PB, Jakarta – Seorang Purnawirawan Letnan Jenderal dari TNI AD merasakan keanehan dalam negeri Indonesia, setelah tiga tahun menjalani masa pensiunnya, sebagai seorang sipil.
Letjen (Purn) TNI H. Geerhan Lantara, ketika masih berpangkat Mayor pernah mengalami luka tusuk ketika terjadinya peristiwa Santa Cruz Dili. Geerhan menumpahkannya dalam bentuk tulisan, dengan judul “Aku Merasa Asing Di Negaraku Sendiri”.
Bahkan tulisan mantan Panglima Kodam Tanjungpura, Kelahiran Pare-Pare Sulawesi Selatan ini, lebih tepatnya menunjukkan kemarahan beliau, ketika persoalan Ahok justru mwmbuat negeri yang dicintainya menjadi gaduh, dan harus mengeluarkan energi yang tidak sedikit.
Berikut isi tulisan Geerhan Lantara yang dikirimkan ke redaksi melalui media sosial.
“AKU MERASA ASING DI NEGARAKU SENDIRI.”
Akhir akhir ini saya merasa asing di negeriku. Setelah memasuki tahun ke3 pensiun dari pengabdian di TNI, ada penistaan Alquran begitu sulit untuk ditersangkakan, bahkan karena sulitnya membuat negeriku banyak mengeluarkan energi harus melibatkan banyak pakar, banyak modal yang sebenarnya bukan hal yang harus jika kesamaan hak warga negara dimata hukum diterapkan secara adil.
Lalu saya bertanya benarkah reaksi umat Islam terhadap penistaan Alquran ada kaitannya dengan politik, ternyata tidak benar sebab kalau hanya soal politik umat Islam tidak akan menyatu.
Apakah karena pelaku non muslim juga ternyata tidak, sebab banyak kawan saya non muslim , memahami perasaan umat Islam dan mengakui bahwa patut jika umat Islam tidak dapat menerima penistaan Alquran, lalu apakah karena pelaku penistaan dari etnis CINA ternyata juga kurang benar karena banyak dari kalangan etnis Cina pun merasa bahwa tindakan penistaan Alquran memang tidak pantas dilakukan.
Lalu dengan berbagai disiplin ilmu dilakukan pengkajian apakah dalam ucapan ahok terjadi penistaan Alquran ( surat almaidah 51), terbukti .
Lebih jauh dari itu saya semakin bingung, apa benar negeri dalam keadaan bahaya? Karena tiba tiba saja banyak kalangan meneriakan slogan persatuan , kebhinekaan harus dijaga. Dijaga karena apa dan siapa yang akan merusaknya.
Tuan-tuan penguasa buka mata dan telinga dengar kata rakyat , permintaan kami sangat sederhana, jangan biarkan penistaan terhadap Alquran , juga terhadap kitab suci lainnya, hentikan menyebar kebencian antar sesama anak bangsa.
Lakukan dengan kekuasaan kalian, tapi jangan pilih kasih, jangan lagi menganggap pribumi ini tidak paham.
Jika ahok ditahan untuk mempertanggungjawabkan ucapannya, saya tidak percaya kalau Indonesia akan runtuh, Ini bukan soal politik tapi ini soal penistaan terhadap keyakinan umat Islam. Ingat kami juga punya hak dan kewajiban atas NKRI . BAGIMU NEGERI JIWA RAGA KAMI
Semua berita terbaru akan terus disajikan dalam blog brainbodymind, selamat membaca, dan jangan lupa untuk terus berlanganan blog ini.

Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself