Halloween party ideas 2015


Seorang tokoh muda Azzam Mujahid Izzulhaq yang kebetulan akan menuju Papua bertemu dengan seorang pengusaha asal China. Sembari basa-basi, Azzam pun mengajak ngobrol sang pengusaha. Pengakuan mengejutkan keluar dari sang pengusaha, bagaimana Posko Pemenangan Presiden Joko Widodo telah mengkapling-kapling mega-proyek kepada para taipan asal negeri tirai bambu tersebut.

Melalui akun Facebooknya, ia menceritakan kembali apa yang ia dengar dari sang pengusaha China, seperti berikut:

Satu hari sebelum berangkat ke Arab Saudi saya melakukan pertemuan dengan seorang pengusaha dalam bidang kelistrikan yg menjadi mitra dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk pengadaan generator listrik untuk seluruh kota dan kabupaten di provinsi Papua.

Ia adalah pengusaha dari China, seperti yg sudah saya duga.

Banyak hal yg kami bicarakan, saya berpura-pura saja pro atas kebijakan pemerintah pusat sekarang yg melakukan ‘China-isasi’ dalam segala bidang agar tahu sejauh mana peta dan langkah strategis yg sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah secara G to G dengan pemerintah China, maupun B to B, atau pun C to C atau apa pun.

Salah satu hasil obrolan, terungkap bahwa memang keran ‘bisnis’ berkedok investasi membangun infrastruktur yg dibuka pemerintah Indonesia dengan (katanya) pemerintah dan pengusaha China begitu luar biasa. Teknisnya adalah mereka membangun perseroan terbatas baru, yg kantornya cukup di ruko-ruko kecil di bilangan Jakarta. Cukup untuk syarat administrasi pedirian PT saja.

Setelah itu, dengan modal ‘katebelece’ berupa kartu nama berisikan bukti bahwa ia dan perusahaan barunya telah mendapatkan rekomendasi dari Posko Pemenangan Presiden pada pilpres lalu, mereka melakukan ekspansi ke daerah-daerah.

Menyedihkan memang. Namun bagaimana lagi. Memang demikian adanya.

Saya jadi mewajari jika suatu ketika saat Presiden mengadakan kunjungan ke Papua, Gubernur Papua lebih memilih untuk tugas lain ke luar Papua. Bukan tidak ingin bertemu dan menjamu Presiden sebagai atasannya, namun lebih ke tidak ingin menemui para cukong asing (China) yg turut serta bersama rombongan kenegaraan untuk kemudian melakukan deal-deal bisnis setelah pertemuan bisnis berlangsung.

Singkat cerita, saat saya berpamitan, saya bertukar kartu nama dengan pengusaha China itu. Dia meminta saya melakukan pendekatan dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, agar proyek pengadaan generator listrik di Papua lancar. Saya tersenyum saja. Tidak mengiyakan.

Saat pengusaha China ini mengambil kartu nama dalam dompet kartu namanya, tak sengaja ia menjatuhkan salah satu kartu nama berwarna merah kotak-kotak. Terbaca sepintas dari kartu nama yg jatuh tersebut ber-kop Relawan Jokowi dengan salah seorang nama tercantum di atasnya.

Saya pura-pura bertanya, kartu nama apakah gerangan? Ia menjawab sambil tertawa, “This is my magic card…”

Saya senyum asam pahit saja…

***
Duhai Allah… Selamatkanlah bangsa Indonesia… #

(http://ift.tt/1EVtEav)

from Muslimina http://ift.tt/1GZv7CG
via berita indonesai berikut ini adalah tag untuk berita hari ini yang sedang anda baca - Muslimina - yang terpampang di situs blogspot milik kita bersama ini, dukung terus perkembangan blog dengan menjadi bagian dari anggota, segeralah bergabung dan follow G+ untuk mendapatkan berita terbaru dan berita yang lebih heboh lainnya di blogspot milik kita bersama ini, terima kasih, semoga artikel ini bisa membantu - Tags - berita indonesia terbaru , indonesia hari ini, informasi berita koran indonesia, edisi majalah indonesia, indonesia dalam berita , indonesia dalam angka, liputan berita terkini, berita harian indonesia, berita politik dan informasi indonesia, indonesia tahun ini, indonesia bulan ini, indonesia dalam minggu ini, sekilas tentang indonesia, update harian indonesia, indonesia dalam blogspot, indonesia dalam data, data indonesia dalam internet, internet dan berita , baca berita hari ini, edisi terbaru blogspot indonesia, indonesia dan isinya, topik indonesia hari ini, mulai hari ini dengan berita, berita pagi indonesia Selamat Beraktivitas , luangan waktu untuk share dan berkomentar.

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.