Presiden Joko Widodo meminta pemerintah Belanda untuk mau bekerja sama dalam pembangunan infrastruktur, terutama pelabuhan. Salah satu proyek besarnya adalah Giant Sea Wall di Pesisir Utara Jakarta.
“Untuk pembangunan Giant Sea Wall, saya tadi minta untuk dilanjutkan perencanaannya, sehingga nanti bisa dikonkretkan dalam sebuah pelaksanaan pembangunan,” jelas Jokowi seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa 31 Maret 2015.
Mengenai waktu pembangunannya, menurut Jokowi, bergantung pada penyelesaian perencanaan dari pihak Belanda. Nantinya, lanjut Jokowi, akan ada perencanaan lebih detail sebelum diambil keputusan
Jokowi menambahkan nanti juga harus dilakukan kalkulasi-kalkulasi dengan berbagai pihak seperti, Bappenas dan Pemerintah DKI Jakarta.
“Tergantung, kalau rencana detilnya sudah ada, bisa saja langsung kita putuskan hari ini. Karena kita semua ingin kerja cepat,” tegas Jokowi.
Jokowi menambahkan pertemuan bilateral dengan PM Belanda juga membahas mengenai keinginan Indonesia untuk peningkatan ekspor ke Eropa, terutama palm oil, karena hampir sebagian besar ekspor Indonesia ke Eropa lewat Belanda.
Belanda dianggap sebagai pintu gerbang Indonesia untuk masuk pasar ekspor Eropa. Terakhir adalah masalah keamanan penerbangan Indonesia yang menuju ke Eropa.
“Ini penting, karena selama ini Belanda memberi bantuan kepada kita untuk masalah ini, sehingga kita bisa terbang kembali ke Eropa,” tandasnya.
Sumber: dream
from Suaranews http://ift.tt/1Dp2eOi
via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself