Rachmawati: Modus Intelijen, Kriminalisasi Habib Rizieq Seperti Bung Karno | Berita Indonesia Hari Ini
Keputusan Polda Metro Jaya yang menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam daftar pencarian orang (DPO) menuai kritik putri proklamator RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.
Tak hanya soal DPO, penetapan status tersangka yang disematkan kepolisian kepada Habib Rizieq juga dikritik. Pasalnya, penetapan itu tidak didahului dengan pengungkapan pelaku penyebar chat mesum tersebut.
“Kalau kita bicara hukum kan kalau dilihat dari kasusnya yang harus disangkakan itu kan siapa yang menyebarkannya. Kalau yang sekarang kasus pornografi siapa yang menyebarkan? Sekarang kan nggak ada,” ujar wanita yang akrab disapa Mbak Rachma itu usai peringata Haul Kelahiran Bung Karno di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Selasa (6/6).
Pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini menilai bahwa kasus yang menimpa Habib Rizieq merupakan kasus yang mengada-ada. Proses penetapan Habib Rizieq hanya didasarkan pada like dan dislike, sebab Habib Rizieq dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas dipenjaranya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus penodaan agama.
“Awal mulanya permasalahan Ahok, lalu dianggapnya mungkin yang menjadikan Ahok dihukum itu kan seolah-olah dari kelompoknya Habib. Kira-kira kan begitu. Dendam dibalas dendam. Jadi bukan upaya hukum secara benar, ini direkayasalah. Orang awam saja bisa lihat kok ini pembunuhan karakter,” jelasnya.
Ia kemudian menyamakan pola kriminalisasi yang tengah dihadapi Habib Rizieq dengan mendiang ayahnya, Soekarno.
“Dulu jamannya Bung Karno juga mau dijatuhkan, itu modus dari intelijen sendiri juga karakter pembunuhan karakter terhadap Bung Karno. Bung Karno dianggap kebanyakan main cewe, poligami, dll. Zaman ’65 itu luar biasa mendowngrade, membunuh karakter Bung Karno. Pola-pola itu adalah pola-pola lama lah,” urainya.
Menurutnya, saat ini pihak-pihak yang berlawanan dengan pemerintah langsung dikriminalisasi. Seperti sejumlah pihak yang ingin mengembalikan UUD 1945 asli yang justru dituduh sebagai pelaku makar.
“Saya juga melihat apa yang kita katakan berlawanan dengan pemerintahan yang sekarang, itu juga selalu di kriminalisasi,” sesalnya. [AW/RMOL]
from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/06/rachmawati-modus-intelijen.html
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself