Halloween party ideas 2015

Udah lama aku bujang
Semua orang nemu magang
Bala bakih reba aku
Semua udah bisi ucu

Setaun ti udah lalu
Aku jadi enggau indu siku
Umur ia biak udu
Nyau setengah umur aku
More On: http://ift.tt/1vwIs1x
Chrs:

Tusah bebini udah tuai
Jadi enggau indu biak
Mimit salah sengki begagai
Baka tepak pinggai di sipak

Perangai ia kelalu nyangkal
Alah nunduk belama
Tiap ari madah pedis pala
Enggai ke dibai aku gawa

Anak nyabak minta tusu
Cun cun jam pukul satu
Ku di keramak lalu di tumpu
Ngerak angkat ngaga tusu

Suba aku endang madah ke nuan
Nuan lalu nguing kediri
Ukai aku ka mai nuan jadi
Nuan mai ku betaban lari

Lirik Lagu Iban: Tusah Bebini Udah Tuai - Ferron Giang


>> Click Here for more Lirik Lagu Iban: Ferron Giang << - http://ift.tt/1vwIs1x



from Lirik Lagu Iban! http://ift.tt/2cHU1KC
via Lyrik Lagu Terbaru Terupdate Song Chart - Song Lyric - Lirik Lagu

Aku rindu meda ke penatai pagi
Aku rindu ninga burung memunyi
Bakanya meh pengerindu di atiku sulu
Ngelamatu, ke nuan siku

Aku sayau ke nuan dara
Enggau nangka pengambis atiku
Seruran ayas nuan di mata ku belama
Kena ku ninduk kediri empu
More On: http://ift.tt/1vwIs1x
Pemadu sayau aku ke nuan sulu
Pemadu rindu rindu selalu
Nuan meh indu ti dikerindu
Ba dalam ati

Ku mai diri ukai ku lari
Belelang bejalai nujah menua orang
Tang bai ati aku bakatu
Telanjur ku nyingkang

Di rumah panjai pan nadai guna
Orang dianti enda ga nyapa
Manah ku mai diri ngatur ke singkang
Ke menua orang

Lirik Lagu Iban: Ku Mai Diri - Igat US


>> Click Here for more Lirik Lagu Iban: Igat US << - http://ift.tt/1vwIs1x



from Lirik Lagu Iban! http://ift.tt/2dM0jxZ
via Lyrik Lagu Terbaru Terupdate Song Chart - Song Lyric - Lirik Lagu


Sebuah acara televisi di Jepang menayangkan tentang tema agama Islam secara komprehensif dalam sudut pandang seorang jurnalis senior negeri itu, Akira Ikegami, yang sering melakukan perjalanan ke Timur Tengah.

Tn. Ikegami, 66 tahun, yang pernah bertemu Syaikh al-Arifi ini memulai penjelasan tentang Islam, yaitu ajaran yang mengikuti Nabi Muhammad (shalallahu 'alahi wasallam) atas wahyu dari Allah untuk disampaikan pada umat manusia.

Ia juga memberi gambaran singkat mengenai perbedaan antara Nabi Muhammad dengan sosok Yesus versi ajaran Kristen.

"Yesus menurut ajaran Kristen diyakini sebagai anak tuhan... Tapi kalau (Nabi) Muhammad hanya manusia biasa. Maka dalam ajaran Islam dilarang menyembah Muhammad.. Dihormati tapi tidak dikultuskan", paparnya.

Tn. Ikegami kemudian menjelaskan berbagai hal, tentang cara masuk Islam dan konsekuensinya (jika murtad), tata cara ibadah Islam, rukun Islam, tradisi beramal dan lain-lain.

Di bagian berikut, kepada audiens Ikegami memberi sedikit gambaran tentang sekte-sekte di dalam Islam yang dikenal publik. Yaitu Muslim Sunni dan penganut Syi'ah.

Menurut pandangannya, itu bisa dipahami dengan analogi adanya perbedaan Katolik dan denominasi lain di dalam agama Kristen (agama yang lebih banyak diketahui oleh masyarakat Jepang).

Sementara perbedaan antara Sunni dan Syi'ah, kata Ikegami, berasal dari perbedaan konsep kepemimpinan.

Sekte Syi'ah meyakini pengganti kepemimpinan pasca wafatnya Nabi adalah Ali bin Abi Thalib dan keturunannya.

[Dimana telah diketahui bahwa golongan Syi'ah imamiyah meyakini adanya imam maksum sebagai penerus ajaran Syi'ah dari Rasulullah (versi mereka), dimana berbeda dengan Syi'ah politik pada masa awal khalifah Ali, -red]

Kembali ke acara TV yang dipandu Tn. Ikegami, ia juga menunjukkan kepada audiens terkait ciri khas ritual Syi'ah yang paling terkenal di dunia. Yaitu menyakiti diri pada hari Asyura untuk memperingati kematian al-Husein.

Video kemudian menunjukkan sekelompok manusia (pemeluk Syi'ah) sedang memukul-mukuli dirinya sendiri untuk mengenang al-Husein.

"Karena itulah mereka menyakiti dirinya sendiri, dengan tujuan merasakan kesakitannya (Husein)..", papar Tn. Ikegami.

Seorang audiens perempuan kemudian bertanya, "Hanya dilakukan laki-laki?"

"Tidak, kaum wanita dan anak kecil juga melakukannya dengan cara masing-masing. Inilah ritual yang dilaksanakan (Syi'ah)", lanjutnya. Dengan tayangan video anak-anak dan perempuan Syi'ah juga memukul-mukul dada maupun kepalanya.

Berbeda dengan Syi'ah, Muslim Sunni atau Ahlusunnah Waljama'ah, tidak mengenal kepemimpinan (maksum) bagi Ali dan keturunannya. Karena menghormati siapapun yang terpilih menjadi pemimpin Muslim (Khalifah).

Jelang bagian akhir acara, kemudian dibahas tentang jilbab atau aturan menutup aurat bagi perempuan Muslim. Seorang audiens perempuan diminta mencoba memakai kerudung.

from Muslimina http://ift.tt/2dCjKcZ
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Badan-badan bantuan memperkirakan bahwa setidaknya ada 100.000 anak yang terperangkap di daerah-daerah yang dikuasai oleh oposisi di Aleppo timur, Suriah.

Tahun ajaran baru dimulai pekan lalu, tapi karena serangan udara pemerintah Suriah dan Rusia menghujan di atas kota terbesar kedua Suriah itu, anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah.

Beberapa siswa, seperti Nidal al-Aboud yang berusia 13 tahun, terpaksa belajar di ruang bawah tanah.

Sekolah Nidal telah hancur, seperti hanya ribuan sekolah lainnya di seluruh Suriah sejak perang dimulai lima setengah tahun yang lalu.

Sekarang kelasnya diselenggarakan di ruang bawah tanah yang temaram dan sempit. Mereka tidak bisa ke luar untuk bermain di waktu istirahat karena serangan udara yang lebih gencar sekarang.

“Saya takut karena pesawat tempur itu menargetkan kami dengan serangan udara. Teman saya terbunuh di lingkungan saya, kami biasa bermain bersama. Sebuah helikopter melemparkan bom barel ke rumahnya dan ia meninggal,” kata Nidal, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Jum’at (30/9/2016).

Ayahnya khawatir dia mungkin satu hari tidak pulang ke rumah.

“Sebagai ayah saya senang ketika saya melihat anak-anak pergi ke sekolah, tetapi karena pengeboman, saya sering merasa bahwa saya mengirimkan anak saya ke tempat tidur kematiannya,” kata Abdulkareem Aboud, ayah Nidal.

from Muslimina http://ift.tt/2dhVVUJ
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Panitia pembangunan Masjid Al Ahdar, Perumahan Green Park, Jalan Boulevard Blok B3, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi melaporkan adanya larangan pengembang untuk membangun masjid di lahan fasos fasum perumahan tersebut.

Menerima laporan pelarangan untuk membangun masjid di lahan fasos fasum tersebut membuat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, murka. Camat Pondok Melati, Ika Indah Yarti, pada Jumat (30/9) menuturkan, persoalan tersebut bermula saat warga Perumahan Green Park menginginkan adanya pendirian masjid di lahan fasos fasum tersebut.

Apa yang harus dilakukan secara administrasi dari pihak warga sudah dilakukan. Seluruh surat-surat dan berkas perizinan sudah tersedia. Mulai dari site plan (izin rencana tapak) sampai dengan SK pendirian masjid sudah dikeluarkan oleh Wali Kota Bekasi. Akan tetapi, pihak pengembang melarang dengan dalih tanah fasos fasum tersebut belum diserahterimakan.

"Menurut dari pihak pengembang, itu sebenarnya merasa belum diserahterimakan, tapi kalau misalnya dari perda yang ada di Pemda Bekasi, site plan merupakan surat hukum (yang) sah perizinannya secara hukum bahwa itu bisa langsung adalah tanah fasos fasum," jelas Ika Indah Yarti, kepada Republika.co.id, Jumat (30/9).
Ika Indah Yarti menambahkan, site plan tersebut sudah dikeluarkan dan ditandatangani. Ia menyatakan Wali Kota Bekasi menginginkan pembangunan masjid tetap berjalan karena tidak ada yang salah.

"Wali menginginkan itu tetap berjalan karena tidak ada yang salah. Untuk mendirikan apa pun selama itu di atas tanah fasos fasum tidak ada masalah," lanjut Camat Pondok Melati ini.

Didampingi Kepala Dinas Tata Kota Bekasi, Koswara, Asisten Pembangunan dan Kemasyarakatan Setda Kota Bekasi, Kariman, serta Camat Pondok Melati, Ika Indah Yarti, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang datang ke lokasi pada Kamis (19/9) kemarin murka setelah mendapati pengembang Green Park melarang pembangunan Masjid Al Ahdar di lahan fasos fasum di perumahan tersebut.

Rahmat Effendi menegaskan, lahan fasos fasum merupakan milik pemerintah. Apabila lahan tersebut hendak dipergunakan untuk kepentingan masyarakat, adalah hak pemerintah daerah memberikannya. Wali Kota meminta warga tetap melanjutkan proses pembangunan masjid tersebut.

"Yang akan dibangun ini rumah ibadah, masjid, jadi saya akan murka bila ada pengembang menghalang-halangi, ini hak pemerintah yang menentukan. Terlebih ada dua kesalahan pengembang yang ada. Tidak ada masalah silakan dibangun Masjid Al Ahdar. Jika pengembang tidak terima, bisa berhadapan dengan hukum," kata Rahmat Effendi.

Lebih lanjut, Wali Kota Bekasi mengatakan, seharusnya pengembang Green Park memberi contoh kepada masyarakat. Jika perlu tidak hanya masjid yang dibangun, tetapi juga gereja, pura, sesuai dengan komitmen Wali Kota Bekasi dalam mewujudkan Kota Bekasi sebagai miniatur Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika.

Pada saat itu juga, Rahmat kemudian menetapkan lokasi fasos fasum perumahan tersebut sebagai tempat pembangunan Masjid Al Ahdar. "Segera keluarkan izin mendirikan rumah ibadahnya, DKM mempersiapkan pembangunannya. Hari ini saya tetapkan tanah fasos fasum ini untuk dibangun masjid Al Ahdar," tegas Rahmat.

Sumber: Republika


from Muslimina http://ift.tt/2cRzmXE
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Tokoh Muda Betawi, Muhammad Rifky alias Eki Pitung murka dengan penayangan video porno di videotron jalan dekat kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Eki Pitung mempertanyakan bagaimana peristiwa memalukan itu bisa lolos dari kontrol Pemda DKI, khususnya Pemkot Jakarta Selatan.

"Sebagai pemberi izin titik iklan dan konten penayangan, Pemda DKI kok bisa lengah? Atau memang ini disengaja?," kata Eki Pitung saat dihubungi TeropongSenayan, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Mantan bakal Cagub DKI ini mengaku tak terima tanah kelahirannya dipermalukan oleh Pemda DKI dengan skandal penayangan vidio haram tersebut.

"Sebagai Ibu Kota Negara, ini adalah kecelakaan besar. Kami sangat kecewa dan menyayangkan kok bisa videotron berkonten adegan porno bisa lolos? ada apa ini dengan Jakarta?," tegas Eki Pitung.

Karena itu, dia meminta agar Pemda DKI segera menyampaikan klarifikasi dan menjelaskannya ke publik serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, khususnya kepada warga Ibu Kota.

"Yang jelas warga Jakarta, anak-anak, orang dewasa semua sudah melihatnya (film porno)," sesal dia.

Eki Pitung juga meminta Pemda DKI agar kedepan lebih berhati-hati dan memastikan skandalserupa tidak terulang lagi.

"Ini sangat menjijikkan dan unmoral. Jakarta harus menjadi kota yang berbudaya dan berakhlak," katanya.‎

Meski begitu, Eki Pitung menambahkan, pemutaran film tak senonoh tersebut juga konsekuensi hukum dan harus dipertanggung jawabkan.

"Ingat, ini skandal jelas melanggar UU 44 2008 tentang Pornografi dan UU ITE. Sehingga bagi siapa saja yang ikut menyebar luaskan dan membuat video atau gambar pornografi harus dikenakan hukuman pidana," bebernya.

"Jadi, Pemda dan agen iklan (reklame) dan pihak Kepolisian harus segera duduk bersama menyelasaikan masalah ini siapa yang harus bertanggung jawab," ujar Eki Pitung.

"Kalau perlu, pecat oknum Pemda yang sudah menyalahgunakan media informasi tersebut, siapapun dia baik Walikota Jakarta Selatan maupun Pihak Dinas Pelayanan Pajak DKI," katanya. (icl)

from Muslimina http://ift.tt/2dLCG8o
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Indonesia dikabarkan telah mengontrak empat kapal pembangkit listrik dari perusahaan Karpowership asal Turki. Kapal bernama Marine Vessel Power Plant (MVPP) itu rencananya segera diberangkatkan secara bertahap menuju Indonesia hingga awal Januari 2016. Sementara, dua kapal pembangkit berkapasitas masing-masing 110 megawatt sudah bisa dikirim ke Indonesia.

“Kesiapan dua kapal pembangkit sudah mencapai 90 persen sehingga pada akhir Oktober 2016 sudah bisa diberangkatkan ke Indonesia,” ujar Koordinator Pengembangan Bisnis Karpowership Group, Sibel Yucel di Istanbul, Turki, Kamis (29/9/2016).

Kedua kapal pembangkit tersebut diberi nama Yasin Bey Karpowership dan Gokhan Bey Karpowership dan masing-masing akan ditempatkan di Ambon dan Lombok. Proses perakitan mesin pembangkit listrik kedua kapal itu disaksikan oleh 18 wartawan dari Indonesia di Galangan Kapal Hatzan, Yelova, Istanbul. Sementara itu, dua kapal lainnya dikerjakan di galangan kapal yang berbeda di sekitar Istanbul.

Kapal pembangkit listrik terbesar yang dipesan Indonesia berukuran panjang 300 meter dengan kapasitas terpasang 470 megawatt untuk ditempatkan di Belawan, Medan. Kapal yang memasuki tahap akhir penyelesaian di Galangan Kapal Sefel itu akan diberangkatkan ke Indonesia akhir Desember 2016. Sementara, kapal serupa untuk tujuan penempatan di Kupang juga diperkirakan selesai awal Januari 2017, namun kapasitas terpasangnya hanya 110 megawatt.

Dikutip dari Antara, Jumat (30/9/2016), Indonesia menandatangani kontrak pembelian listrik dari Karpowership untuk lima titik distribusi yaitu Belawan, Mataram, Ambon, Kupang dan yang sudah beroperasi di Amurang, Sulut. Adapun harga beli listrik yang disekapati Rp1.850 per kWh. Pembangkit apung itu disewa PLN selama jangka waktu lima tahun dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik karena banyak daerah mengalami defisit listrik.

Kapal pembangkit itu bisa memasok listrik selama lima tahun tanpa henti karena mempunyai turbin di atas 10 unit dan hanya memasok sekitar 80 persen dari kapasitas terpasang. Keunggulan pembangkit buatan Turki itu bisa beroperasi selama dengan dua bahan bakar yaitu jenis heavy fuel oil dan gas dan memiliki titik interkoneksi di sisi tegangan tinggi, 70 kV/150 kV.

Presiden Joko Widodo berkeinginan pembuatan kapal pembangkit keenam serta perakitan mesin pembangkit listriknya bisa dilakukan di Indonesia sehingga Indonesia mempunyai kemampuan membuat kapal pembangkit dengan kapasitas besar. (tirto)

from Muslimina http://ift.tt/2dxEGh8
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Setiap tanggal 30 September masyarakat selalu diingatkan kembali terhadap peristiwa berdarah atas kekejaman yang diduga dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang terkenal dengan nama Gerakan 30 September atau G-30 S.

PKI pada waktu itu melakukan gerakan dengan menculik enam jenderal TNI Angkatan Darat (AD) dan seorang perwira militer. Mereka yakni Ahmad Yani, MT Haryono, dan DI Panjaitan, Soeprapto, S Parman, Sutoyo dan Pierre Tendean. Sedangkan target utama PKI, Jenderal Abdul Harris Nasution berhasil lolos.

Ketujuh orang tersebut kemudian dibawa ke Lubang Buaya, dan semua dibunuh serta mayatnya dibuang di sumur dekat markas tersebut.

Di antara kegemaran PKI yang terkenal adalah membantai para korbannya di sumur tua, kemudian ditimbun dengan tanah. Di sejumlah tempat di Magetan dan Madiun, terdapat beberapa sumur-sumur tua yang menjadi tempat pembantaian.

Sumur tua Desa Soco
Soco adalah sebuah desa kecil yang terletak hanya beberapa ratus meter di sebelah selatan lapangan udara Iswahyudi. Desa Soco termasuk dalam wilayah Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Dalam peristiwa berdarah pemberotakan PKI tahun 1948, Soco memiliki sejarah tersendiri.

Di desa inilah terdapat sebuah sumur tua yang dijadikan tempat pembantaian oleh PKI. Ratusan korban pembunuhan keji yang dilakukan PKI ditimbun jadi satu di lubang sumur yang tak lebih dari satu meter persegi itu.

Letak Soco yang strategis dan dekat dengan lapangan udara dan dipenuhi tegalan yang banyak sumurnya, menjadikan kawasan itu layak dijadikan tempat pembantaian. Apalagi desa ini juga dilewati rel kereta lori pengangkut tebu ke Pabrik Gula Glodok, Pabrik Gula Kanigoro dan juga Pabrik Gula Gorang-gareng. Gerbong kereta lori dari Pabrik Gula Gorang-gareng itulah yang dijadikan kendaraan mengangkut para tawanan untuk dibantai di sumur tua di tengah tegalan Desa Soco.

Di sumur tua desa Soco ditemukan tak kurang dari 108 jenazah korban kebiadaban PKI. Sebanyak 78 orang diantaranya dapat dikenali, sementara sisanya tidak dikenal. Sumur-sumur tua yang tak terpakai di desa Soco memang dirancang oleh PKI sebagai tempat pembantaian massal sebelum melakukan pemberontakan.

Beberapa nama korban yang menjadi korban pembantaian di Desa Soco adalah Bupati Magetan Sudibjo, Jaksa R Moerti, Muhammad Suhud (ayah mantan Ketua DPR/MPR, Kharis Suhud), Kapten Sumarno dan beberapa pejabat pemerintah serta tokoh masyarakat setempat termasuk KH Soelaiman Zuhdi Affandi, pimpinan Pondok Pesantren ath-Thohirin Mojopurno, Magetan.

Di Soco sendiri terdapat dua buah lubang utama yang dijadikan tempat pembantaian. Kedua sumur tua itu terletak tidak jauh dari rel kereta lori pengangkut tebu. Para tawanan yang disekap di Pabrik Gula Rejosari diangkut secara bergiliran untuk dibantai di Desa Soco. Selain membantai para tawanan di sumur Soco, PKI juga membawa tawanan dari jalur kereta yang sama ke arah Desa Cigrok. Kini, desa Cigrok dikenal dengan nama Desa Kenongo Mulyo.

Terungkapnya sumur Soco sebagai tempat pembantaian PKI bermula dari igauan salah seorang anggota PKI yang turut membantai korban. Selang seratus hari setelah pembantaian di sumur tua itu, anggota PKI ini mengigau dan mengaku ikut membantai para tawanan.

Setelah diselidiki dan diinterogasi, akhirnya dia menunjukkan letak sumur tersebut. Sekalipun letak sumur telah ditemukan, namun penggalian jenazah tidak dilakukan pada saat itu juga, tapi beberapa tahun kemudian. Hal ini disebabkan oleh kesibukan pemerintah RI dalam melawan agresi Belanda yang kedua.

Sekitar awal tahun 1950-an, barulah sumur tua desa Soco digali. Salah seorang penggali sumur bernama Pangat menuturkan, penggalian sumur dilakukan tidak dari atas, namun dari dua arah samping sumur untuk memudahkan pengangkatan dan tidak merusak jenazah. Penggali sumur dibagi dalam dua kelompok yang masing-masing terdiri dari enam orang.

Menurut Pangat, mayat-mayat yang dia gali pada waktu itu sudah dalam keadaan hancur lebur seperti tape ketela. Daging dan kulit jenazah hanya menempel sedikit diantara tulang-belulang. Di kedalaman sumur yang sekitar duabelas meter, regu pertama menemukan 78 mayat, sementara regu kedua menemukan 30 mayat. Semua jenazah dihitung hanya berdasarkan tengkorak kepala, karena tubuh para korban telah bercampur-aduk sedemikian rupa.

Sumur tua Desa Bangsri
Diantara sejumlah sumur tempat pembantaian yang digunakan PKI di sekitar Magetan, sumur tua desa Bangsri merupakan tempat yang paling awal. Sumur tua ini terletak di tengah tegalan ladang ketela di Dukuh Dadapan. Sekitar 10 orang korban PKI dibantai di sini. Kebanyakan adalah warga biasa yang dianggap menentang atau melawan PKI.

Para korban pembantaian di Bangsri berasal dari Desa Selo Tinatah, dan berlangsung sebelum pemberontakan 18 September 1948 dimulai. Mereka yang tertangkap PKI kemudian ditahan di dusun Dadapan. Beberapa hari menjelang hari H pemberontakan, para tawanan pun disembelih di lubang pembantaian di tengah tegalan.

Sumur tua Desa Cigrok

Sumur tua di Desa Cigrok ini hampir sama dengan sumur tua di Desa Soco, sama-sama tidak terpakai lagi. Sebagaimana kepercayaan masyarakat setempat yang pantang menimbun sumur setelah tidak digunakan lagi, sumur tua Desa Cigrok demikian pula. Tidak ditimbun, kecuali tertimbun sendiri oleh tanah.

Sumur tua Desa Cigrok terletak di rumah seorang warga desa bernama To Teruno. To Teruno sebenarnya bukanlah anggota PKI, justru dialah yang melaporkan kekejaman PKI di sumur miliknya itu kepada kepala desanya. Salah seorang korban PKI di sumur tua Cigrok adalah KH Imam Shofwan, pengasuh Pesantren Thoriqussu’ada Rejosari, Madiun. KH Shofwan dikubur hidup-hidup di dalam sumur tersebut setelah disiksa berkali-kali. Bahkan ketika dimasukkan ke dalam sumur, KH Imam Shofwan sempat mengumandangkan adzan. Dua putra KH Imam Shofwan, yakni Kyai Zubeir dan Kyai Bawani juga jadi korban dan dikubur hidup-hidup secara bersama-sama.

Sebanyak 22 orang yang menjadi korban pembantaian di sumur tua Desa Cigrok. Selain KH Imam Shofwan dan dua puteranya, terdapat pula Hadi Addaba dan Imam Faham dari Pesantren Sabilil Muttaqin, Takeran. Imam Faham adalah adik dari Muhammad Suhud, paman dari Kharis Suhud.

Imam sebenarnya ikut mengawal KH Imam Mursjid ketika diciduk dari pesantrennya, namun di tengah jalan mereka terpisah. Jenazah Imam Faham akhirnya ditemukan di sumur tua itu, sementara jenazah KH Imam Mursjid hingga kini belum ditemukan.

Sumur tua Desa Kresek
Selain beberapa sumur di Magetan, tempat pembantaian korban kebiadaban PKI di Madiun juga ditemukan di sebuah lubang di Dusun Kresek, Desa Dungus. Di lubang pembantaian di tepi bukit ini ditemukan 17 jenazah. Mereka diantaranya adalah perwira militer, anggota DPRD, wartawan dan masyarakat biasa.

Pembantaian di dusun Kresek dilakukan PKI karena posisinya telah terjepit oleh pasukan Siliwangi. Sementara itu, mereka tersesat di Kresek dalam perjalanan menuju Kediri. Karena tidak sabar membawa tawanan sedemikian banyaknya, mereka pun melakukan pembantaian di tepi bukit lalu menimbunnya di sebuah sumur tua. Terungkapnya sumur ini sebagai tempat pembantaian bermula dari laporan seorang janda warga Desa Kresek yang mengaku melihat terjadinya peristiwa keji itu.

Kini, di Kresek telah dibangun monumen dan tugu peringatan atas kekejaman PKI pada tahun 1948 dulu. Sebagaimana monumen di Desa Soco, monumen keganasan PKI di Kresek juga dibangun untuk mengingat keganasan PKI dalam membantai lawan-lawan politiknya, dengan harapan paham itu tidak lagi bangkit kembali di bumi pertiwi.(yn/dbs)

from Muslimina http://ift.tt/2dgi1Za
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Tengku Zulkarnain, mengkritik sepinya peringatan 30 September untuk mengenang jenderal yang terbunuh oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Seharusnya pemerintah menginstruksikan untuk memasang bendera setengah tiang.

"Tujuh jenderal dibunuh PKI, tahun Ini tidak ada perintah pasang bendera setengah tiang tanggal 30 September. Apa rezim Ini pro PKI ya?" tanyanya lewat kicauan di Twitter, Jumat (30/9).

Gerakan 30 September PKI 1965 atau yang juga akrab disingkat G-30 S/PKI kembali menjadi perbincangan hangat di lini masa. Di Twitter, G-30 S/PKI menjadi salah satu trending topic.

Sejumlah netizen bahan memajang foto-foto jenderal yang selama ini dianggap menjadi korban keganasan PKI. Di antaranya seperti Mayjend S. Parman, Mayjend Soeprapto dan Mayjend MT. Haryono.  "Mari sejenak kita mendoakan para pahwalan yang gugur dalam G-30 S/PKI," tulis akun Gen4Defender, Jumat (30/9).

Seorang netizen menyayangkan minimnya pemberitaan tragedi ini. Media arus utama lebih banyak memberitakan sidang kopi Jessica atau Pilkada. "G-30 S/PKI seakan menghilang ditutupi sidang kopi Jessica ataupun Pilkada," tulis akun Cullenfebr.

Di era Orde Baru, setiap malam 30 September selalu ditayangkan film tentang keganasan PKI. Namun sejak reformasi pemutaran film tersebut ditiadakan.(si)

from Muslimina http://ift.tt/2dFYKi6
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Netizen heboh dengan adanya video porno yang ditayangkan di sebuah videotron di Jakarta Selatan, Jumat (30/9) sore. Ironisnya, letak videotron ini persis berada di seberang Masjid Syarif Hidayatullah.

Videotron ini berada di persimpangan Jalan Prapanca Raya dengan Jalan Wijaya I yang letaknya berada di sisi Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Sedangkan di seberang videotron ini berdiri sebuah masjid yang cukup besar, yaitu Masjid Syarif Hidayatullah.

Saat berlangsungnya tayangan tersebut, terlihat kondisi lalu lintas di persimpangan ini juga sedang ramai. Sejumlah orang terlihat emosi berada di bawah videotron tersebut.

"Jadi tadi yg abis Jum'atan di masjid perempatan Prapanca/Wijaya lsg diuji imannya dgn videotron JAV ya? sungguh pelik," kata Agustya dengan akun Twitter pribadinya, @BigGuzz.

"Ada videotron nayangin bokep, seberangnya ada masjid lengkap dengan pesantren. surga dan neraka hanya dipisahkan oleh jalan Wijaya I," kata pemilik akun @zwolftenaugust. [rol]

from Muslimina http://ift.tt/2dtDrPu
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.


Indonesia Development Monitoring (IMD) melakukan rilis hasil jajak pendapat warga Jakarta jelang Pilgub DKI 2017.  Hasil survei tersebut menempatkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di peringkat pertama dengan perolehan suara sebanyak 47,3 %. Kemudian disusul pasangan Agus Harimurti – Sylviana sebanyak 17,3 %; dan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot dipilih sebanyak  16,2 %. Sedangkan  yang tidak memilih diperoleh sebanyak 19,2 %.

Survei IMD dilakukan mulai tanggal 24 September s/d 29 september 2016 dengan jumlah Responden 3067 dari 7,4 juta warga DKI Jakarta yang punya hak pilih pada Pilkada 2017 dengan tingkat kepercayaan 98% dan margin of error +/- 2.1 %.

Survei ini didasarkan pada demografi jenis kelamin responden terdiri dari 51,4 % pria dan 48,6 % wanita. Tingkat pendidikan responden lulusan SD s/d SMP sebanyak 33,3 %;  lulusan SMA sebanyak 49,3 %; dan  lulusan S1 dan S2 sebanyak 17.4 %.

Sedang dari tingkat pendapatan responden berpenghasilan 1 juta s/d 5 juta sebanyak 49, 3 %,  responden berpenghasilan 5 juta s/d 10 juta sebanyak 38,5 %, dan Responden berpenghasilan 10 juta ke atas sebanyak 12.2 %

Sementara dari usia responden terdiri Usia 17 s/d 35 tahun sebanyak 56,3 %, usia 36-55 tahun sebanyak 34,2 % dan usia 56 keatas sebanyak 9,5 %.

“Survei mengunakan metode multistage random sampling dan responden terdistribusi secara proposional di 5 Kota madya Dan 1 Kabupaten di Jakarta di 1533 Rukun tetangga (RT),” kata koordinator survei IDM,  Sukendro Zheng di Jakarta, Kamis (29/9).

Dalam temuan survei terkait kinerja pemda DKI tentang penanggan banjir di Jakarta,  79,3 % warga Jakarta mengatakan Basuki Tjahaya- Ahok gagal mengatasi banjir di Jakarta. Warga menilai target 3 tahun yang dicanangkan oleh Joko Widodo – Ahok saat Kampanye pilgub 2012 ternyata gagal. Sedangkan yang mengatakan berhasil hanya 7,3 %.  Dan yang tidak memberikan penilaian sebanyak 13,4 %.

Hasil survei terkait kemacetan di Jakarta, warga Jakarta sebanyak 87.4 %  menilai Basuki Tjahaya – Djarot Syaefuloh juga gagal dalam menangani kemacetan. Bahkan sebagian besar menilai justru lalu lintas di Jakarta makin semrawut. Yang menilai berhasil menangani kemacetan hanya 2.4 %. Sedangkan yang tidak menjawab sebanyak 10.2 %.

Terkait pemerintahan yang bersih dari korupsi,  sebanyak 79,6 % warga DKI menilai Basuki Tjahaya – Djarot gagal menciptakan pemerintahan yang bersih. Alasannya selama kepemimpinan Joko Widodo dan dilanjutkan oleh Basuki Tjahaya – Djarot banyak kasus mark up proyek.  Seperti pengadaan Busway karatan, pengadaan UPS, pembelian lahan RS Sumber Waras, lahan Rusun Cengkareng serta proyek reklamasi.

Sedangkan yang mengatakan berhasil menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi sebanyak 5,3 %. Dan sebanyak 15,1 % tidak menjawab.

Dari survei ketika warga ditanya terkait perilaku Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan media massa ketika menghadapi masalah warga, sebanyak 75.3 % warga Jakarta menilai Ahok kalau di depan publik tampil dengan bahasa yang kasar dan tidak punya tatakrama. Sedangkan sebanyak 10,2 % menilai wajar saja;  dan selebihnya sebanyak 13,5 % tidak menilai.

Dari jawaban responden berdasarkan jenis kelamin Responden ketika ditanyakan pasangan calon Gubenur Dan Wakil Gubenur yang akan dipilih pada Pilkada DKI Jakarta jika Pilkada dilakukan hari ini adalah sebagai berikut: Responden wanita yang memilih Ahok-Djarot sebanyak 13,2 %; yang memilih pasangan Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni 17,1 %; sedangkan yang memilih pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno 48,4 %; dan yang belum memilih sebanyak 21.3 %.

Sedangkan hasil survei menurut jenis kelamin laki-laki pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dipilih sebanyak 47,3 %, pasangan Ahok – Djarot dipilih sebanyak 16,2 %; sedangkan pasangan Agus Harimurti – Sylviana sebanyak 17,3 %. Serta yang tidak memilih sebanyak 19,2 %.

Sementara ketika responden ditanyakan dasar pilihan kepada ketiga pasangan kandidat, diperoleh jawaban bahwa 10,2 % memilih berdasarkan kesamaan Agama yang dianut oleh ketiga pasangan kandidat. Sedangkan yang berdasarkan kesamaan suku sebanyak 28,4 %; berdasarkan harapan dan penilaian kemampuan para calon diperoleh angka 48,1 %;  dan yang tidak memberikan penilaian sebanyak 13, 3 %. (*mc)

from Muslimina http://ift.tt/2dtCOW4
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

particlefleet1.png
Knuckle Cracker has been building its own strategy niche for the past seven years through the Creeper World series. The trilogy of RTS/tower defense hybrids faced your arsenal of turrets and drones against a fluid threat, the titular entity that flowed over the maps with relentless, near-unstoppable force.

Now the developer's newest title Particle Fleet: Emergence evolves that premise, taking the battles into space and trading the liquid Creeper for an intelligent particle swarm that can overwhelm and adapt with terrifying speed.

Out in unknown space, fortune and discovery awaits. Unfortunately for your desperate crew, so does an enemy known as the Particulate, an intelligent mass that can surround and engulf opposition with ease, whose adaptability can overcome any known weapon system. Smart tactics are your only defense, as you build and maneuver vessels, carve out footholds, and push the Particulate back throughout Particle Fleet's campaign.

Your fleet is diverse and customizable, able to be equipped with a wide range of point weapons, energy emitters, and other modules. But your swarming enemy is just as varied, with different forms that range from soft ships and serpentine structures that can flood areas with particles to mimics of your own fleet. If the campaign missions aren't challenging enough, you can also modify your own scenarios in the Simulacrum, or even use included tools to make custom maps and ships.

Particle Fleet: Emergence is available for $14.99 on Steam or directly from the developer; a demo can also be found. For more details on the game and Knuckle Cracker, you can visit their site and Twitter page.



from IndieGames.com http://ift.tt/2d1L1Rr
via IndieGaming, visit and read the original first posting to get complete and more detail about this article, support the independence Gaming , Enjoy
Powered by Blogger.