Halloween party ideas 2015

Materi pelajaran sekolah telah diberikan di dalam kelas, sebagai media pembantu untuk meneruskan dan memudahkan pencarian informasi mengenai tugas tugas sekolah dan untuk menambah pengetahuan siswa atau bahkan untuk guru, maka blog ini memuat beberapa materi sekolah yang mungkin akan berkaitan dengan pelajaran anda dan dapat dipakai sebagai referensi, selamat membaca - materi pelajaran online sekolah sd, smp , sma ini, semoga membantu Untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial agar tercipta keselarasan sosial dapat dilakukan dengan melalui pengendalian diri dan pengendalian sosial. Pengendalian diri merupakan sikap, tindakan atau perilaku seseorang secara sadar, baik yang direncanakan maupun yang tidak direncanakan, untuk mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku. Pengendalian sosial adalah segala proses, baik yang direncanakan maupun yang tidak, yang sifatnya mendidik, menjajah, atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai dan norma yang berlaku. Pengendalian sosial disebut juga kontrol sosial (pengawasan sosial).

1. Jenis-Jenis Pengendalian Sosial

a. Pengendalian sosial berdasarkan pola (bentuknya), dibagi menjadi empat macam.

1) Pengendalian sosial oleh individu terhadap individu yang lain.

Contoh: seorang ibu mengawasi anaknya agar tidak membolos sekolah.

2) Pengendalian sosial oleh individu terhadap kelompok.

Contoh: kepala sekolah mengawasi para guru yang menjadi bawahannya.

3) Pengendalian sosial oleh kelompok terhadap kelompok yang lainnya.

Contoh: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi lembaga-lembaga negara agar tidak melakukan korupsi.

4) Pengendalian sosial oleh kelompok terhadap individu.

Contoh: perangkat desa mengawasi salah satu warganya yang bekas narapidana agar tetap menjadi orang yang baik.

b. Pengendalian sosial menurut sifat dan tujuannya, dibagi menjadi dua macam.

1) Pengendalian preventif yaitu sikap untuk mencegah terjadinya penyimpangan terhadap nilai dan norma yang berlaku.

Contohnya: penyadaran melalui pendidikan formal/nonformal, ceramah, pengajian dan lain-lain.

2) Pengendalian represif yaitu pengendalian yang dilakukan setelah terjadi perilaku menyimpang. Contohnya: siswa yang merokok pada jam pelajaran diberi sanksi sesuai dengan tata tertib yang berlaku di sekolah tersebut.

c. Pengendalian sosial berdasarkan cara pengendaliannya, dibagi menjadi dua macam.

1) Pengendalian yang bersifat persuasif yaitu pengendalian sosial melalui cara atau sikap pendekatan terhadap pihak-pihak yang akan dan sedang melakukan penyimpangan agar mereka meninggalkan perilaku yang menyimpang tersebut.

Cara yang ditempuh dapat melalui ceramah, dialog, mengajak bekerja sama, dan lain-lain.

2) Pengendalian yang bersifat koersif yaitu pengendalian sosial yang dilakukan dengan cara memaksa. Tujuannya untuk memberi efek jera kepada pelaku penyimpangan dan memberi peringatan kepada orang lain agar tidak berbuat melanggar norma hukum karena akan mendapat sanksi.

Contohnya: seorang pencuri ditangkap polisi dan dimasukkan ke dalam penjara.

jangan lupa tambahkan komentar dan berikanlah like atau share pengetahuan anda dan sebarkan apa yang anda baca hari ini, karena barang siapa membantu mendapatkan informasi bagi orang lain , maka dia adalah orang yang berguna , selamat beraktifitas kawan, semoga pelajaran dan artikel diatas dapat membantu menambah wawasan anda, barangkali ada informasi yang kurang atau salah, silahkan komenter dan beri masukan.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.