Halloween party ideas 2015


Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alis Ahok diyakini kerap menggunakan strategi perang palsu selama berkiprah di ibu kota. Pria yang akrab disapa Ahok itu merekayasa sebuah ancaman yang kemudian dimanfaatkan untuk menarik simpati publik atau memuluskan kepentingan politiknya. Dia berpura-pura

Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga mengatakan, strategi perang palsu ini sering muncul dalam sejarah konflik dunia. Contohnya, pada 1931 tentara Jepang menyamar dan meledakkan rel KA miliknya sendiri di Mukden. Insiden ini kemudian dijadikan alasan untuk menyerbu dan menjajah Manchuria.

Perang palsu ala Ahok, lanjut Rico, dilancarkan kepada Gerindra. Partai besutan Prabowo Subianto itu tidak punya masalah dengan Ahok, bahkan mempromosikan Ahok menjadi wakil Jokowi pada Pilgub 2012. “Tetapi Ahok tahu bisa dapat simpati Jokowi dan para pendukungnya kalau mau menginjak Gerindra,” ujar Rico.

Perang palsu lainnya adalah sesumbar hebat antipartai (deparpolisasi). Di sini Ahok mau ambil simpati dari orang-orang yang kecewa kepada parpol. “Lagi-lagi sesumbar mau kumpulkan dukungan sejuta orang dan maju sebagai independen. Kenyataannya palsu. Sejuta pendukung yang dia klaim tidak pernah diverifikasi. Ahok berbalik menyatakan akan maju dari partai,” beber dia.

Kini Ahok mengulang lagi perang palsu dengan mengangkat isu ‘tidak cuti demi menyelamatkan APBD’. “Kembali dia melontarkan tuduhan bahwa DPRD koruptor dan sedang mengincar APBD. Kalau dia tidak awasi maka APBD akan diisi oleh proyek-proyek titipan,” tambah Rico.

Dengan mengatakan hal itu, sambung Rico, Ahok sesungguhnya menyatakan ketidakpercayaan kepada sistem e-budget, wakil gubernur, DPRD, partai-partai, dan seluruh jajaran birokrasi di Pemprov DKI. “Seakan akan semuanya tidak mampu bekerja, mengawasi, bermental maling. Ahok menyatakan diri sebagai satu-satunya penyelamat. Ia mendeklarasikan diri sebagai superhero, satu-satunya orang yang dapat menyelesaikan semua masalah,” kata Rico.

Menurut Rico, Gubernur Ahok seharusnya menyadari bahwa satu-satunya masalah adalah dirinya sendiri. “Ada arogansi ‘I am the chosen one’ pada dirinya. Lebih dari itu, saya mencium aroma kegilaan ‘Nero’ yang membakar Roma. Atau teriakan The Mad King, Aerys Targaryen, dalam Game of Thrones. Dalam kegilaannya itu menganggap semua orang akan mengkhianati dirinya, hingga seolah-olah muncul kalimat ‘Burn Them All,” pungkas Rico. (rul/dil/jpnn)

from Muslimina http://ift.tt/2beOJdf
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.