JAKARTA, Makin jelas tekanan dan ancaman PDIP terhadap Jokowi dengan mendelegetimasi sejumlah menteri dikabinet kerja Jokowi dari jalur profesional. Hal ini terbukti dengan serangan kader PDIP yang mencoba menyudutkan para menteri Jokowi yang dipilih dari profesional yang dianggap menjauhkan PDIP dari Jokowi.
“Padahal Jokowi dan menteri menterinya sudah menghasilkan kebijakan -kebijakan dalam seratus pemerintahan Jokowi yang sudah on the track untuk melakukan perubahan kearah pisitif dengan program Trisakti dan nawacita ,”ujar Direktur Executive Indonesia Development Monitoring Fahmi Hafel kepada SOROTnews.com, Minggu (8/2/2015).
Fahmi menilai, alasan PDIP untuk menyingkirkan menteri menteri dari jalur profesional dikabinet kerja yang dianggap brutus- brutus merupakan suatu tindakan yang patut dicurigai adanya kepentingan PDIP untuk menguasai tempat tempat basah yang semata-mata hanya masalah pundi-pundi dollar saja.
“Seharusnya selama menteri-menteri dari jalur profesional yang ada dikabinet Jokowi bekerja dengan baik untuk merealisasikan janji kampanye Jokowi tidak perlu PDIP kebakaran jenggot karena sulit berkomunikasi dengan Jokowi .sebab Jokowi pun siibuk untuk bekerja keras untuk membawa perubahan ekonomi dan kehidupan masyarakat yang kebih sejahtera ,”paparnya.
“Sebab dengan nenyudutkan menteri menteri dari jalur profesional yang dilakukan oleh PDIP justru sama saja melecehkan Jokowi yang sudah memilih menterinya melalui proses yang transparan,”tambahnya.
lebih jauh Fahmi mengatakan, jika tekanan dan pelecehan pada Jokowi seperti menyudutkan menteri- menteri Jokowi hanya karena takut kekurangan pundi-pundi dollar serta melecehkan Jokowi dengan menganggap Jokowi sebagai petugas partai yang harus patuh dengan partai dan PDIP dapat seenaknya mengintervensi kebijakan Jokowi maka lama kelamaan Jokowi merasa tidak nyaman dan akhirnya meninggalkan PDIP dan mencari dukungan ke KMP yang akhirnya PDIP jemvali menjadi partai Opisisi .
“Dan Jokowi juga bukan tipe orang yang suka ditekan sebab Jokowi keluar dari PDIP juga tidak mempengaruhi pemerintahannya, PDIP bukan partai yang menguasai parlemen secara mayoritas .karena itu daripada terus ditekan PDIP sebaiknya henkang saja dari PDIP,”pungkasnya
sumber:sorotnews.com
from Suaranews http://ift.tt/16FFQCP
via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself