Sempat dikabarkan bahwa seorang warga melahirkan bayi laki-laki dengan kondisi tidak sehat. Dengan berbekal Kartu Jakarta Sehat, dirinya membawa putra pertamanya tersebut ke rumah sakit pemerintah, naas, bukan mendapatkan perawatan, ia malah di suruh pulang.
Hal ini dialami oleh Nurahma (25 tahun), dirinya mengaku harus memiliki uang Rp 3 juta agar anaknya bisa dirawat oleh salah satu rumah sakit pemerintah di Jakarta. Ia pun kembali merawat bayi nya di Puskesmas Koja tempat anaknya dilahirkan.
Sebelum wartawan menyambangi lokasi di mana bayi itu dirawat. Pihak Puskesmas Koja meletakkan Muhammad Firdaus di atas kasur milik ibunya dalam keadaan kepalanya dibalut mengunakan perban putih seadaanya.
Namun, Pelayanan berubah ketika pihak puskesmas melihat kedatangan awak media, mereka langsung bergegas memasukkan bayi tersebut ke dalam keruangan observasi.
Sementara, Hasanuddin (56) ayah dari Nurahma mengatakan dirinya sangat mengeluhkan pelayanan yang didapatkan oleh cucu pertamanya itu.
Ketika masa Presiden SBY, kata Hasanuddin, meskipun keluarganya belum memiliki biaya mereka masih diberikan tenggang waktu selama 20 hari untuk mengumpukan uang sementara bayi dalam perawatan.
“Pak Jokowi jadi presiden katanya ingin berpihak kepada rakyat kecil tapi ini kok malah pelayanan yang kita dapat seperti ini,” ujarnya.
Sumber: silontong
from Suaranews http://ift.tt/1vhpBAm
via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself