Halloween party ideas 2015

http://ift.tt/16BZXSe









Kutu sering menjadi masalah, terutama bagi mereka yang mempunyai rambut panjang. Selain gatal, adanya kutu juga membuat percaya diri kita berkurang, karena kita akan sering menggaruk kepala diakibatkan rasa gatal.



Oleh sebab itu, merawat rambut sangat penting agar kutu tidak menjangkiti kita. Tetapi jika di rambut kepala sudah berkutu, maka salah satu caranya adalah dengan mengobatinya. Tetapi jangan sampai salah, bisa-bisa perawatan tersebut merenggut nyawa.



Seperti yang di alami oleh seorang anak berusia 18 bulan di Massachusetts, yang mati lemas setelah melakukan perawatan untuk menghilangkan kutu dengan mayones. Sungguh menyedihkan. Lalu apa yang menyebabkan bayi ini meninggal?



Rupanya saat melakukan perawatan tersebut, sang bayi tertidur. Dan kepala yang ditutupi oleh plastik agar mayones tidak tercecer kemana-mana, menutupi seluruh mukanya. Hingga ia tidak bisa bernapas dan mati lemas.



Bayi yang sedang dirawat oleh salah satu kerabat tersebut, ditinggalkan selama berjam-jam sebelum seseorang memeriksanya kembali. Namun nahas, anak kedua yang memiliki kutu tersebut sudah tidak bernyawa saat ditemukan.



Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan. Polisi sendiri belum mengajukan tuntutan.







Mayones sendiri merupakan obat rumah yang umum digunakan untuk membasmi kutu, yang direkomendasikan oleh sejumlah situs web, namun sebagian besar menyarankan melakukan dengan shower bukan plastik.



CDC--badan kesehatan anak--menyatakan bahwa, individu yang terinfeksi oleh kutu harus ditangani dengan pengawasan atau resep.



Tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk menentukan, apakah mayones efektif membasmi kutu atau tidak.



Deborah Altschuler, presiden Asosiasi Nasional Pediculosis (nama ilmiah untuk kutu), tidak menganjurkan perawatan rumahan kutu menggunakan kantong plastik.



"Kami telah memperingatkan masyarakat tentang hal ini sejak pertama kali dianjurkan. Plastik di kepala anak adalah ide yang buruk apapun alasannya, terutama jika Anda akan menempatkan mereka ke tempat tidur seperti itu," ucap Deborah.



Altschuler mengatakan, pengobatan yang paling efektif untuk kutu adalah dengan 'deteksi dini dan menyisir rambut' dan dia tidak menganjurkan menggunakan 'pestisida'.





























































sumber: via dailymail.co.uk



from Suaranews http://ift.tt/1ENwpQp

via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.