara Anto Galon yang berjudul “Kau Adalah Aku yang Lain”.

Pria bernama asli Sugiyanto yang akrab disapa Anto Galon adalah warga asli Genuk Krajan, Kelurahan Tegalsari, Candisari, Semarang.

Kecaman netizen karena film ini menggambarkan Umat Islam tidak toleran terhadap non-muslim. Umat Islam yang difilm tsb digambarkan sosok berjenggot menghadang ambulance yang membawa pasien Non-Muslim yang lagi kritis dan tidak boleh lewat karena ada pengajian.

Sungguh FITNAH yang luar biasa keji terhadap Umat Islam digambarkan tidak toleran, tidak punya hati. Sungguh penggambaran yang sangat biadab yang jauh dari REALITA FAKTA dan BUKTI dimana bahkan saat Umat Muslim melakukan Aksi-Aksi Bela Islam mereka tetap menghormati Non-Muslim, mengawal memayungi dan mengantar pasangan pengantin Non-Muslim yang hendak menikah ke Gereja Katedral.

Bahkan Pastor Aloysius sangat menyesalkan film ini.

“Saya heran, mengapa film ini bisa dishare oleh akun resmi institusi keamanan negara? Ini jahat sekali…,” tutur Pastor Aloysius semalam.

“Saat masih bertugas di Padang, saya kerap mempersembahkan misa di rumah warga yang notabene berada di lingkungan yang didominasi umat muslim. Kadang bahkan sampai menutup jalan. Tapi warga welcome saja, malah ikut membantu,” tuturnya.

Siapakah sosok sutradara di balik video tersebut?

Apa agamanya? Punya agama tidak?

Netizen penasaran sosok Anto Galon. Dan TERYATA dari penelusuran netizen ditemukan kicauan Anto Galon di twitter yang sangat mengejutkan.

Dalam salah satu twitnya Anto Galon menyatakan Yang menyuruh orang sholat adalah orang yang paling berdosa.

“Yg menyuruh orang sholat adalah orang yg plng berdosa…,” demikian kicau akun @antogalon.

Yg menyuruh orang sholat adalah orang yg plng berdosa…




from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/twit-anto-galon-sutradara-film-yang.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.
Powered by Blogger.