Halloween party ideas 2015

pampers

PB, Jakarta – Persoalan bantuan yang ditujukan kepada warga Suriah dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) foundation, yang dianggap dan dibuat menjadi bahan untuk memfitnah GNPF-MUI yang diketuai Ustad Bachtiar Nasir, menjadi persoalan tersendiri, ketika pihak kepolisian dalam sebuah keterangan persnya pada hari senin (26/12).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Humas Mabes Polri, Brigjend Rikwanto mengakui jika persoalan dana yang berasal dari masyarakat, adalah hak masyarakat untuk diberikan atau disalurkan kepada siapa, hanya saja persoalan pengiriman tersebut apakah ditujukan benar atau tidak. Sambil menambahkan jika persoalan ini baru diketahui sebatas informasi melalui media sosial.

Sementara itu, selain mengetuai GNPF-MUI ternyata Bachtiar Nasir juga sebagai penanggung jawab dari IHR sendiri, hal inilah yang dikaitkan oleh para pembenci Ustad Bachtiar Nasir. hingga Sumbangan yang masuk ke GNPF-MUI dianggap oleh pembenci Bachtiar Nasir, dikirimkan kepada sebuah kelompok yang bersitegang dengan Pasukan Pemerintah Bashar Al Assad, yang diklaim oleh pembenci Ustad Bachtiar adalah kelompok ISIS.

IHR sendiri sudah mengeluarkan pernyataan terkait dengan tuduhan dan fitnah yang dilontarkan kepada mereka, selain itu banyak kemungkinan yang terjadi di lokasi hingga bantuan tersebut bisa sampai ke tangan para pemberontak, dan lari meninggalkan bantuan yang ditumpuk usai diserang dan kalah oleh serangan pasukan pemerintah Bashar Al Assad.

Sementara itu dari video yang diunggah ke Youtube, tampak sebuah keganjilan ketika beberapa tumpukan dan bantuan yang dikumpulkan oleh warga ternyata berisi pampers, merek Royal baik untuk anak-anak maupun untuk wanita dewasa.

“Sekarang yang jadi pertanyaan, pemberontak mau ngapain dengan pampers itu ?” ujar Abdullah Kelrey Ketua Indonesian Youth Solidarity tersenyum. Dullah sendiri tidak memiliki data terkait dengan bagaimana hingga bantuan tersebut bisa sampai ke tangan para pemberontak. Namun menurut perkiraan Dullah bantuan tersebut kemungkinan diambil oleh pihak pemberontak dari IHR dan organisasi bantuan lainnya, tanpa disadari oleh organisasi pemberi bantuan, karena pasukan yang melawan pasukan Bashar tidak terdeteksi siapa dan darimana.

“Selama ini kita tahunya sesuai dengan keterangan yang dibuat oleh pemerintah Bashar dengan sekutunya, Rusia dan Iran jika yang mereka perangi adalah ISIS,” ujar Dullah, sementara yang menjadi korban justru warga setempat, bahkan anak-anak menjadi korban kebrutalan pasukan Bashar dan serangan Bom dari pesawat milik Rusia.

(jall)


Semua berita terbaru akan terus disajikan dalam blog brainbodymind, selamat membaca, dan jangan lupa untuk terus berlanganan blog ini.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.