Puluhan polisi khusus kereta (Polsuska) yang bertugas di wilayah kerja PT KAI daops 7 Madiun ternyata adalah eks prajurit TNI terlatih. Mereka menjadi anggota polsuska PT KAI lantaran sudah ada kerjasama antara panglima tinggi TNI dengan PT KAI.
Manajer Humas PT KAI Daops 7 Kota Madiun, Supriyanto, menjelaskan kerjasama antara TNI dengan PT KAI dalam hal Polsuska selama ini tetap mengedepankan profesionalitas. Artinya, meski sudah ada nota kesepakatan, namun proses rekrutmen Polsuska dari eks prajurit TNI tetap melalui tes.
“Jadi, tidak lantas dengan seenaknya mereka bisa menjadi Polsuska. Kami tetap mengadakan seleksi, melalui tes kesehatan, tes akademik, serta tes kemampuan lainnya,” paparnya ketika ditemui Madiunpos.com di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2015).
Supriyanto menegaskan, pelibatan eks prajurit TNI menjadi Polsuska memiliki sejumlah alasan yang kuat. Pertama, untuk memberdayakan sumber daya manusia yang ada. Kedua, setidaknya, eks prajurit TNI memiliki kemampuan yang mumpuni dalam hal pengamanan.
“Alasan ketiga karena PT KAI tak boleh memakai sistem pengamanan dari luar. Kita ingin pengamanan organik. Mereka ini adalah eks prajurit TNI setingkat bintara,” paparnya.
Selama ini, Polsuska berasal dari pihak ketiga atau outsourcing. Mereka adalah masyarakat sipil yang dibina oleh Polda untuk dipersiapkan menjadi tenaga sekuriti.
“Statusnya adalah kami menyewa sekuriti kepada pihak ketiga. Namun, setelah ada kerjasama dengan Panglima TNI, maka tenaga Polsuska langsung dari eks prajurit TNI,”paparnya.
Sumber: solopos
from Suaranews http://ift.tt/1CCox3r
via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself