Halloween party ideas 2015

TURKY

(PB) – Kasus Penistaan Agama Ahok Telah di Vonis  bersalah dengan hukuman dua tahun penjara dan langsung di Tahan Masuk Penjara, keputusan  yang dibacakan oleh  majelis hakim kasus penistaan agama terhadap Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) rupanya mendapat reaksi dari dunia internasional.

Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Pemerintah Indonesia mengkaji kembali hukum penistaan agama yang dijatuhkan kepada Ahok. Dewan HAM PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok.

“Kami prihatin atas hukuman penjara yang dijatuhkan kepada Gubernur Jakarta atas dugaan penistaan melawan Islam. Kami meminta Indonesia untuk meninjau kembali hukum penistaan tersebut,” kicau Dewan HAM PBB di akun twitter resmi milik mereka @OHCHRAsia, Selasa (9/7).

Reaksi juga datang dari parlemen Belanda. DPR negeri kincir angin itu bahkan meminta Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders mengemukakan kekhawatiran parlemen kepada Uni Eropa agar Ahok bisa mendapat dukungan dari masyarakat Benua Biru.

Diberitakan Telegraph versi Belanda, Rabu (10/5), yang pertama kali mengusulkan hal ini adalah Jol Voordewind, anggota parlemen Serikat Kristen atau Christian Union. Usulannya tersebut didukung sebagian besar anggota parlemen lainnya, terutama dari partai CDA, PVV, SP, SGP, VVD, GroenLinks, PvdA dan D66.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun angkat bicara atas protes negara-negara barat itu. Dia meminta mereka mengurus masalah negaranya masing-masing dan tak ikut campur urusan dalam negeri Indonesia.

“Mereka itu ngawur tahu apa mereka tentang Indonesia. Mereka urusin saja negara masing-masing itu negaranya saja enggak beres kok. Jadi enggak usah ikut campur urusan dalam negeri dan urusan hukum di Indonesia apalagi negara itu Belanda dan sebagainya,” kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin.

Tak cukup di situ, Fadli balik menyindir negara-negara Uni Eropa yang sebenarnya justru sering melakukan diskriminasi terhadap warga negara mereka sendiri.

“Itu kan mereka yang intoleran kan mereka yang banyak sekali melakukan diskriminasi kepada warga negara mereka sendiri. Amnesty international ini apa mengerti apa dia urusin aja itu Aleppo Libya, Irak dan sebagainya,” tegasnya.

Ancaman negara Eropa tersebut memantik kemarahan rakyat Turki yang selalu mengikuti perkembangan kasus Ahok melalui media.

“Saya baca berita di Turki beritanya tentang masyarakat Jakarta berdemo karena gubernur pernah melakukan hal yang tidak sopan terhadap Alquran,” ujar salah warga Turki yang enggan disebutkan namanya.

Pemberitaan tersebut menghiasi hampir seluruh media di Turki. Media Turki sendiri, kata dia, mendukung Ahok dipenjarakan. Jika menyangkut agama, ideologi Turki dan Indonesia hampir sama.

Dia mengatakan meskipun di Turki tidak banyak politikus Muslim namun masyarakat di sana akan marah apabila Alquran dihina.

“Ini sifatnya orang Turki, ketika mendengar penghinaan Alquran, mereka pasti marah sekali. Orang Eropa yang tidak mengerti, jangan coba-coba ganggu saudara kami,” kata dia.

Rakyat Turki juga mengapresiasi Front Pembela Islam (FPI) yang selalu aktif menegakkan nahi munkar.

 

Daniel ( Baca Sumber )


Semua berita terbaru akan terus disajikan dalam blog brainbodymind, selamat membaca, dan jangan lupa untuk terus berlanganan blog ini.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.