Halloween party ideas 2015


Oleh : Erwin Al fatih

Tiap kali menjelang perhelatan demokrasi, baik itu Pileg, Pilpres, atau Pilkada, kekuatan politik Islam selalu diserang dari berbagai arah.

Serangan bisa berupa 'black campaign' dari lawan2 politik Islam, maupun 'negative campaign' dari kelompok 'berkedok' islam.

Para penggiat dunia maya tentu mengenal situs islamtoleran, sebuah situs berlabel islam namun isi artikel dan beritanya justru menyuarakan kepentingan musuh2 Islam.

Termasuk dalam hal ini adalah buletin berjudul 'AL ISLAM' milik kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yg senantiasa melakukan negative campaign terhadap kekuatan politik Islam dan tokoh2nya ditengah-tengah ummat Islam.

Muara dari semua serangan itu jelas : mencegah kekuatan politik Islam dan tokoh2nya naik ke panggung kekuasaan.

Mari sejenak berfikir waras. Utk kepentingan siapakah HTI menyebar buletin spt pada gambar status ini?

Apakah HTI menyebar buletin tsb di tengah-tengah kalangan non-muslim?
Apakah HTI menyebar buletin tsb di tengah-tengah kelompok sekuler?

TIDAK....

HTI justru menyebar buletin tsb ke masjid-masjid. Kantong2 suara kaum muslimin. Target HTI jelas : mengajak ummat islam utk Golput.

Pada sisi lain, justru kalangan non muslim gencar memobilisasi ummatnya utk memilih calon dari kalangan mrk, atau minimal yg tidak mengganggu kepentingan mrk.

Padahal....andaipun semua ummat Islam Golput, maka Pileg, Pilpres, atau Pilkada tetap sah. Dan otomatis musuh2 Islam lah yg akan naik ke panggung kekuasaan dan meng-goal-kan agenda dan kepentingan2 mrk.

Dalam hal ini kita teringat ucapan tokoh politik Islam Turkey, Necmetin Erbakan, ketika beliau mengatakan : "Ummat Islam yg tidak peduli dengan politik, akan dipimpin oleh politisi yang tidak peduli dengan Islam".

Sesungguhnya melalui Pilkada yg akan digelar secara serempak pada 9 Desember ini, kita bisa menghadirkan sosok-sosok pemimpin spt Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat) yg tegas melarang Ahmadiyah, atau Bima Arya (Walikota Bogor) yang tegas melarang syiah. Sekaligus mencegah pemimpin semacam Ahok (Gubernur DKI) yg melegalkan Miras dan seks bebas atau Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) yang menyebar kesyirikan.

Duhai.....sungguh berat perjuangan politik ummat Islam. Harus menghadapi persekongkolan kaum zionis, salibis, komunis, sepilis, syiah, dan hizbuttahrir.

Fanshurnaa ya Allah.....

from Muslimina http://ift.tt/1LUvpYJ
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.