
JANGAN DIBUANG!! TERNYATA NASI BASI BISA JADI PUNDI-PUNDI UANG, BEGINI CARANYA!!!
Punya nasi sisa atau basi di rumah? Janganlah buru-buru dibuang. Mengapa? Karena nasi basi masih bisa digunakan. Bukan hanya bermanfaaat sebagai pakanan ternak itik atau lele. Nasi basi bisa digunakan sebagai Pupuk kompos serta kerajinan.
Nasi Basi Sebagai kompos alami Bikin kompos dengan cara alami memerlukan beberapa kumpulan organisme untuk pembuatan kompos organik. Nasi basi di rumah bisa digunakan untuk membuat Mikro Organisme Lokal (MOL). MOL demikian bagus diaplikasikan pada media tanaman manfaat menyuburkan tanah serta tumbuhan.
Langkah buat kompos organik dari nasi basi ini cukup mudah. Berikut ini beberapa penjelasan dari D’Kwek Website (situs (blog)).
Pertama, wadahi nasi basi yg tidak dikonsumsi lagi dalam wadah plastik atau mangkok kecil. Biarkanlah nasi basi dalam keadaan terbuka hingga berpindah warna jadi orange.
Ke-2, Setelah nasi basi berpindah warna jadi orange, berikan cairan gula ke dalamnya. Ambil satu liter air lalu berikan lima sendok makan gula pasir lalu aduk. Setelah gula serta air tercampur masukan dalam wadah di isi nasi basi tadi lantas remas-remas (pakai sarung tangan). Cairan gula ini berperan sebagai makanan mikroorganisme yang menolong pembentukan nasi jadi kompos.
Ketiga, setelah tercampur diamkan nasi basi dengan larutan gula itu sepanjang 1 minggu hingga baunya berpindah seperti bau tape.
Keempat, apabila telah berbau seperti tape. Cairan ini sudah bisa dipakai untuk digunakan sebagai pupuk kompos. Gunakan wadah bekas pakai botol mineral lantas lubangi segi tutupnya supaya
pupuk kompos supaya oksigen tetaplah mengalir. Sebelumnya disimpan dalam botol, baiknya cairan ini disaring terlebih dulu untuk singkirkan ampas sisa nasi sisa.
Sebagai bahan kerajinan
Untuk sebagian warga binaan di beberapa Lapas, nasi bekas bisa dipakai sebagai bahan kerajinan. Seperti Nurhalim (38), selama lakukan hukuman di Lapas Kelas IIB Ciamis. Ia memakai nasi basi sebagai bahan paling utama pembuatan kerajinan tangan bernilai tinggi.
Menggunakan air, koran bekas serta nasi bekas yang dicampur. Tangan kreatifnya bikin adonan itu jadi bentuk naga, celengan ayam, asbak. Setelah mengeras kemudia Nurhalim mengecatnya dengan cat warna-warni agar lebih menarik.
Kecuali Nurhalim, sebagian yang berada di dalam rumah tahanan Kelas II B Trenggalek juga menggunakan nasi bekas sebagai bahan kerajinan. Nasi basi yang sudah tidak digunakan diolah jadi patung artistik yang pada akhirnya tak kalah bagus dengan patung mempunyai bahan basic kayu.
Buat patung yang indah serta kuat terkecuali nasi juga dibutuhkan bahan gabungan berbentuk limbah serbuk kayu, lem kayu serta sedikit semen. Serbuk kayu berperan memberikan kesan susunan kayu pada patung. Sedang lem kayu serta semen berfungsi sebagai perekat agar nasi bekas serta serbuk kayu tak rontok saat sistem pembentukan.
Menggunakan limbah nasi bekas sebagai kerajinan yang menghasilkan pundi-pundi rupiah, juga ditangani oleh Syafrizal (30) penghuni di kamar Blok A3 Lapas Padang itu. Sepanjang menggerakkan waktu hukuman 12 th. kurungan. Ia isi sehari-harinya dengan mengaduk nasi basi serta serbuk gergaji. Lantas diolah jadi product guci yang bernilai ekonomis. Satu buah guci itu dijualnya denga harga Rp 250 ribu.
CUKUP mudah bukan ..selamat mencoba
from www.beritaokezonpost.com http://www.beritaokezonpost.com/2016/10/bunda-jangan-dibuang-ternyata-nasi-basi.html
Post a Comment
This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself