Halloween party ideas 2015

Materi pelajaran sekolah telah diberikan di dalam kelas, sebagai media pembantu untuk meneruskan dan memudahkan pencarian informasi mengenai tugas tugas sekolah dan untuk menambah pengetahuan siswa atau bahkan untuk guru, maka blog ini memuat beberapa materi sekolah yang mungkin akan berkaitan dengan pelajaran anda dan dapat dipakai sebagai referensi, selamat membaca - materi pelajaran online sekolah sd, smp , sma ini, semoga membantu Chordata berasal dari bahasa Yunani, yaitu chorde yang berarti dawai/senar atau tali. Sesuai dengan namanya, anggota kelompok Chordata memiliki notokord (korda dorsalis) memanjang sebagai kerangka sumbu tubuh.

1. Ciri-Ciri Umum Chordata

Tubuh simetris bilateral, memiliki susunan saraf pusat yang berbentuk pembuluh. Memiliki korda dorsalis (kerangka sumbu tubuh), beberapa celah faring, dan adanya segmentasi pada bagian otot serta saraf. Beberapa hewan ada yang hidup parasit pada sesama Chordata.

a. Struktur Tubuh

Struktur tubuh Chordata mengalami perkembangan dari yang sederhana pada Chordata tingkat rendah yaitu Acrania (tidak bertengkorak) hingga hewan-hewan Chordata tingkat tinggi yaitu Craniata (hewan bertengkorak dan mempunyai otak); mempunyai korda dorsalis dari yang berupa notokorda pada ujung anterior saja hingga pada hewan-hewan yang notokordanya berkembang sangat bagus menjadi kolumna vertebralis (ruas-ruas tulang belakang). Untuk lebih jelasnya akan kita bahas sekaligus pada klasifikasinya masing-masing.

b. Sistem Organ

Filum Chordata memiliki sistem organ yang sangat kompleks. Ada yang belum mempunyai jantung, misalnya amphioxus. Ada yang jantungnya beruang 2, 3, atau 4. Chordata telah memiliki selom yang berkembang baik. Mesoderma sebagai dinding selom yang berasal dari entoderma primer, seperti pada Echinodermata sehingga ada yang menggolongkan Chordata bersama Echinodermata sebagai Enterocoelomata. Terdapat sistem skeleton, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem saraf, sirkulasi, ekskresi, dan sistem reproduksi. Selanjutnya akan dibahas sekaligus pada klasifikasinya masing-masing.



2. Klasifikasi Chordata

Filum Chordata dibagi menjadi tiga subfilum, yaitu Urochordata, Cephalochordata, dan Vertebrata. Urochordata dan Cephalochordata digolongkan menjadi kelompok Chordata tidak bertengkorak yang disebut Acrania (Prochordata). Subfilum Vertebrata mempunyai ciri-ciri bertengkorak, berotak, dan bertulang belakang sehingga disebut Craniata.

Hewan-hewan Acrania (Prochordata) akan dibahas secara singkat sebagai berikut.

a. Subfilum Urochordata (Tunicata)

Tubuh pendek tebal, melekat pada benda lain. Hidup di laut, mandiri atau parasit. Notokorda lenyap pada masa perkembangannya. Sistem sirkulasi secara periodik dapat memutarbalikkan arah aliran darah. Reproduksi seksual dengan kelamin hermafrodit, larva mengalami metamorfosis seperti berudu. Reproduksi aseksual dengan budding (tunas). Contoh: Molgula sp.

b. Subfilum Cephalochordata

Bentuk tubuh seperti ikan tanpa sirip, pipih memanjang, transparan. Notokorda, saraf dorsal, dan celah faring berkembang bagus. Sistem sirkulasi tanpa jantung. Aliran darah di bagian ventral mengalir ke depan, sedangkan di sisi dorsal mengalir ke belakang. Memiliki alat peraba pada mulutnya yang disebut sirus. Pada ujung anterior terdapat bintik mata dan pembau. Reproduksi secara seksual, memiliki kelamin terpisah dan mengalami fertilisasi eksternal. Biasanya hidup terkubur di bawah pasir perairan dangkal. Contohnya Branchiostoma sp. (amphioxus).



Peranan Acrania bagi kehidupan manusia

1. Beberapa jenis merupakan sumber protein hewani, misalnya amphioxus.

2. Di bidang sains sebagai filogeni antara Avertebrata, merupakan penghubung perkembangan sifat khas Chordata.

3. Banyak digunakan untuk bahan praktikum.

4. Sebagai komponen biotik di laut, berperan positif dalam ekosistem akuatik siklus energi, rantai makanan, dan jaring-jaring makanan.



c. Subfilum Vertebrata

Sesuai dengan namanya, kelompok hewan Vertebrata memiliki kolumna vertebralis (ruas-ruas tulang belakang). Jadi korda dorsalis (kerangka sumbu primer = notokorda) hanya terdapat pada masa tingkatan embrio. Vertebrata disebut juga craniata karena semua hewan vertebrata sudah memiliki otak, yang terlindung dalam kranium (tulang-tulang tengkorak).

1) Ciri-Ciri Umum Vertebrata

Tubuh simetris bilateral, dengan pembagian tubuh terdiri atas kepala, leher, badan, dan ekor; meskipun ada yang tidak berleher dan tidak berekor. Memiliki susunan ruas tulang belakang (kolumna vertebralis) dan memiliki otak di dalam kranium (tulang tengkorak).

Tubuh simetris bilateral dengan sistem alat tubuh yang beruas-ruas. Mempunyai endoskeleton (rangka dalam) dengan ruas tulang belakang sebagai kerangka penguat tubuh. Pada kerangka melekat otot-otot kerangka. Kulit berlapis-lapis, terdiri atas epidermis (bagian kulit yang paling luar) dan dermis (kulit bagian dalam). Otak terletak di kepala dan terlindung oleh tulang tengkorak. Mempunyai selom (rongga badan) yang dindingnya dilapisi selaput peritonium. Semua anggota Vertebrata mempunyai rahang dua pasang, kecuali kelas Agnatha (contoh: Cyclostomata).

jangan lupa tambahkan komentar dan berikanlah like atau share pengetahuan anda dan sebarkan apa yang anda baca hari ini, karena barang siapa membantu mendapatkan informasi bagi orang lain , maka dia adalah orang yang berguna , selamat beraktifitas kawan, semoga pelajaran dan artikel diatas dapat membantu menambah wawasan anda, barangkali ada informasi yang kurang atau salah, silahkan komenter dan beri masukan.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.