Halloween party ideas 2015

http://ift.tt/1ySENXE









Batam - Naiknya popularitas Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga akhirnya meraih kursi Presiden RI tidak terlepas dari keberadaan media. Hal tersebut lah yang menyebabkan Jokowi disebut-sebut sebagai media darling.



"Jokowi disebut sebagai media darling. Enggak tahu siapa itu yang kasih sebutan media darling," kata Daniel Dhakidae, Ombudsman Media saat menjadi pembicara dalam Konvensi Media Massa bertema "Pers Sehat: Competitive and Acountable Media" di Hotel Harmoni One, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (7/2).



Daniel justru menyayangkan, pada kesempatan Hari Pers Nasional (HPN) 2015 ini, Jokowi yang sudah menjadi Presiden RI justru tidak menghadiri puncak acara yang digelar tanggal 9 Februari 2015 mendatang dan diwakilkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Apabila hal tersebut terjadi, ini merupakan gelaran HPN pertama kalinya sejak 31 tahun yang lalu, tidak dihadiri oleh Presiden RI.



Berkaitan dengan itu pula, katanya, pers Indonesia saat ini tengah mengalami situasi turbulensi politik. Ia mengatakan, bukan kekacauan yang terjadi apalagi political decay.







"Turbulensi ini lebih menunjukkan clash karena ingin mempertahankan kekhasan, kehebatan, dan profesional. Turbulensi bisa diatasi, sedangkan political decay menuntut revolusi," kata Daniel.



Keadaan turbulensi seperti ini, katanya, dari segi etika hampir tidak bisa dinilai lagi. Misalnya, letak di mana pemberitaan tersebut merupakan kebohongan atau bukan, dan lain sebagainya.



Selain itu, masuknya media sosial juga semakin menambah warna dalam sosial kemasyarakatan di Indonesia sehingga peran pers harus berada di tengah-tengahnya serta memberikan pencerahan bagi masyarakat.



"Persisnya di mana etika pers? Semuanya. Kebenaran harus berada di atas segala-galanya," ujar Daniel.



Konvensi Media Massa yang digelar di Hotel Harmoni One, Batam, ini dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kepri, Muhammad Sani. Konvensi Media Massa ini juga merupakan salah satu rangkaian acara utama dalam gelaran Hari Pers Nasional (HPN) 2015 yang diselenggarakan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Konvensi ini dihadiri oleh hampir seluruh kalangan media nasional dan lokal.



Puncak acara HPN 2015 sendiri akan berlangsung pada tanggal 9 Februari 2015. Rencananya, puncak acara ini akan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sedianya acara ini dihadiri oleh Presiden Jokowi, namun tidak bisa hadir karena bertepatan dengan kunjungan kenegaraan ke beberapa negara di ASEAN.





































































Sumber:Suara Pembaruan





from Suaranews http://ift.tt/16QY593

via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.