Halloween party ideas 2015













Selain bertemu dengan perwakilan Rusia, hari ini, Senin 22 Desember 2014, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil juga menerima perwakilan lembaga perencanaan pembangunan Tiongkok di kantornya. Dalam kesempatan tersebut, pejabat negeri Tirai Bambu itu menawarkan pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.



Sofyan mengatakan, selain melalui Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), perbankan Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk memberikan pembiayaan infrastruktur di Indonesia.



"Bank-bank komersial Tiongkok juga punya kapasitas untuk memberikan pinjaman untuk program infrastruktur Indonesia. Nah, tentu saya mengatakan bahwa ini perlu pembicaraan lebih lanjut," ujarnya.








Sofyan mengungkapkan, Indonesia akan mengkaji tawaran tersebut. Namun, Indonesia menginginkan tidak hanya pembiayaan yang diberikan, tapi satu paket dengan teknologi pengembangan infrastruktur yang dimiliki Tiongkok.



Investasi yang masuk itu diikuti pula dengan transfer teknologi. "Tentu pinjamannya tergantung, kompetitif atau tidak," katanya.



Lebih lanjut, dia mengatakan, guna membiayai infrastruktur, pemerintah akan lebih memprioritaskan pinjaman-pinjaman lembaga internasional dan kerja sama bilateral antarnegara.



Dengan demikian, bunga dan jangka waktu pelunasan utangnya dapat lebih panjang dan terukur. "Tapi, tentu kita perlu bicara lebih teknis, mana yang paling menguntungkan dan yang paling baik untuk Indonesia," tutur dia.



Masalah relokasi basis produksi dari Tiongkok juga dibahas. Besarnya upah buruh di negara tersebut, membuat ongkos produksi meningkat. Biasanya, perusahaan akan memindahkan lokasi produksinya ke negara yang ongkos buruhnya lebih rendah.







































































Sumber: vivanews





from Suaranews http://ift.tt/1sSKodY

via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.