Halloween party ideas 2015

http://ift.tt/1L9xeVj









JAKARTA - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Erry Riyana Hardjapamekas, mengkritik langkah Bareskrim Mabes Polri yang menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.



Menurut Erry, reaksi publik atas penangkapan Bambang semakin besar dan KPK juga akan semakin lebih kuat.

join_facebookjoin_twitter



"Saya sangat tidak paham dengan penangkapan ini, justru seperti ini KPK akan semakin kuat," kata Erry di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini.



Erry juga berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertindak tegas dan mencontoh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak mengintevensi proses hukum Bibit-Chandra. Dia juga meminta Polri untuk dapat membuktikan penangkapan Bambang bukan rekayasa.



"Bahwa polisi sudah mempunyai bukti-bukti yang kuat, ya silakan diproses, tetapi tidak perlu diperlakukan seperti itu," sambungnya.







Oleh karena itu, ia berharap penangkapan Bambang ini bukan merupakan bagian dari kriminalisasi lembaga KPK oleh Polri.



"Selain itu, kita banyak persoalan yang harus diselesaikan. Bukan hanya korupsi, walaupun korupsi juga fokus utama. Kita tidak perlu buang-buang waktu," jelasnya.



Sewenang-wenang

Komisi Pemberantasan Koropsi (KPK) menilai aksi penangkapan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri terhadap pimpinan KPK, Bambang Widjojanto sebagai suatu kesewenang-wenangan.



"Seperti kita dengar dan saksikan hari ini, ada kesewenang-wenangan yang dipertontonkan di depan publik, ada upaya penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polri siapapun itu di mana tidak kedepankan etika dalam penegakkan hukum, ujar Deputi Pencegahan KPK Johan Budi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini.



"Tadi kita saksikan bersama Pak Bambang Widjojanto seorang penyelenggara dan pejabat negara ditangkap ketika baru mengantarkan anaknya ke sekolah," imbuhnya.



Lebih dari itu, sambung Johan, proses penangkapan juga dipertontonkan dengan adanya tangan Bambang diborgol. Hal itu merupakan bentuk kesewenangan yang dilakukan oleh Polri.



"Penangkapan juga dipertontonkan di sana. Tangan Pak Bambang diborgol dengan kesewenangan tadi, karena itu kami atas nama lembaga tentu akan bersikap terhadap apa yang telah dipertontonkan dilakukan oleh pihak polri," pungkasnya.



































































sumber:waspada.co.id



from Suaranews http://ift.tt/1L9xeo2

via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.