Halloween party ideas 2015

ilustrasi



Inilah 10 tanda-tanda gejala gangguan mental pada anak-anak yang wajib diketahui orangtua. Dengan menyimak tanda-tanda tersebut, orangtua bisa membedakan perilaku anak yang normal dalam perkembangan usianya dengan perilaku yang menunjukkan adanya gangguan emosional atau mental.

Nah, inilah daftar lengkap 10 perilaku anak yang sebaiknya tidak diabaikan orangtua yang kami kutip dari TribunNews:

Terjaga sampai malam dan merasa cemas
Jika si kecil tidak juga mau tidur sampai malam dan merasa cemas, sangat penting untuk membantu anak melawan kecemasannya. Ajak anak bicara untuk mengetahui apa penyebab rasa cemasnya dan beri dukungan untuk membuatnya lebih kuat.

Tidak tidur malam
Bila selama ini si kecil tak ada masalah dengan tidurnya, lalu sekarang ia sering tidak bisa tidur di malam hari, itu adalah indikator adanya masalah.

Tak lagi main dengan teman-temannya
Bila anak Anda mendadak tak bermain lagi dengan teman-temannya, itu bisa menunjukkan adanya masalah. Perilaku itu bisa menandakan adanya pertengkaran atau indikasi ada sesuatu pada mood anak. Apa pun penyebabnya, orangtua perlu mengajak anak berbicara.

Melukai diri sendiri
Ada berbagai bentuk perilaku melukai diri sendiri. Pada anak berusia lebih kecil mungkin mereka mencakar atau memukul diri sendiri. Anak praremaja dan remaja bisa mengiris kulitnya atau membakar. Jangan abaikan perilaku anak tersebut, walau Anda merasa itu tak serius. Apalagi jika anak juga menunjukkan gejala gangguan emosional lainnya seperti mengurung diri, tidak nafsu makan, dan sebagainya.

Lari dari rumah ketika marah
Anak di usia berapa pun sering bersikap impulsif dengan lari ke luar pintu saat marah. Perilaku ini sebaiknya tidak dianggap normal karena menunjukkan kurangnya mekanisme koping (kemampuan menyesuaikan diri atau bertahan dalam masalah). Sikap lari dari rumah juga akan membahayakan dirinya.

Tidak mau makan
Seperti halnya tidur, nafsu makan juga indikator penting perasaan emosional seseorang. Jika anak mendadak tidak mau makan, bukan hanya karena pilih-pilih makanan, cari tahu apa penyebabnya. Anak bisa tidak mau makan karena ia sedang stres, cemas, atau gangguan mood.

Berkomentar aneh
Terkadang anak-anak memang memberi komentar yang lucu dan di luar dugaan. Ada kalanya anak menanyakan pada orangtua mengapa ia dilahirkan. Pertanyaan itu mungkin hanya karena rasa ingin tahunya saja, tapi bisa juga menandakan adanya stres emosional yang dirasakannya.

Mengancam akan bunuh diri atau membunuh orang
Kapan pun anak mengancam akan melukai dirinya atau orang lain, ini adalah hal yang sangat serius. Mereka butuh bantuan terapis anak untuk membantunya melepaskan stres yang dihadapinya.

Perilaku kasar dan agresif
Jangan abaikan perilaku anak yang menjadi kasar dan agresif. Hal itu dapat menunjukkan ketidakmampuannya menahan diri. Perilaku ini juga perlu diatasi sebelum anak mencapai dewasa.

Penuh rahasia
Secara umum anak-anak, terutama remaja, memang tidak suka jika orangtuanya mencari tahu aktivitasnya di internet. Tetapi bila anak Anda sangat takut dan bereaksi berlebihan saat Anda mengecek gadgetnya, sebagai orangtua Anda perlu mewaspadainya.


sumber: simomot

from Suaranews http://ift.tt/2ctf2vW
via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.