Halloween party ideas 2015












BEIJING - Seorang pria asal Tiongkok dihukum penjara selama 13 tahun karena membeli dan memakan harimau langka serta membuat minuman anggur dari darah binatang tersebut, demikian kantor berita setempat melaporkan.



Pria yang diberitakan sebagai pengusaha kaya bermarga Xu itu sebelumnya melakukan tiga perjalanan ke wilayah selatan Provinsi Guangdong tahun lalu untuk membeli sejumlah harimau yang kemudian dibawa ke rumahnya di daerah Guangxi, demikian berita dari Xinhua pada Selasa malam.



Xu dan sejumlah temannya sempat menyaksikan pembunuhan terhadap tiga harimau dalam tiga perjanjian jual beli. Satu dari macan tersebut tewas karena aliran listrik.








Xu bersama rekan-rekannya kemudian memakan daging harimau itu dan berpesan, "Jika ada yang bertanya, bilang saja ini daging sapi, kuda atau kucing besar," ujar salah seorang rekan Xu, seperti dilansir Antara, Rabu (31/12/2014).



Dia ditangkap setelah salah seorang warga merekam kegiatan jual beli ilegal itu dan melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Hakim sebetulnya telah menghukum Xu pada April lalu namun baru pada pekan ini pengadilan tertinggi Tiongkok memutuskan untuk menolak banding dari tersangka.



Daging harimau dipercaya sebagian kalangan dapat menyembuhkan penyakit dan memicu gairah seksual. Anggapan tersebut kemudian memicu naiknya perdagangan produk harimau pada beberapa tahun terakhir sejalan dengan semakin banyaknya orang kaya baru di Tiongkok.



Tiongkok memang dikenal sebagai habitat macan terutama di wilayah terpencil bagian timur laut. Namun populasi binatang langka tersebut turun drastis akibat perburuan meski pemerintah setempat telah mengupayakan konservasi.























































































sumber : palingaktual.com



from Suaranews http://www.suaranews.com/2014/12/waspada-gara-gara-makan-daging-di-hukum.html

via Berita Indonesia, SuaraNews, semua artikel resmi dari suaranews, silahkan kunjungi website suaranews untuk mendapatkan informasi dan berita yang lebih lengkap. nikmati terus informasi terbaru dan berita aktual lainnya juga. selamat beraktivitas

Post a Comment

This blog needed you to understand the word spam - never spam on this blog, although i will not moderate all of it, but you will learn it yourself, educate yourself

Powered by Blogger.