TEMPO.CO , Jakarta: Kebijakan yang mewajibkan siswa masuk sekolah tiap Sabtu dirasa memberatkan guru, siswa, dan orang tua siswa. "Orang tua siswa butuh biaya tambahan untuk anak-anaknya. Sementara, kami membutuhkan tambahan operasional," kata Kepala Sekolah SMA Negeri 48 Jakarta, Markorijasti ketika ditemui Tempo di kantornya, Rabu 13 Agustus 2014. (Baca: Kurikulum 2013, Lasro Marbun Tawarkan Opsi Ini)
TEMPO.CO , Jakarta: Pemerintah DKI Jakarta memutuskan siswa di wilayahnya tetap masuk hingga hari Jumat berkaitan dengan penerapan kurikulum 2013. Kepala Dinas Pendidikan Lasro Marbun mengatakan akan ada Peraturan Gubernur yang menjadi landasan. (Baca: Teriaki Jokowi, Pelajar Minta Sabtu Tetap Libur)
TEMPO.CO , Jakarta: Pengamat tranportasi dari Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, jalur mass rapid transit (MRT) di Jakarta seharusnya langsung mengarah ke permukiman di pinggir Jakarta. Sebab, banyak pekerja di Jakarta yang bermukim di pinggir kota seperti di Tangerang dan Bekasi. (Baca: Proyek Stasiun Bawah Tanah MRT, Hindari Titik Ini)
TEMPO.CO , Jakarta: Ketua Komisi Perekonomian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Selamat Nurdin, mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk pengadaan bus tingkat tahun 2014. Jumlah tersebut digunakan untuk mendatangkan 100 bus tingkat.
TEMPO.CO , Jakarta: Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan setuju dengan usulan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun mengubah jam sekolah dipanjangkan hingga hari Sabtu untuk penerapan kurikulum 2013. Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti mengatakan jam sekolah hingga enam hari sebenarnya lebih meringankan siswa sehingga mereka merasa tidak tertekan dalam belajar.
TEMPO.CO , Jakarta - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang kesehatan, Titik Haryati, mengatakan tidak setuju dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2014 tentang ihwal kesehatan reproduksi. "Melegalkan aborsi sama saja dengan membunuh," kata Titik kepada Tempo, Kamis, 14 Agustus 2014.
TEMPO.CO , Jakarta: Jam sekolah terlalu pagi yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2008, bertentangan dengan kondisi dan kebutuhan perkembangan anak. Sekretaris Jenderal Forum Serikat Guru Indonesia Retno Listyarti mengatakan siswa akan mudah lelah dan mengalami masalah pencernaan.
MERDEKA.COM. Aparat gabungan dari Satpol PP, Polisi, TNI dan dinas terkait kota Padang kembali melakukan pembongkaran terhadap tenda-tenda ceper di kawasan Pantai Purus, Kota Padang. Kawasan ini diduga kerap dijadikan tempat melakukan tindakan maksiat."Lokasi di sini ini akan dijadikan kawasan wisata keluarga dan harus tidak ada lagi maksiat," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Dian Fikri saat operasi penertiban, Kamis (14/8).Dalam penertiban tersebut, petugas menurunkan satu unit alat berat untuk meratakan lokasi pantai yang sudah ditimbun dengan ban bekas dan karung berisikan pasir. ...
MERDEKA.COM. Tiga narapidana kasus korupsi di Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat turut mendapatkan remisi umum atau pengurangan masa hukuman bertepatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2014."Ketiga napi yang mendapat remisi umum 17 Agustus tersebut saat ini menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Yogyakarta, Mereka belum bebas, masih harus menjalani sisa masa hukuman," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Yogyakarta, Zainal Arifin, Kamis (14/8). Demikian dikutip antara. ...
MERDEKA.COM. Kabar perusakan rumah Novela Nawipa, saksi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dari Papua, akan berbuntut panjang. Sebabnya, kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menganggap hal ini merupakan masalah serius.Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni menjelaskan, peristiwa pengrusakan terhadap rumah Novella sampai saat ini akan terus ditelisik. Sebab, sejauh ini pelaku perusakan belum diketahui."Memang benar telah terjadi pengrusakan terhadap rumah Novela di Kabupaten Paniai yang dilakukan oleh orang-orang tidak dikenal. ...
MERDEKA.COM. Seorang warga negra Indonesia, La Ode Ardi Rasila (37), mantan satpam Ambank cabang Subang Jaya, Malaysia dijatuhi hukuman mati oleh Hakim Mahkamah Tinggi, Shah Alam, Selangor, Datuk Akhtar Tahir. Dia dinyatakan bersalah membunuh pegawai bank tersebut pada Oktober tahun 2013.Dalam persidangan Hakim Akhtar menjatuhkan hukuman mati setelah La Ode Ardi didapati bersalah melakukan perampokan dan melepaskan tembakan dengan menggunakan senjata api jenis pump gun. ...