Materi pelajaran sekolah telah diberikan di dalam kelas, sebagai media pembantu untuk meneruskan dan memudahkan pencarian informasi mengenai tugas tugas sekolah dan untuk menambah pengetahuan siswa atau bahkan untuk guru, maka blog ini memuat beberapa materi sekolah yang mungkin akan berkaitan dengan pelajaran anda dan dapat dipakai sebagai referensi, selamat membaca - materi pelajaran online sekolah sd, smp , sma ini, semoga membantu Interaksi antara Indonesia dan Jepang telah terjalin pada akhir abad ke-19. Pada saat itu orang-orang Jepang datang ke Indonesia sebagai emigran yang pada umumnya adalah petani dan pedagang. Mereka mengadakan hubungan dagang dengan orang-orang Indonesia. Keadaan ini lebih dipertegas pada akhir abad ke-19 di mana kehidupan sosial ekonomi Jepang yang tidak kondusif mengharuskan mereka untuk datang ke Indonesia. Kedatangan mereka ke Indonesia adalah untuk melakukan hubungan dagang dan mencari penghidupan yang lebih baik. Diperkirakan jumlah orang Jepang yang ada di Indonesia pada tahun 1930-an sekitar 4.500.000 orang. Sebagian besar mereka tinggal di kota-kota, seperti Surabaya, Medan, Jakarta dan sebagainya. Sebagian besar dari mereka adalah para pedagang.
Posisi orang Jepang di Indonesia terjamin keamanannya disebabkan oleh adanya jaminan dari pemerintah kolonial Belanda, dalam kelas sosial mereka menempati golongan ketiga, yaitu bersamaan kedudukannya dalam kelompok Timur Asing. Mereka dianggap lebih tinggi posisinya daripada rakyat pribumi. Orang-orang Jepang di Indonesia tidak dikenai kewajiban yang memberatkan seperti halnya orang-orang pribumi, mereka tidak diikutsertakan dalam kerja paksa.
Dalam perkembangannya, setelah tahun 1930 orang-orang Jepang mulai membangun kekuatan baik secara sosial maupun secara ekonomi untuk membantu orang-orang jajahan Barat keluar dari belenggu penjajahan. Mereka berperan sebagai spionase yang akan memberikan laporan tentang perkembangan kebijakan pemerintah kolonial. Banyak pedagang-pedagang Jepang yang merangkap sebagai spionase militer Jepang. Hal ini terbukti ketika Jepang mulai mengadakan invasi ke Asia, mereka telah sangat cukup memiliki pengetahuan dan seluk beluk kebijakan pemerintah kolonial sehingga tidak mengalami kesulitan yang berarti.
Sebaliknya orang-orang Indonesia banyak yang belajar ke Jepang, sejak tahun 1930-an, mahasiswa Indonesia mulai mengadakan perkumpulan seperti halnya Perhimpunan Indonesia yang ada di Belanda. Perbedaannya adalah para mahasiswa yang ada di Jepang berusaha mencapai kemerdekaan dengan bantuan Jepang. Para mahasiswa ini tergabung dalam perkumpulan Naga Hitam yang anti penjajahan Barat.
Interaksi Indonesia dan Jepang dalam konteks kebijakan pemerintahan kolonial Belanda lebih ditekankan dalam hubungan formal dan institusional. Kepentingan ekonomi dan politik sangat kental dalam interaksi formal ini, Jepang sangat tertarik mengincar daerah selatan yang kaya akan bahan mentah dan bahan dasar industri termasuk industri perang Jepang. Angkatan Laut dan Angkatan Darat memiliki kepentingan untuk melakukan penelitian terhadap kekayaan minyak bumi di Indonesia. Sangat mudah dipahami bahwa menguasai minyak berarti menguasai dunia. Hal ini dipertegas dengan adanya penandatanganan kesepakatan penjualan minyak dari Indonesia kepada Jepang dalam jumlah yang sangat besar atas persetujuan Belanda. Selain kekayaan minyak bumi, Jepang juga sangat memahami sumber daya manusia Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai anggota angkatan perang Jepang.
jangan lupa tambahkan komentar dan berikanlah like atau share pengetahuan anda dan sebarkan apa yang anda baca hari ini, karena barang siapa membantu mendapatkan informasi bagi orang lain , maka dia adalah orang yang berguna , selamat beraktifitas kawan, semoga pelajaran dan artikel diatas dapat membantu menambah wawasan anda, barangkali ada informasi yang kurang atau salah, silahkan komenter dan beri masukan.
Posisi orang Jepang di Indonesia terjamin keamanannya disebabkan oleh adanya jaminan dari pemerintah kolonial Belanda, dalam kelas sosial mereka menempati golongan ketiga, yaitu bersamaan kedudukannya dalam kelompok Timur Asing. Mereka dianggap lebih tinggi posisinya daripada rakyat pribumi. Orang-orang Jepang di Indonesia tidak dikenai kewajiban yang memberatkan seperti halnya orang-orang pribumi, mereka tidak diikutsertakan dalam kerja paksa.
Dalam perkembangannya, setelah tahun 1930 orang-orang Jepang mulai membangun kekuatan baik secara sosial maupun secara ekonomi untuk membantu orang-orang jajahan Barat keluar dari belenggu penjajahan. Mereka berperan sebagai spionase yang akan memberikan laporan tentang perkembangan kebijakan pemerintah kolonial. Banyak pedagang-pedagang Jepang yang merangkap sebagai spionase militer Jepang. Hal ini terbukti ketika Jepang mulai mengadakan invasi ke Asia, mereka telah sangat cukup memiliki pengetahuan dan seluk beluk kebijakan pemerintah kolonial sehingga tidak mengalami kesulitan yang berarti.
Sebaliknya orang-orang Indonesia banyak yang belajar ke Jepang, sejak tahun 1930-an, mahasiswa Indonesia mulai mengadakan perkumpulan seperti halnya Perhimpunan Indonesia yang ada di Belanda. Perbedaannya adalah para mahasiswa yang ada di Jepang berusaha mencapai kemerdekaan dengan bantuan Jepang. Para mahasiswa ini tergabung dalam perkumpulan Naga Hitam yang anti penjajahan Barat.
Interaksi Indonesia dan Jepang dalam konteks kebijakan pemerintahan kolonial Belanda lebih ditekankan dalam hubungan formal dan institusional. Kepentingan ekonomi dan politik sangat kental dalam interaksi formal ini, Jepang sangat tertarik mengincar daerah selatan yang kaya akan bahan mentah dan bahan dasar industri termasuk industri perang Jepang. Angkatan Laut dan Angkatan Darat memiliki kepentingan untuk melakukan penelitian terhadap kekayaan minyak bumi di Indonesia. Sangat mudah dipahami bahwa menguasai minyak berarti menguasai dunia. Hal ini dipertegas dengan adanya penandatanganan kesepakatan penjualan minyak dari Indonesia kepada Jepang dalam jumlah yang sangat besar atas persetujuan Belanda. Selain kekayaan minyak bumi, Jepang juga sangat memahami sumber daya manusia Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai anggota angkatan perang Jepang.
jangan lupa tambahkan komentar dan berikanlah like atau share pengetahuan anda dan sebarkan apa yang anda baca hari ini, karena barang siapa membantu mendapatkan informasi bagi orang lain , maka dia adalah orang yang berguna , selamat beraktifitas kawan, semoga pelajaran dan artikel diatas dapat membantu menambah wawasan anda, barangkali ada informasi yang kurang atau salah, silahkan komenter dan beri masukan.
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself