Sebanyak 17.520 sekolah yang ada di Indonesia belum tersambung dengan aliran listrik. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membentuk gugus tugas untuk mempercepat penyediaan listrik di sekolah-sekolah tersebut.
Menteri ESDM Sudirman Said di Jakarta, Jumat mengatakan dalam satu minggu ke depan, pihaknya bersama Kemendikbud akan melakukan verifikasi ketersediaan listrik di sekolah-sekolah tersebut. “Dari hasil verifikasi, kami akan lakukan langkah cepat sesuai kondisi yang ada agar sekolah-sekolah tersebut segera terlistriki,” katanya dalam jumpa pers yang didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.
Sementara, Anies mengatakan juga mengajak partisipasi publik untuk menginformasikan ketersediaan fasilitas sekolah. “Jadi, ini gerakan bersama antara Kementerian ESDM, Kemendikbud, dan masyarakat,” katanya.
Data yang dikantonginya menyebutkan, dari dari 208.000 unit sekolah yang ada, jumlah SD dan SMP yang belum terlistriki mencapai 74.992 unit dan SMA/SMK 2.528 unit. Sementara, berdasarkan lokasi, jumlah sekolah terlistriki terendah ada di Papua 55 persen, disusul Sulbar 63 persen, Papua Barat 66 persen, NTT 70 persen, dan Kalbar 71 persen.
Sumber: geotimes
from Suaranews http://ift.tt/1AYEoUN
via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself